
Sobat Kovermagz yang suka menjelajahi sejarah, seni, dan budaya dunia, mengunjungi museum terbesar di dunia bisa jadi pengalaman luar biasa yang tak terlupakan. Museum bukan sekadar tempat menyimpan artefak atau lukisan kuno tetapi ruang di mana peradaban bercerita, dan dunia membuka rahasia masa lalu.
Ada beberapa museum terbesar di dunia yang bisa dimasukkan ke dalam daftar tujuan wisata Anda. Museum-museum ini tidak hanya menjadi tempat penyimpanan berbagai barang bersejarah dan karya seni ikonik yang menakjubkan, tetapi juga memiliki arsitektur yang megah, sering kali menjadi landmark ikonik di daerah tempat berdirinya. Yuk, kenali berbagai museum terbesar di dunia yang menakjubkan tersebut!
State Hermitage Museum
Melansir CNBC Indonesia, State Hermitage Museum di Saint Petersburg menjadi salah satu museum terbesar di dunia dengan luas mencapai 66.842 meter persegi. Museum ini didirikan pada tahun 1764 oleh Catherine the Great setelah memperoleh koleksi lukisan dari pedagang Berlin, Johann Ernst Gotzkowsky.
Kini, museum ini menyimpan lebih dari 3 juta koleksi seni dan budaya dari berbagai penjuru dunia, menjadikannya salah satu destinasi wisata sejarah dan seni paling terkenal di Rusia.
Louvre Museum
Dengan luas area mencapai 72.735 m2, Louvre Museum di Perancis menduduki peringkat pertama sebagai museum terbesar di dunia. Selain menjadi salah satu museum yang paling banyak dikunjungi di dunia, Louvre Museum terkenal dengan struktur piramida kaca yang sangat ikonik.
Tidak hanya koleksi seninya yang bersejarah, tetapi bangunan Louvre Museum sendiri juga memiliki nilai sejarah tinggi karena merupakan bekas benteng dari abad ke-12. Hal ini membuat museum terbesar di dunia ini menjadi titik penting dalam sejarah. Louvre Museum menjadi tempat pameran bagi karya seni yang populer dan fenomenal, seperti lukisan Mona Lisa karya Leonardo Da Vinci dan patung Venus de Milo karya Alexandros of Antioch yang diperkirakan berasal dari tahun 150-120 sebelum masehi.
National Museum of China

National Museum of China, yang diresmikan pada tahun 2003, adalah museum terbesar di dunia selanjutnya. Museum ini merupakan hasil gabungan dari Museum of the Chinese Revolution dan National Museum of Chinese History yang telah ada sebelumnya. Misi dari museum ini adalah untuk memberikan pendidikan tentang seni dan sejarah Tiongkok.
Museum ini memiliki luas area mencapai 65.032 m² dan menyimpan lebih dari 1 juta koleksi artefak seni dan bersejarah. Koleksinya meliputi penemuan fosil purba seperti “manusia Yuanmou” yang diperkirakan berasal dari 1,7 juta tahun yang lalu hingga peninggalan dari akhir Dinasti Qing, dinasti kekaisaran terakhir dalam sejarah Tiongkok.
Metropolitan Museum of Art
Menempati area seluas 633.100 kaki persegi, Metropolitan Museum of Art di Fifth Avenue Kota New York adalah museum seni terbesar di AS dan museum terbesar keempat di dunia.
Koleksi seni di museum tersebut mencakup lebih dari dua juta karya seni berusia 5.000 tahun dari seluruh dunia. Karya-karya utama yang dilestarikan di museum ini adalah karya-karya kuno klasik serta karya seni dari Mesir kuno.
Museum Vatikan
Museum Vatikan, adalah museum terbesar ke-5 di dunia dengan ruang galeri seluas 460.000 kaki persegi (43.000 meter persegi). Didirikan pada tahun 1506, ini adalah museum paling terkenal di Italia.
Museum tersebut memiliki banyak koleksi seni, arkeologi dan etno-antropologi yang dikumpulkan oleh para paus selama berabad-abad dan juga beberapa ruangan paling penting di Istana Apostolik.
Museum ini memiliki total 54 galeri, termasuk Kapel Sistina yang terkenal yang dibangun pada abad ke-15 dan tempat para Kardinal memilih paus baru. Langit-langit yang menampilkan pemandangan dari Alkitab adalah bagian ruangan yang paling spektakuler dan diciptakan oleh Michelangelo pada tahun 1508.
Menjelajahi museum terbesar di dunia bukan cuma soal belajar sejarah atau mengagumi lukisan. Ini adalah pengalaman budaya yang membawamu ke masa lalu, menantang cara berpikirmu, dan memperkaya perjalananmu secara intelektual.

