Mengenal Apa Itu Padel, Olahraga yang Sedang Tren di Indonesia

xr:d:DAF_6yIjM3U:66,j:1904319499225243836,t:24032506

Ada beragam macam olahraga menarik di seluruh dunia yang seru dan atraktif untuk dinikmati. Sebut saja salah satunya yang belakangan ini tengah mengundang perhatian adalah padel. Padel adalah cabang olahraga baru yang cara dimainkannya hampir menyerupai olahraga tenis dan squash. Berbeda dengan olahraga tenis, padel hanya dapat dimainkan oleh empat orang atau dalam bentuk format ganda saja. 

Bisa dibilang bahwa olahraga padel merupakan cabang olahraga yang terbentuk dari hasil perkembangan olahraga tenis.  Konon, olahraga ini sangat populer di negara Spanyol. Di “negeri matador” ini terdapat 4 juta pemain padel amatir yang didukung dengan lapangan  padel sebanyak 20.000 lapangan sebagai fasilitas penunjangnya. 

Nah jika sobat kover penasaran dengan cabang olahraga baru yang satu ini, tim kovermagz akan membahasnya untuk anda mulai dari pengertian, sejarah, perbedaan, cara bermain dan sebagainya. Check this out! 

Pengertian Olahraga Padel

Mengutip dari laman Head, padel adalah olahraga yang mengombinasikan aksi dengan kesenangan dan interaksi sosial. Berbeda dengan tenis yang lebih kompleks, padel lebih mudah dipelajari dan dimainkan.

Oleh karena itu, tidak mengherankan jika padel bisa diterima hampir semua kalangan. Mulai dari pria, wanita, tua, maupun muda, semua bisa memainkan olahraga menyenangkan satu ini tanpa kesulitan berarti.

Padel sendiri bisa diartikan sebagai gabungan olahraga tenis dan squash. Padel dimainkan dalam permainan dua versus dua di lapangan tertutup. Meski berbeda, peralatan-peralatan main padel mirip dengan tenis, meliputi raket, bola, dan net di lapangan.

Lebih lanjut, dikutip dari All for Padel, cara mendapat skor dalam olahraga padel identik dengan tenis. Total, padel dimainkan dalam 3 set. Tiap set dimenangkan oleh tim yang mendapat kemenangan dalam 6 game, dengan ketentuan unggul minimal 2 game dari lawan.

Skor padel berturut-turut adalah 15, 30, 40, deuce (bila skor imbang 40-40), advantage (siapa pun yang menang setelah deuce), dan game (jika menang dua poin berturut-turut setelah deuce). Jadi, skor padel itu bukan 1, 2, dan 3, ya, detikers!

Dikutip dari Edwards Sports, persamaan lain antara padel dan tenis adalah ketika game set seri 6-6, maka dilakukan tie-break sampai 7 poin (dengan keunggulan 2 poin) untuk meraih kemenangan. Tim yang sukses mendapat 7 poin dengan selisih minimal 2 poin dinyatakan memenangkan set.

Sejarah Olahraga Padel 

Olahraga padel pertama kali dimainkan di Acapulco, Meksiko pada tahun 1969. Berawal dari seseorang yang bernama Enrique Corcueara, yang ingin bermain tenis dengan memanfaatkan lapangan squash yang berada di sekitar rumahnya. 

Dari sinilah, Enrique menciptakan permainan olahraga yang ia sebut sebagai “Paddle Corcuera”. Lalu, ia mencoba mengajak teman-temannya untuk mencoba olahraga hasil penemuannya, dimana salah satu temannya tersebut ada yang berasal dari Spanyol yaitu Alfonso of Hohenlohe-Langenburg. 

Seketika setelah mencobanya, Alfonso langsung jatuh cinta dengan olahraga tersebut. Lalu, Alfonso memutuskan untuk mengenalkan olahraga ini ke negaranya dengan membuat dua lapangan padel pertama di sebuah klub tenis di Marbella, Spanyol pada tahun 1974. 

Namun, olahraga padel yang ia kenalkan di negaranya telah dimodifikasi dari konsep asli yang dicetuskan oleh Enrique, yang membuatnya menjadi lebih kompetitif. Pada 12 Juli 1991, olahraga padel mulai dikembangkan sebagai cabang olahraga resmi dengan mendirikan Federation International de Padel (FIP) di Kota Madrid, Spanyol.  

Perbedaan Olahraga Padel dan Tenis 

Meskipun olahraga padel mirip dengan olahraga tenis, namun ada beberapa detail perbedaan yang cukup signifikan di antara kedua olahraga ini, mulai dari raket, bola, lapangan, hingga peraturannya. 

  • Raket dan Sepatu 

Raket padel dan raket tenis rupanya memiliki perbedaan yang cukup menonjol. Raket padel terbuat dari bahan fiberglass yang kokoh, tampil dengan ukuran gagang yang lebih pendek untuk memberikan kontrol raket yang lebih baik. Pada bagian kepala raket, juga busa khusus untuk memberikan daya pukul pada bola. Raket padel tidak memiliki senar dan memiliki permukaan padat berlubang. 

Sedangkan, raket tenis tampil dengan ukuran gagang yang lebih panjang untuk memberikan pukulan yang lebih keras dengan kepala raket yang disematkan senar khusus untuk memukul bola. Sama halnya dengan raket, sepatu padel dan tenis punya sedikit perbedaan. Umumnya, sepatu padel memiliki pola herringbone guna memudahkan cengkeraman. Adapun tenis, pola solnya akan berbeda tergantung lapangan yang jadi tempat permainan.

  • Bola

Bola padel dengan bola tenis juga memiliki perbedaan, dimana bola padel memiliki tekstur yang sedikit lebih lembut dengan tekanan udara yang lebih rendah dibandingkan dengan bola tenis. Oleh karena itu, dari segi ukuran, bola tenis lebih besar dibandingkan bola padel. Bola padel memiliki ukuran antara 6,35 cm dan 6,77 cm, sedangkan untuk bola tenis memiliki ukuran antara 6,54 cm dan 6,86 cm. 

  • Lapangan

Perbedaan selanjutnya antara olahraga padel dengan tenis adalah lapangannya. Dari segi ukuran, lapangan padel lebih kecil dibandingkan dengan lapangan tenis. Lapangan padel juga dikelilingi dinding kaca. Lapangan padel biasanya memiliki ukuran dengan panjang 20 meter dan lebar 10 meter. Sedangkan, lapangan tenis memiliki ukuran dengan panjang 23 meter dan lebar 11 meter. 

Menurut keterangan dari racquet point, lapangan tenis berukuran tepat panjang 23,77 meter dan lebar 8,23 meter untuk pertandingan single. Sementara itu, untuk pertandingan ganda, menjadi lebih luas, yakni dengan lebar 10,97 meter.

Bukan hanya dari segi ukuran saja, permukaan lapangan padel dan tenis berbeda. Biasanya, dasar lapangan padel dilengkapi dengan rumput sintetis atau permukaan akrilik. Hal ini memungkinkan bola untuk memantul secara konsisten.

Di sisi lain, lapangan tenis punya banyak tipe permukaan. Mulai dari lapangan rumput, tanah liat, hingga semen. Setiap tipe permukaan lapangan tenis mengharuskan pemain mengadaptasikan strategi dan teknik bermainnya.

  • Peraturan permainan

Terdapat beberapa poin peraturan yang berbeda antara olahraga padel dengan tenis. 

  1. Di olahraga padel, servis dilakukan dengan teknik underarm. Adapun olahraga tenis dapat dilakukan dengan teknik underarm atau overarm.
  2. Durasi olahraga padel cenderung lebih lama dibandingkan dengan tenis karena bola yang bisa dipantul-pantulkan ke dinding.
  3. Olahraga padel hanya dapat dimainkan dalam format ganda, sedangkan tenis dapat dimainkan dalam format tunggal maupun ganda.
  • Cara Bermain Padel 

Apabila saat ini sobat kover sedang ingin mencoba olahraga padel, berikut ini cara bermainnya yang harus kamu ketahui. 

  1. Pertandingan olahraga padel harus dimainkan di lapangan khusus padel yang diikuti oleh 2 pasang pemain atau ganda.
  2. Sebelum memulai pertandingan, akan dilakukan lempar koin terlebih dahulu. Pasangan yang beruntung akan melakukan melakukan servis pertama.
  3. Saat melakukan servis, pemain wajib melakukannya dengan teknik underarm atau dilakukan di bawah ketiak dan memukul bola dengan arah diagonal ke daerah lawan.
  4. Pertandingan padel terdiri dari 3 set, yaitu 15-30-40.
  • Cara Menghitung Poin Padel 

Penghitungan skor olahraga padel sama seperti konsep olahraga tenis, yaitu 15-30-40, sehingga apabila ada pasangan yang berhasil memenangkan dua set pertama, sudah bisa menjadi pemenangnya. Deuce dapat diberlakukan jika kedudukan sama kuat, 40-40.  

Berikut ini kondisi yang harus terjadi agar bisa mendapatkan poin di dalam pertandingan olahraga padel. 

  1. Pukulan bola dari lawan mengenai net atau bagian lapangan lainnya seperti pagar, tembok, dan lainnya tanpa memantulkan bola terlebih dahulu di daerah lawan.
  2. Bola langsung mengenai tubuh lawan
  3. Bola memantul dua kali di daerah lawan
  4. Bola memantul di daerah lawan dan keluar dari lapangan
  5. Salah satu pemain menyentuh bola dengan raket lebih dari satu kali