
Menstruasi yang teratur dan lancar merupakan indikator utama dari kesehatan reproduksi yang optimal. Namun, tidak jarang bagi sebagian orang menghadapi masalah dengan siklus menstruasi yang tidak teratur atau disertai ketidaknyamanan. Kabar baiknya, Anda tidak harus bergantung hanya pada obat-obatan atau suplemen untuk mengatasi masalah ini.
Dengan memperhatikan pilihan makanan, Anda dapat secara efektif membantu melancarkan menstruasi Anda. Terdapat pula beberapa makanan pelancar menstruasi yang tidak hanya lezat, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan siklus Anda. Simak rekomendasi makanan sehat untuk atasi haid tidak teratur
Makanan Mengandung Asam Lemak Omega 3
Dikutip dari National Institute of Health melalui ods.od.nih.gov, asam lemak omega 3 merupakan salah satu komponen penting yang membentuk membran sel. Berperan penting dalam pembentukan energi bagi tubuh, serta membantu proses kerja bagi jantung dan pembuluh darah, paru-paru, sistem kekebalan tubuh, hingga sistem endokrin yang berperan dalam penghasil hormon.
Peran pentingnya dalam membantu energi sistem endokrin, menyebabkan omega-3 diperlukan dalam diet sehat bagi kamu yang memiliki masalah haid dan hormon tidak seimbang. Terdapat 3 jenis asam lemak omega 3, yakni Alpha-Linolenic Acid (ALA), Eicosapentaenic Acid (EPA), serta Docosahexaenoic Acid (DHA).
Beberapa jenis makanan yang mengandung ALA diantaranya kacang, biji-bijian dan minyak nabati, seperti biji chia, biji dan minyak rami, minyak canola, minyak kedelai, serta kenari.
Disisi lain, EPA dan DHA bisa ditemukan dari daging ikan dan makanan laut lainnya. Salmon, sarden, makerel dan tuna sangat disarankan untuk memenuhi kebutuhan asupan zat satu ini.
Selain itu, kamu juga bisa menambahkan bahan makanan lainnya, seperti telur, susu, yogurt, dan minuman kedelai. Tempe dan tahu juga sangat disarankan karena termasuk olahan kedelai.
Makanan Mengandung Vitamin B6 & D
Vitamin adalah sumber antioksidan yang sangat penting bagi tubuh. Diantara banyak jenis vitamin, B6 dan D menjadi vitamin penting bagi perempuan, khususnya dalam proses metabolisme tubuh dan ovulasi.
Dari nhs.uk, asupan vitamin D dapat diperoleh dari beberapa bahan makanan, di antaranya daging merah, hati, ikan laut, seperti sarden, makarel dan salmon, serta kuning telur. Kamu disarankan mengkonsumsi vitamin D setidaknya 2000 IU per hari.
Disisi lain, vitamin B6 berperan dalam pembentukan sel darah merah, serta menjaga sistem kekebalan tubuh. Dilansir dari everywell.com, bahan makanan yang bisa menjadi sumber asupan vitamin B6, yakni daging sapi, daging kalkun, dada ayam, hati sapi, kerang, ikan salmon dan tuna, tahu dan tempe, kacang arab, buah-buahan, seperti kurma, mangga, nanas, pisang, nangka, alpukat hingga anggur.
Selain itu, sayuran seperti bayam, labu, kentang, wortel dan kubis juga mengandung vitamin B6 dan memenuhi menu diet sehatmu.
Makanan Mengandung Magnesium & Zinc
Magnesium dan Zinc adalah dua mineral penting yang berperan dalam pengendalian gula darah, meningkatkan fungsi otot dan saraf, menjaga kekebalan tubuh, penyembuhan luka, serta pertumbuhan sel.
Berdasarkan data dari healthline.com, beberapa bahan makanan yang dapat membantumu memenuhi asupan mineral ini, diantaranya cokelat hitam, alpukat, pisang, tahu, ikan laut, hingga kacang dan biji-bijian utuh.
Diantara jenis kacang, kamu bisa mengonsumsi almond dan kacang mete. Beberapa jenis sayur dengan daun hijau juga bisa kamu konsumsi, seperti kangkung, sawi hijau dan bayam. Sumber magnesium lain yang disarankan untuk masuk dalam menu diet sehatmu di antaranya gandum, oat, dan barley.
Meski mineral dan vitamin tersebut terbukti membantu mengatasi masalah haid, perlu diingat untuk mengkonsumsinya dengan takaran yang cukup setiap harinya.
Seperti yang dilansir dari thewomens.org.au, diet sehat bisa dimulai dengan mengkonsumsi sayuran lima porsi sehari, dua porsi buah sehari, serta tiga porsi kacang, biji-bijian dan ikan dalam seminggu.
Kamu juga bisa menambahkan beras merah dan gandum utuh dalam menu diet. Pastikan untuk menghindari lemak jenuh, serta makanan dengan tinggi gula, garam dan kafein.


