Inovasi Masker Transparan Pertama di Dunia, Efektifkah Cegah Corona?

236

Medan – Kovermagz.com –  Wabah virus corona yang masih terus ada mengharuskan kita agar selalu mengenakan masker saat beraktifitas. Masker dinilai mampu mengurangi penyebaran virus terjadi karena memang difungsikan untuk menutupi hidung dan mulut.

Secara estetika memang masker membuat pemakainya tidak dapat menujukkan ekspresi wajah. Baru-baru ini Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) telah menyetujui masker dengan nama Leaf Mask yang disebut mampu memberikan perlindungan terhadap debu, polusi, dan mikroba yang mungkin ada di udara.

Masker Leaf Mask dirancang agar pengguna atau lawan bicara dapat melihat langsung ekspresi lawan bicara. Leaf Mask ini sendiri mampu memfilter atau menyaring udara setara dengan masker N99. Selain itu, masker ini dapat memurnikan dirinya sendiri berkat adanya UV-C untuk sterisilasi yang terdapat pada masker.

Terdapat penyaringan pada Leaf Masker dibagian dagu, sehingga bagian hidung, mulut, dan pipi tidak tertutup dan dapat dilihat dengan jelas oleh orang lain. Untuk kamu yang mengunci layar ponsel dengan scan wajah tidak perlu repot-repot menurunkan masker untuk membuka layar ponsel. Selain itu, permukaan masker ini jugak tidak berembun ketika kita bernafas.

Baca Juga:  Thank You Prof. Sarah Gilbert, pahlawan wanita di balik vaksin Astra Zeneca!

Dilansir dari laman leaf.healthcare, masker ini mempunyai  4 kemampuan penyaringan filtrasi, yaitu:

  1. Penyaringan Yang Tidak Terlihat

Filter ganda transparan ini akan sepenuhnya melakukan pembuangan dengan cepat ke udara yang dihembuskan.

  1. Filter Karbon Aktif

Menyaring udara dan bau untuk memastikan udara yang masuk ke dalam masker bebas dari bau-bau yang muncul.

  1. Hepa Filter

Hepa Filter di desain dengan efisiensi tinggi. Dapat dengan cepat menyaring 99,97% partikel sekecil 0,3 mikro yang lebih efektif dari pada masker N95.

  1. Teknologi UVC Powerster

Menghancurkan mikoorganisme parasit dengan kecepatan tinggi. Kekuatan cahaya UVC menghancurkan DNA parasit setiap 30 detik.

Mengingat betapa pentingnya menggunakan masker saat beraktifitas, masker ini dapat dijadikan salah satu list masker yang dapat dibeli kedepannya. Selain dapat melindungi diri dari virus, masker ini juga cukup lunak karena berbahan dasar kelas optik yang 100 persen lunak saat digunakan. Keuntungan lainnya adalah masker ini  juga jelas membuat wajah kembali terlihat meski sedang menjalankan protokol kesehatan.

Penulis: Jehan Erwita

Fotografer: Berbagai Sumber