
Beberapa diantara sobat kover pasti pernah menyimpan produk makanan atau minuman dalam jangka waktu cukup lama, tanpa memeriksa terlebih dahulu tanggal kelayakan konsumsinya bukan?
Nah, ketika ingin menggunakan kembali produk tersebut, barulah kita menyadari bahwa tanggal, bulan, dan tahun yang tertera pada label kemasan sudah mendekati masa kadaluwarsa. Mungkin bagi sebagian orang yang merasa ragu akan keamanan produk tersebut, tentunya akan lebih memilih untuk langsung membuangnya.
Melansir hasil riset kolaborasi Kementerian PPN/Bappenas dengan Waste4Change dan World Resource Institute, Indonesia menghasilkan jutaan ton sampah makanan setiap tahunnya yang terbagi menjadi food loss dan food waste. Adapun jenis sampah yang paling banyak berupa food waste, bisa mencapai angka 19 juta ton per tahun.
Food waste adalah jenis makanan yang melewati rantai pasokan makanan hingga menjadi produk akhir, berkualitas baik, dan layak dikonsumsi oleh manusia. Namun dibuang begitu saja karena sudah rusak ataupun kadaluwarsa sehingga tidak layak untuk dikonsumsi.
Pada dasarnya penentuan tanggal layak konsumsi yang ada pada produk makanan dan minuman terbagi menjadi dua macam, yakni best before dan expired date. Sebagai konsumen kita harus paham betul bahwa istilah best before dan expired date memiliki pengertian yang berbeda, supaya tidak mubazir membuang-buang produk yang sebenarnya masih layak untuk dikonsumsi.
Dalam artikel berikut ini, tim kovermagz akan memaparkan perbedaan dari Best Before dan Expired date. Simak selengkapnya disini!
Best Before
Best before merupakan tanggal minimal ketahanan suatu produk untuk dikonsumsi. Apabila anda menemukan tulisan best before atau “baik digunakan sebelum” pada label kemasan, maka produk tersebut masih dapat dikonsumsi. Perlu dicatat, detail mengenai tanggal, bulan, dan tahun yang tertera pada best before menunjukkan kualitas mutu produk bukan keamanan pangan.
Jadi selama warna, tekstur, dan rasa pada produk tidak berubah serta tidak berbau aneh, maka masih dapat dikonsumsi meskipun kualitasnya menurun tidak sebaik tanggal yang tertera pada best before. Bisa dibilang, best before lebih dikaitkan dengan kualitas makanan seperti rasa, tekstur, aroma, dan penampakan.
Adapun penanggalannya sendiri biasanya digunakan oleh pabrik sebagai indikasi kualitas makanan apabila disimpan di tempat yang tepat, seperti kulkas, lemari pendingin, tempat yang kering, bebas cahaya dan sebagainya. Makanan yang menggunakan penanggalan best before diantaranya adalah makanan beku atau frozen food, makanan kering seperti pasta atau beras, dan makanan kaleng.
Oleh karena itu, meskipun makanan-makanan yang disebutkan tadi disimpan dalam suhu dan tempat yang benar, makanan-makanan itu dapat bertahan beberapa minggu dari tanggal best before.
Expired Date
Berbeda dengan best before, produk dengan label expired date menandakan batas akhir suatu produk dapat digunakan. Expired date atau tanggal kedaluwarsa juga dapat diartikan sebagai lamanya waktu makanan dalam kondisi baik-baik saja, sebelum makanan tersebut kemudian mulai membusuk, tidak bergizi, ataupun tidak aman untuk dikonsumsi
Sedangkan menurut Per BPOM No. 31 tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan, kadaluwarsa merupakan batas akhir suatu pangan dijamin mutunya sepanjang penyimpanannya sesuai petunjuk yang diberikan produsen. Expired date biasanya digunakan dalam makanan kemasan yang memiliki ketahanan dalam jangka waktu tertentu.
Sementara di negara lain, khususnya Eropa, tanggal kedaluwarsa atau tanggal kedaluwarsa digunakan untuk menunjukkan umur simpan makanan dalam dua kategori, yaitu best before dan use by date. Misalnya, sebuah mie instan memiliki Expired date 30 Maret 2020. Maka setelah tanggal 30 Maret 2020 mie instan tersebut sudah melewati tanggal kadaluwarsa dan tidak aman untuk dikonsumsi.
Kemudian, jika produk yang anda simpan akan expired atau kadaluwarsa pada keesokan hari, maka harus segera dibuang karena isi dari produk tersebut tidak lagi aman atau tidak efektif. Mengonsumsi produk yang telah kadaluwarsa dapat menyebabkan gangguan kesehatan ringan hingga berat, seperti:
- Mual dan diare
- Kekurangan nutrisi
- Keracunan makanan
- Infeksi saluran pencernaan
Untuk contoh produk yang menggunakan expired date biasanya dapat berupa produk bayi, obat-obatan, kosmetik, susu segar hingga aneka jenis lainnya.
Demikianlah perbedaan mengenai best before dan expired date pada label kemasan. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan anda ya sobat kover!


