
Kesehatan gusi sering dianggap sepele, padahal kondisinya sangat berpengaruh pada kesehatan tubuh secara keseluruhan. Penyakit gusi – mulai dari gingivitis hingga periodontitis – tidak hanya menyebabkan gusi berdarah atau gigi goyang, tetapi juga berhubungan dengan penyakit jantung, kehamilan berisiko, dan gangguan lainnya.
Meski berawal dari gejala yang terkesan sepele, dampak infeksi gigi jelas tidak bisa dianggap remeh. Karena jika Anda membiarkannya tanpa penanganan, Anda harus berhadapan dengan resiko komplikasi. Langsung saja simak bahaya penyakit gusi di bawah ini.
Pneumonia
Dikutip dari Telegraph, Dental Health Foundation melaporkan bahwa salah satu komplikasi penyakit dari infeksi gusi yang harus diwaspadai adalah infeksi paru atau pneumonia. Mekanismenya sama seperti risiko penyakit jantung di atas.
Bakteri dalam gusi bisa mengalir dalam pembuluh darah dan sampai ke paru hingga menginfeksinya. Saat bernapas lewat mulut, bakteri jahat penyebab periodontitis juga dapat terhirup masuk ke tenggorokan hingga paru.
Jika Anda mengalami gusi bengkak dan berdarah yang tak kunjung sembuh, maka segera konsultasikan ke dokter gigi terdekat. Terlebih bila Anda merasakan gejala pneumonia seperti batuk terus-terusan, demam, susah bernapas, hingga dada sakit. Segera periksakan diri Anda ke dokter umum terdekat.
Gusi turun
Akibat gusi bengkak juga bisa berupa gusi turun atau resesi gusi. Kondisi ini umumnya terjadi ketika jaringan gusi yang berfungsi melindungi akar gigi mengalami penyusutan, sehingga akar gigi terlihat jelas dan gigi tampak lebih panjang.
Selain itu, gusi yang mengalami penyusutan juga bisa menimbulkan rasa nyeri, gigi lebih sensitif, dan mudah berdarah saat Anda menggosok gigi.
Mengingat gusi yang turun tidak bisa kembali seperti semula, penting bagi Anda untuk selalu menjaga kesehatan gigi dan gusi agar terhindar dari kondisi ini.
Komplikasi Diabetes
Bagi penderita diabetes, infeksi gusi bisa memperburuk kontrol gula darah. Ini menciptakan lingkaran setan. Di satu sisi diabetes memperburuk infeksi gusi. Di sisi lain, infeksi gusi juga bisa memperburuk diabetes. Kombinasi berbahaya ini bisa mempercepat komplikasi diabetes lainnya.
Sepsis
Dalam kasus yang sangat parah, bakteri dari gusi dapat menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah dan menyebabkan tubuh merespons secara berlebihan, atau yang biasa disebut dengan sepsis. Meski jarang terjadi, risiko ini menunjukkan betapa seriusnya masalah infeksi gusi yang tidak diobati.
Gigi goyang atau copot
Gusi bengkak yang tidak ditangani dengan baik bisa membuat gigi menjadi goyang, keropos, bahkan mudah copot. Kondisi ini bisa menyulitkan Anda untuk mengunyah makanan atau bahkan menyebabkan posisi gigi lain bergeser dan berantakan. Akibatnya, Anda mungkin menjadi tidak percaya diri saat berbicara atau tersenyum.
Selain itu, ada pula kondisi kesehatan lainnya yang dipengaruhi oleh penyakit gusi, seperti infeksi pernapasan dan komplikasi kehamilan. Jadi, jangan lupa jaga kesehatan gusi kamu ya, Sobat Kovermagz!


