Hati-hati Asthenopia atau Stress Mata

134

Sudah hampir setahun ini, sejak program bekerja dan belajar dari rumah dicanangkan, penggunaan komputer dan ponsel menjadi semakin dibutuhkan bahkan mandatory. Tanpa disadari kesehatan mata mulai menjadi kekhawatiran baru, khususnya bagi anak-anak. Asthenopia  atau kelelahan pada mata (english: eye strain) atau stress mata adalah kondisi ketika Anda merasakan mata lelah, perih atau lelah  setelah membaca atau melihat layar komputer atau ponsel dalam waktu yang lama, atau bekerja dalam kondisi cahaya yang redup. 

Stress mata ini terjadi karena otot yang mengontrol gerakan mata dan pupil mata Anda (lingkaran hitam pada mata) bekerja terlalu keras dalam waktu lama, juga bisa terjadi karena mata terlalu kering. Normalnya, mata berkedip sekitar 15 kali per menit, cara yang paling efektif untuk melembabkan mata. Namun ketika dipaksa untuk fokus dan menatap sesuatu dalam waktu yang terlalu lama, terlebih menatap layar digital, mata hanya akan berkedip sekitar 5-7 kali dalam per menit.

 

Gejala Asthenopia

Asthenopia atau mata lelah menimbulkan beberapa gejala, yang berbeda-beda pada tiap orang, antara lain:

  • Sakit mata
  • Mata kering
  • Mata terasa gatal atau panas
  • Mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya atau mudah silau
  • Penglihatan kabur atau berbayang
  • Susah berkonsentrasi
  • Dilansir dari American Academy of Ophthalmology, pengidap astenopia terkadang mengalami beberapa gejala lain, seperti migraine yang menyebabkan pengidapnya mual serta kedutan pada beberapa otot di sekitar wajah atau mata.

 

Computer Vision Syndrome (CVS)

Kelelahan mata yang timbul akibat penggunaan komputer atau gadget yang terlalu lama dikenal dengan istilah Computer Vision Syndrome (CVS). Otot mata bekerja lebih keras saat Anda menatap layar komputer dikarenakan  adanya perubahan fokus terus-menerus seiring banyaknya gambar, tulisan, atau gerakan pada layar. Seseorang yang menatap layar komputer juga cenderung berkedip lebih sedikit daripada biasanya, sehingga mata menjadi lebih mudah kering.

Cahaya dari monitor, warna teks yang kontras dengan warna latar belakang komputer, serta banyaknya kedip dari layar komputer akan menambah beban pada mata. Hal inilah yang menyebabkan mata menjadi lebih cepat lelah

 

Pencegahan Stress Mata

Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar mata lebih rileks saat beraktivitas dan tidak mudah lelah, yaitu:

  1. Atur jarak

Pastikan jarak layar laptop, komputer, gadget, atau buku setidaknya 60 cm dari mata. Posisi komputer sebaiknya lebih rendah dari level mata agar meningkatkan produksi air dan menenangkan mata yang lelah. Manfaat lain jika posisi layar lebih rendah adalah menghindari otot leher jadi tegang karena selalu tegak menatap layar komputer.

Correct sitting at desk posture ergonomics advices for office workers: how to sit at desk when using a computer and how to use a stand up workstation (American Optometric Association)

2. Usahakan untuk lebih sering berkedip dan gunakan tetes mata yang mengandung air mata buatan jika mata terasa kering.

3. Istirahatkan mata

Jika sedang melakukan pekerjaan di depan komputer, alihkan pandangan Anda tiap 20 menit ke objek lain yang jaraknya jauh. Tatap objek tersebut selama 20 detik, lalu lanjutkan pekerjaan. Selanjutnya, setiap dua jam sekali, istirahatkan mata Anda selama 15 menit.

4. Lakukan pemeriksaan mata secara rutin minimal 1 tahun sekali jika sering menatap layar computer berjam-jam dalam sehari.

5. Atur pencahayaan

Baca Juga:  Veren Ferita, Siap Wakili Sumut di Ajang Miss Chinese Indonesia 2021

Jika cahaya layar laptop, komputer, atau gadget jauh lebih terang dibandingkan cahaya di ruangan, maka mata akan bekerja lebih keras untuk melihat. Oleh karena itu, pastikan ruang kerja atau kamar Anda memiliki pencahayaan yang cukup untuk beraktivitas, tidak terlalu terang atau gelap. Jangan melihat layar komputer di ruangan yang gelap karena sinar komputer yang muncul dapat menjadi lebih terang.

6. Gunakan filter layar

Tambahkan filter pada layar laptop atau komputer, agar mata tidak terlalu lama terpapar sinar biru yang bisa menyebabkan stres mata.

 

 

7. Lepas lensa kontak

Jika Anda menggunakan lensa kontak, berikan mata Anda waktu untuk beristirahat dengan sesekali memakai kacamata. Selain itu, jangan gunakan lensa kontak ketika tidur dan rutinlah menggantinya dengan yang baru.

8. Menurut dr. Dian Hadiany Rahim, SpM (Dokter Spesialis Mata), Anda juga dapat mengubah pengaturan pada komputer atau gadget:

  • Mengatur ukuran teks menjadi lebih besar
  • Menyeimbangkan cahaya gadget dengan cahaya di sekitarnya
  • Meningkatkan kontras pada layar gadget.
  • Menurunkan temperatur warna pada layar gadget
  • Mengurangi intensitas cahaya gadget dengan menggunakan screen filter

Tips rumahan yang bisa membantu Anda mengurangi kelelahan pada mata

  1. Kompres mata dengan air dingin dan air hangat bergantian untuk menyegarkan dan merilekskan otot mata yang lelah

 

2. Gunakan sendok dingin sebagai media untuk menyegarkan mata lelah. Masukkan sendok bersih ke dalam lemari es selama beberapa saat. Setelah dingin, letakkan sendok pada mata yang terpejam. Jika suhu sendok sudah kembali ke semula, masukkan lagi ke lemari es dan ulangi proses tadi hingga mata terasa segar

3. Gunakan bahan alami seperti irisan mentimun atau kentang, yang kanndungannya mampu mengurangi pembengkakan dan menyegarkan mata.

4. Kandungan kafein dalam teh bisa menenangkan mata lelah, gunakan kantong teh yang telah direndam air panas untuk mengompres.

5. Nggak cuma badan, mata juga butuh olahraga. Gerak-gerakkan mata lelah untuk merilekskan otot-ototnya

6. Kendurkan otot mata dengan teknik pijatan di pelipis maupun kelopak mata untuk relaksasi dan meningkatkan sirkulasi. Pijatan ini juga merangsang produksi kelenjar air mata agar mata tidak kering.