Meski Terhalang Pandemi, Rumah Karya Indonesia Tetap Semangat Adakan TSAF

46

Medan, Kovermagz – Meski terhalang pandemi, Rumah Karya Indonesia (RKI) tetap megadakan Tao Silalahi Arts Festival yang ke lima. Hermanto, Direktur Tao Silalahi ARTS Festival menjelaskan TSAF akan diadakan secara virtual langsung dari Tao Silalahi. Hal ini dilakukan untuk memutus rantai penyebaran covid-19.

“Jadi teman-teman pejalan, traveler, penikmat alam, atau siapapun tetap bisa menikmati TSAF dari rumah masing-masing,” terang Hermanto.

Berkaca dari kesuksesan Tao Silalahi ARTS Festival tahun lalu yang menghadirkan sembilan ribu peserta, hal inilah yang membuat TSAF tetap dilaksanakan. Hermanto mengatakan, usaha ini dilakukan untuk memberi sedikit obat rasa rindu bagi para pejalan, traveler, dan kominitas-komunitas pecinta alam yang selama pandemi ini di rumah saja.  Untuk tetap mempertahankan spirit kebudayaan dan kearifan lokal Silalahi juga untuk menjaga eksistensi TSAF.

DCIM/102MEDIA/DJI_0587.JPG

Kembali ke cita-cita TSAF yang ingin kembali mengeksiskan kearifan lokal yang ada di Silalahi, baik tenun, adat istiada, dan keunikan cerita rakyat yang ada di sana. Tahun ini pun, hal itu berusaha untuk tetap ditampilkan di live steaming yang akn ditayangkan di kanal YouTube RKI Project. Live steaming ini dapat disaksikan pada tanggal 25 – 27 Septemebr 2020.

Baca Juga:  Sudah Perawatan Namun Kulit Tak Kunjung Berseri? Kemungkinan Gaya Hidupmu Kurang Baik
DCIM/102MEDIA/DJI_0685.JPG

Hermanto berharap, para pejalan, traveler, dan penggemar Tao Silalahi bisa menikmati Tao Silalahi Arts Festival meskipun dilakukan secara virtual. Karena dalam perwujudan festival ini dibutuhkan usaha yang keras untuk menghadirkannya di tengah pandemi sekarang ini. Ia menghimbau para pejalan untuk tetap menjaga kesehatan dan mengikuti protokol kesehatan jika nekat tetap datang ke Silalahi.

‘Kita tak bisa melarang siapapun untuk berkunjung ke Silalahi. Sekarang juga sudah ditetapkan aturan Kenormalan Baru jadi kawan-kawan yang datang tetaplah mematuhi protokol kesehatan dan Social Distancing terutama.” Tutupnya.