
Kolagen adalah protein penting yang menjaga kekuatan, elastisitas, dan struktur jaringan tubuh. Dalam kesehatan dan kecantikan, kolagen berperan untuk memperbaiki serta melindungi kulit agar tetap sehat dan tampak awet muda.
Dalam dunia medis, kolagen sering digunakan sebagai injeksi dermal untuk mengurangi kerutan sekaligus mempercepat penyembuhan luka. Selain itu, kolagen juga bermanfaat dalam perawatan gigi serta rekonstruksi jaringan pembuluh darah dan saraf agar fungsi tubuh tetap optimal.
Suplemen umumnya jadi cara banyak orang untuk mendapatkan asupan kolagen. Namun, alih-alih suplemen, rasanya bakal lebih baik jika kamu memilih sumber kolagen alami.
Mengutip Healthline, tubuh membutuhkan tiga asam amino utama untuk membentuk kolagen, yakni prolin, lisin, dan glisin. Ketiganya bisa terbentuk dari makanan tinggi vitamin C dan nutrisi pendukung lainnya.
Meski umumnya buah tidak tinggi kolagen, tapi beberapa buah bisa membantu tubuh memproduksi lebih banyak kolagen. Penasaran dengan buah apa saja? simak selengkapnya di bawah ini:
Kiwi
Kiwi mungkin tidak terlihat istimewa atau biasa saja. Tapi jangan remehkan buah ini. Satu buah kiwi kecil mengandung lebih banyak vitamin C daripada jeruk. Hal itu saja sudah menjadikannya sangat baik untuk produksi kolagen.
Kiwi juga kaya akan vitamin E dan antioksidan yang melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari, debu, dan stres. Seiring waktu, hal ini membantu kulit tetap lebih kencang dan terhidrasi. Orang yang rutin mengonsumsi kiwi membuat kulit tampak lebih cerah dan tidak kusam.
Delima
Jika ada satu buah yang layak menyandang gelar pahlawan kulit, delima pantas mendapatkannya.
Buah dengan warna merah tua ini membantu melindungi kolagen yang sudah ada sekaligus membantu tubuh untuk memproduksi lebih banyak. Delima juga melancarkan aliran darah, sehingga kulit mendapatkan lebih banyak oksigen dan nutrisi.
Hasilnya, warna kulit lebih naik, lebih bercahaya, dan melambatkan penuaan. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan buah delima membantu memperbaiki serat kolagen yang rusak dan meningkatkan ketebalan kulit seiring waktu.
Jeruk
Jeruk adalah buah yang mengandung kolagen secara tidak langsung karena kaya vitamin C. Vitamin ini berperan penting dalam proses pembentukan kolagen di dalam tubuh.
Konsumsi jeruk secara rutin membantu menjaga elastisitas kulit dan membuat wajah tampak lebih segar. Selain itu, kandungan antioksidannya juga membantu melawan dampak radikal bebas yang menyebabkan penuaan dini.
Lemon
Lemon tinggi vitamin C dan sering digunakan dalam infused water atau campuran minuman sehat. Buah ini membantu merangsang produksi kolagen pada kulit sehingga membantunya tampak lebih cerah dan kencang. Lemon juga mendukung proses detoksifikasi tubuh untuk membantu menjaga kesehatan kulit dari dalam.
Stroberi
Nggak cuma enak, tetapi stroberi juga masuk dalam daftar buah yang mengandung kolagen tinggi karena kandungan vitamin C dan antioksidannya. Antioksidan membantu melindungi kolagen dari kerusakan akibat paparan sinar matahari dan polusi.
Konsumsi stroberi dan buah beri lainnya, seperti bluberi dan rasberi, secara rutin bisa bantu kulit terlihat lebih halus dan sehat secara bertahap.
Tomat
Tomat adalah buah yang mengandung vitamin C guna mendukung sintesis kolagen di dalam tubuh. Selain itu, jenis buah ini juga mengandung antioksidan kuat yang disebut likopen.
Studi dalam jurnal Postepy Biochemii (2023) menyebutkan bahwa lycopene akan membantu mencegah penuaan kulit dengan menetralkan radikal bebas, mengurangi kerusakan akibat sinar UV, dan meningkatkan produksi kolagen.
Alpukat
Alpukat tinggi vitamin E dan lemak sehat. Walau bukan sumber kolagen langsung, konsumsi buah ini dapat membantu menjaga struktur kulitmu supaya tetap elastis. Lemak sehatnya mendukung penyerapan vitamin yang dibutuhkan dalam pembentukan kolagen.
Anggur
Buah anggur, terutama yang berwarna merah atau ungu, mengandung resveratrol. Senyawa ini membantu melindungi kolagen alami tubuh dari degradasi.
Di samping itu, resveratrol juga baik untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Sirkulasi darah yang lancar bikin nutrisi tersalurkan dengan baik ke sel dan jaringan kulit.


