
Hati (liver) adalah organ vital yang berfungsi sebagai sistem detoksifikasi, metabolisme, dan penyimpanan tubuh. Ketika fungsinya terganggu, dampaknya sering kali terlihat pertama kali pada kulit—organ terbesar manusia. Banyak tanda awal penyakit liver yang muncul di kulit, namun sering diabaikan atau disalah artikan sebagai masalah kulit biasa.
Sebagian jenis penyakit liver, termasuk penyakit hati berlemak non-alkoholik, tidak menunjukkan gejala yang signifikan. Namun, gejala umum penyakit liver adalah kulit dan bagian putih mata menguning atau disebut penyakit kuning. Selain itu, ada beberapa gejala penyakit liver yang perlu Anda ketahui, yaitu:
Siklus Menstruasi Tidak Normal
Gangguan pada hati dapat memengaruhi keseimbangan hormon, khususnya estrogen dan progesteron, yang berperan penting dalam mengatur siklus menstruasi. Ketika fungsi hati terganggu, hormon-hormon ini tidak diproses dengan baik, sehingga siklus haid menjadi tidak teratur.
Beberapa perempuan bisa mengalami menstruasi yang lebih banyak dari biasanya, atau bahkan tidak menstruasi sama sekali. Masalah liver juga dapat memengaruhi kemampuan darah untuk membeku dengan normal. Akibatnya, perdarahan saat menstruasi bisa berlangsung lebih lama atau sulit berhenti.
Pembengkakan Pada Perut
Orang awam akan menganggap perut bengkak atau buncit karena banyak makan. Nyatanya, pembengkakan pada perut sebagai salah satu gejala penyakit liver. Perut bengkak dari gejala liver dikenal sebagai kondisi asites yang terjadi karena kebocoran cairan hati dan usus pada rongga perut.
Pembengkakan perut yang terjadi biasanya menimbulkan sesak napas dan rasa nyeri. Untuk itu Anda harus selalu waspada, namun perlu dipahami bahwa perut bengkak juga dapat menjadi salah satu gejala penyakit selain liver.
Penyakit Kuning
Perubahan warna kulit dan bagian putih mata menjadi kekuningan turut termasuk tanda paling mudah dikenali dari gangguan liver. Kondisi ini terjadi karena bilirubin, zat sisa dari pemecahan sel darah merah, tidak dapat diproses dengan baik oleh hati, sehingga menumpuk dalam darah.
Hal tersebut biasanya disertai dengan gejala lain seperti urine berwarna gelap, feses yang lebih pucat, dan rasa gatal pada kulit. Jika tanda-tanda ini muncul, penting untuk segera mencari bantuan medis, karena kondisi ini menunjukkan bahwa fungsi hati sudah terganggu cukup signifikan
Nyeri Perut Bagian Atas
Beberapa penyakit dapat mengakibatkan nyeri perut bagian atas. Bagi penderita gangguan liver hal ini sangat umum terjadi karena letak hati yang berada di bawah tulang rusuk. Untuk itu area perut atas ini menjadi pusat nyeri karena organ hati yang rusak berada pada area tersebut.
Sakit perut harus segera diobati apabila Anda mengalaminya, karena jika dibiarkan dapat membuat masalah yang lebih besar. Anda bisa datang ke rumah sakit terdekat untuk melakukan pemeriksaan.
Lelah Berlebihan
Gangguan liver juga dapat mengakibatkan lelah berlebihan terutama pada pengidap hepatitis. Konsumsi alkohol berlebihan serta infeksi virus memicu penyakit ini. Namun, lelah berlebihan yang dirasakan tidak bisa menjadi tolak ukur seberapa parah penyakit yang sedang dialami.
Biasanya pasien yang terkena liver bisa mengalami kelelahan namun dalam beberapa kasus ada juga yang tidak merasa lelah. Lelah yang berlebihan juga bisa terjadi karena efek penyakit yang lain seperti maag karena pola makan buruk atau anemia.
Jadi, itulah sejumlah ciri-ciri penyakit liver pada perempuan. Pastikan lebih peka terhadap perubahan pada tubuhmu. Semoga artikel ini bermanfaat, Sobat Kovermagz!


