
Dunia entertaiment Korea Selatan, memang banyak didominasi oleh boy group ataupun girl group. Namun, hal tersebut tidak membuat artis yang berkarier solo menjadi kurang penggemar atau tidak populer, termasuk mantan member grup K-Pop yang berkarier solo.
Ada beberapa mantan member grup K-Pop yang memutuskan untuk berkarier solo, entah karena grup sebelumnya bubar, hiatus, atau member tersebut memutuskan untuk keluar grup. Meski berkarier solo, deretan artis ini malah lebih sukses dan lebih populer. Penasaran siapa aja? Yuk simak di bawah ini!
Jay Park
Kisah perjalanan karier Jay Park bisa dibilang sebagai salah satu plot twist terbesar di industri hiburan Korea Selatan. Setelah meninggalkan posisinya sebagai leader dari grup 2PM pada tahun 2009 di tengah situasi yang cukup pelik, banyak yang mengira karier musiknya di Korea telah selesai.
Ia kembali ke Korea, memulai dari bawah dengan merilis cover lagu di YouTube, dan perlahan membangun reputasinya bukan lagi sebagai seorang idol, melainkan sebagai musisi hip-hop dan R&B.
Jay Park sukses mendirikan label musik raksasa seperti AOMG, H1GHR MUSIC, dan yang terbaru MORE VISION. Dari seorang mantan idol, ia bertransformasi menjadi salah satu pionir yang membawa musik hip-hop Korea ke kancah internasional. Keberaniannya mengeksplorasi gaya musik yang bebas dan berani membuktikan bahwa batasan industri bisa didobrak jika memiliki visi yang kuat.
SUNMI
Lee Sun Mi atau biasa dikenal dengan nama panggung Sunmi ini merupakan penyanyi dan pernah menjadi bagian dari grup legendaris, WONDER GIRLS. Namun, nama Sunmi sendiri justru lebih populer setelah ia memutuskan untuk bersolo karier.
Pada tahun 2010, ia memutuskan untuk keluar grup untuk melanjutkan studinya dan tak lama kemudian Sunmi merilis beberapa karya yang sukses jadi hits besar. Sampai saat ini pun ia mempertahankan reputasi sebagai salah satu solois yang digemari fans remaja maupun dewasa.
Chungha
Setelah memikat hati jutaan penonton lewat ajang survival dan sukses debut bersama grup temporer I.O.I, banyak yang penasaran akan ke mana langkah Chungha selanjutnya. Ketika kebanyakan rekannya memilih untuk kembali debut dalam grup baru, Chungha mengambil langkah berani dengan memilih jalur solois.
Langkah ini awalnya dianggap berisiko karena debut sebagai solois baru dari agensi kecil memiliki tantangan tersendiri. Tapi dengan kualitas vokal yang stabil dipadukan dengan kemampuan dance tingkat dewa langsung menepis keraguan itu.
Lagu-lagu seperti Roller Coaster, Gotta Go, dan Snapping sukses merajai tangga lagu digital. Stage presence yang luar biasa menjadikannya salah satu solois wanita paling diperhitungkan di generasinya.
Kang Daniel
Sebagai pemenang tempat pertama di Produce 101 Season 2 dan mantan center dari Wanna One, popularitas Kang Daniel memang sudah berada di puncak. Ujian sesungguhnya datang ketika grup tersebut bubar dan ia sempat terlibat perselisihan hukum dengan mantan agensinya yang membuatnya harus hiatus beberapa saat.
Bukannya layu sebelum berkembang, Kang Daniel justru menunjukkan mentalitas seorang pemenang. Ia mendirikan agensinya sendiri, KONNECT Entertainment, dan memulai debut solonya dengan album Color on Me.
Angka penjualan album fisiknya langsung memecahkan rekor untuk solois pria pada masanya. Dengan warna musik yang semakin matang lewat Color Trilogy (Cyan, Magenta, Yellow), Daniel berhasil lepas dari bayang-bayang nama besar Wanna One dan diakui sebagai solois pria papan atas yang memiliki kontrol penuh atas arah kreativitasnya sendiri
Zico
Woo Ji Ho atau biasa dikenal dengan nama panggung Zico ini merupakan seorang rapper, penyanyi, sekaligus penulis lagu. Idol kelahiran 14 September 1992 ini debut sebagai leader boy group Block B pada tahun 2011.
Idol yang satu ini masuk jajaran musisi dengan otak jenius karena menghasilkan lagu-lagu hits yang out of the box. Meski Block B, belum dinyatakan bubar, namun mereka telah lama hiatus dan nama Zico pun makin meroket dengan lagu-lagu hitsnya seperti Any Song dan Summer Hate.


