Lebih lanjut, Menko Panjaitan juga telah melakukan pendekatan ke beberapa negara potensial, termasuk China. Menurut Menkeu, China telah merencanakan investasi hingga US$ 10 miliar di Danau Toba. Dalam suatu kesempatan, Pandjaitan sempat mengundang Menteri Luar Negeri China Wang Yi untuk merasakan indahnya panorama Danau Toba sambil mendaki gunung dan membahas kerjasama investasi, termasuk dalam proyek pariwisata. “Investor China, misalnya, sudah berinvestasi di beberapa proyek dan masih akan berinvestasi di kawasan Danau Toba,” kata Luhut.
Wakil Menteri Kebudayaan dan Pariwisata China Zhang Xu Pin sepakat untuk terus melakukan kerja sama internasional untuk memfasilitasi pemulihan ekonomi yang dihantam pandemi COVID-19, termasuk mendukung sektor pariwisata. “Meningkatkan kerjasama di bidang ekonomi dan perdagangan bilateral kedua negara, terutama dalam mendukung pariwisata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” kata Zhang Xu.
PERLU PENINGKATAN KUALITAS SDM DI SEKTOR PARIWISATA
Pembangunan pariwisata di kawasan strategis nasional Danau Toba harus sejalan dengan pembangunan sumber daya manusia. Politeknik Pariwisata Medan diminta menjadi lokomotif utama membangun sumber daya manusia untuk mendukung geliat pariwisata di salah satu destinasi superprioritas tersebut.
”Saya ingin Poltekpar (Politeknik Pariwisata) Medan ini bisa setara Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung yang sudah melegenda dan Poltekpar Bali yang lulusannya setingkat dunia. Hal itu penting untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia pariwisata Danau Toba,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno saat berkunjung ke Politeknik Pariwisata Medan pada Maret lalu.
Sandiaga mengatakan, Poltekpar jangan hanya mencetak sumber daya manusia (SDM) sebagai pekerja, tetapi juga harus bisa menciptakan pengusaha-pengusaha unggul di bidang pariwisata. Kota Medan juga diharapkan menjadi kota metropolitan yang mendukung pembangunan SDM untuk kawasan Danau Toba. Menurut Sandiaga, kawasan Danau Toba mempunyai bentang alam yang sangat indah dan mumukau. Kaldera Toba juga sudah diakui di tingkat dunia dengan menjadi anggota Unesco Global Geopark.




