Kerinduan Para Siswa Untuk Kembali Bersekolah

70

Medan, Kovermagz – Program belajar dari rumah atau home learning telah dilakukan selama hampir tujuh bulan lamanya. Semenjak pandemi Covid-19 melanda Indonesia, memang kegiatan ini dirasa paling aman setidaknya untuk meminimalisir penyebaran covid-19 dikalangan murid sekolah.

Dilansir dari CNBC Indonesia, Tidak dipungkiri tetap ada hambatan yang di hadapi para siswa-siswi di rumah. Salah satunya ialah meningkatnya persentasi tugas yang diberikan oleh guru mereka yang tidak seperti biasanya. Hal tersebut pun diakui oleh Nadiem Makarim selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

Menyadari hal tersebut beliau pun berupaya melakukan penyederhanaan kurikulum secara dramatis di mana setiap mata pelajaran standar, pencapaiannya akan diringkas dan fokus pada yang esensial saja. Selain memberlakukan proses belajar mengajar melalui sistem daring, beliau juga mulai memberlakukan sistem luring yaitu terdapat materi belajar tambahan dengan program belajar yang disiarkan lewat stasiun televisi seperti TVRI.

Baca Juga:  Resmi Tayang 4 Desember di Indonesia, Ini Sinopsis Singkat Film Disney: Mulan

Beliau juga mengatakan “Banyak sekali yang menonton dan belajar dari TVRI karena ada program edukasi dan edutainment (edukasi dan entertainment/ hiburan). Bahkan ada dokumentari yang keren-keren juga bisa ditonton sebagai supleme,” pungkasnya.

Tanpa kita sadari, selain hal di atas program belajar dari rumah ini ternyata menumbuhkan rasa empati, baik dari guru maupun orang tua. Menjadikan hal ini menjadi pembelajaran bersama bahwa mereka sama-sama memiliki peran penting dalam mendidik anak dan siswanya baik dikeluarga maupun di sekolah. Hal ini terungkap saat beliau diundang di acara Tonight Show, mengatakan “Banyak yang bilang kangen sama guru. Dulu bahkan sebelum pandemi enggak pernah kita dengarkan hal ini. Tapi sekarang anak-anak bilang kangen teman dan kangen guru,” tuturnya.

Penulis : Annette Thresia Ginting
Sumber : CNBC Indonesia