Sederet Makanan yang Menyebabkan Bau Badan Tidak Sedap

Bau badan umumnya disebabkan oleh genetik serta kebersihan tubuh. Ternyata, bau badan dapat disebabkan oleh makanan yang sering dikonsumsi. Akibatnya, Anda jadi kurang percaya diri karena bau yang tak sedap. 

Makanan penyebab bau badan ini memiliki senyawa tertentu yang membuat bau pada tubuh Anda semakin kuat. Apa saja jenis makanan yang sangat berpengaruh pada aroma tubuh? Berikut ini merupakan berbagai jenis makanan yang berpotensi menyebabkan bau badan tak sedap: 

Rempah-rempah Berbau Tajam

Rempah-rempah seperti jintan, cabai, dan rempah-rempah pedas lainnya dapat menimbulkan bau yang menyengat ketika menempel di lidah dan gigi. Tak hanya membuat napas bau, rempah-rempah juga dapat menempel di rambut, kulit, dan pakaian, Beauties.

Rempah-rempah ini juga mengandung senyawa volatil yang dapat diserap ke dalam aliran darah dan dilepaskan melalui kelenjar keringat, sehingga menimbulkan bau yang khas. Selain itu, makanan pedas meningkatkan kadar keringat dan juga dapat menyebabkan bau badan.

Oleh karena itu, kurangi jumlah makanan yang mengandung rempah-rempah ini untuk membantu mengatasi bau badan.

Makanan Laut (Seafood)

Jenis makanan penyebab bau badan berikutnya adalah hidangan laut (seafood). Konsumsi seafood dalam jumlah banyak rupanya bisa menyebabkan segelintir orang mengalami masalah bau badan. Kondisi khusus tersebut dikenal dengan istilah trimethylaminuria.

Tubuh pengidap trimethylaminuria mengalami penurunan atau tidak mampu sama sekali mengurai zat kimia trimethylamine. Akibatnya, zat tersebut akan terakumulasi dalam tubuh hingga menyebabkan bau pada keringat, napas, dan urin pengidapnya. Berbeda dengan bau badan akibat sayuran cruciferous dan bawang, trimethylaminuria menyebabkan tubuh pengidapnya berbau amis seperti ikan sehingga sering juga disebut sindrom bau ikan.

Sayuran Jenis Cruciferous

Salah satu ciri khas sayuran cruciferous adalah bentuk kelopak khas yang tersusun berlapis-lapis. Beberapa jenis sayuran yang tergolong dalam kelompok cruciferous, antara lain kembang kol, brokoli, kubis, dan pakcoy. Kandungan sulfur dalam sayuran cruciferous menjadi penyebab utama bau badan.

Baca Juga:  Sederet Aroma Wewangian yang Efektif Mengurangi Stres, Bikin Rileks!

Hampir sama seperti konsumsi aneka jenis bawang, sulfur yang terkandung dalam sayuran cruciferous juga membuat keringat berbau menyengat bahkan satu jam pasca mengonsumsinya. Kamu harus lebih peka mencermati perubahan bau badan, terutama setelah menyantap sayuran tersebut.

Alangkah lebih baik bila kamu membatasi konsumsi sayuran cruciferous jika terjadi perubahan aroma tubuh secara signifikan. Sebagai gantinya, selingi konsumsi jenis sayuran tersebut dengan bahan makanan bergizi yang kandungan sulfurnya rendah, seperti ubi jalar, terong, labu, dan jeruk.

Makanan Fermentasi

Kimchi merupakan salah satu makanan fermentasi yang dikembang biakkan oleh bakteri yang baik untuk pencernaan. Akan tetapi, sisi lain makanan fermentasi bakteri adalah menghasilkan senyawa yang menyebabkan bau badan tak sedap. 

Susu dan Berbagai Produk Olahannya

Satu lagi makanan penyebab bau ketiak yang tak boleh kamu anggap remeh adalah susu serta berbagai produk olahannya, seperti keju, yoghurt, dan mentega. Susu merupakan makanan kaya protein yang menyebabkan pelepasan zat hidrogen sulfida dan metil merkaptan dalam tubuh bila dikonsumsi berlebihan. Kemudian, dua zat tersebut akan dikeluarkan tubuh melalui keringat sehingga bau badanmu jadi tak sedap.