Hati-Hati! Sampah Berserakan Sumber Beragam Penyakit

226

Penulis         : Imada Lubis,
Fotografer    : Vicky Siregar
Narasumber : Dokter Beni Satria

Kovermagz.com, MEDAN – Sampah masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan di Kota Medan. Berbagai upaya dilakukan untuk menghilangkan kebiasaan membuang sampah sembarangan. Sampah yang berserakan dan menumpuk di berbagai tempat selain merusak lingkungan juga menjadi sumber munculnya berbagai penyakit.

Sampah memancing bakteri, virus hingga parasit berkembang pesat. Mereka mampu membentuk kelompok besar dalam waktu singkat. Bayangkan, berapa banyak penyakit yang bisa ditimbulkan? Tentu, penyakit-penyakit tersebut selain berbahaya bagi kesehatan perlahan juga dapat menurunkan kualitas hidup.

Dr. Beni Satria, S.Ked, M.Kes, Dipl.CIBTAC, yang juga adalah direktur RSU Sarah, membenarkan hal tersebut. Ia menjelaskan bahwa bakteri, masyarakat menyebutnya kuman, ketika masuk ke dalam tubuh bisa menghasilkan zat kimia yang disebut toksin. Toksin menghancurkan sel-sel tertentu pada jaringan tubuh dan membuat manusia mudah terserang penyakit.

“Untuk satu bakteri saja, dapat tumbuh dan berkembang hingga 10 juta per menit. Jika ada 10 bakteri hitung sendiri berapa juta bakteri yang muncul. Selain itu, bakteri juga bisa terbang hingga jarak 1 km,” katanya.

Sampah seperti plastik, sisa makanan, rokok, kertas atau yang lain sebaiknya tidak lagi di buang dalam satu tempat. Pemilahan harus dilakukan agar sampah tidak menumpuk dan berbau busuk. Bau tersebut hanya akan mengundang lalat, kecoak, tikus atau hewan lain datang dan menularkan penyakit.

“Tumpukan sampah adalah tempat paling ideal untuk kuman. Mereka mengundang vektor seperti lalat, kecoak hingga tikus. Karena bau yang tidak sedap, dari tidak ada jadi ada lalat. Bakteri-bakteri tersebut akan menempel di kaki, mulut atau badan mereka,” katanya.

Jika lalat, kecoa, atau tikus tadi secara tidak sengaja menyentuh tangan manusia maka itu menjadi salah satu cara penularan dan perpindahan kuman. Bayangkan jika lalat atau kecoa yang baru bertengger di atas tumpukan sampah kemudian hinggap di atas makanan yang akan dikonsumsi, jelas makanan tersebut terkontaminasi kuman.