Google Hapus Akun Gmail Tak Aktif Per 1 Desember 2023, Cek Kriterianya

165

Google umumkan akan menghapus akun Gmail tidak digunakan per 1 Desember 2023 nanti. Dalam konteks ini adalah akun-akun yang sudah tidak pernah di sign in atau tidak aktif selama setidaknya dua tahun. Kebijakan tersebut diambil sebagai salah satu upaya Google menangani risiko keamanan.

Berdasarkan unggahan blog Google yang ditulis Ruth Krichel, Vice President of Product Management Google, tindakan ini bertujuan untuk melindungi para pengguna dari ancaman keamanan. Sebab, akun yang sudah tidak digunakan dalam beberapa waktu lebih rentan untuk disusupi.

Perlu diketahui bahwa penghapusan akun Gmail tak hanya berdampak pada akses layanan Gmail saja. Seluruh benefit dari layanan di bawah naungan Google seperti Google Workspace, Google Drive, hingga YouTube tak lagi bisa diakses setelah akun Gmail dihapus. Dengan kata lain, Google juga akan menghapus seluruh data yang disimpan dalam akun Gmail yang tak aktif.

Jika Sobat Kovermagz merasa pernah membuat akun Gmail dan menyimpan data-data penting di sana perlu berjaga. Namun sudah tidak mengaksesnya lagi dalam waktu lama, simak artikel ini agar terhindar dari kasus akun Gmail dihapus oleh Google

Cara Agar akun Gmail Tetap Aktif

Google membagikan beberapa cara untuk mencegah akun Gmail hilang karena tidak aktif. Satu cara yang paling mudah yakni pastikan kamu log in ke akun Google setidaknya sekali setiap dua tahun. Jika kamu sudah sign in ke Google Account atau layanan Google lainnya, akunmu tidak akan dihapus dan dianggap aktif.

Standar keaktifan akun menurut unggahan Krichel meliputi membaca atau mengirim email, menggunakan Google Drive, Melihat video YouTube, mengunduh aplikasi dari Google Play Store, menggunakan Google Search, menggunakan opsi ‘sign in with Google’ untuk masuk ke aplikasi atau layanan pihak ketiga.

Selain itu, jika Anda memiliki subscription melalui akun Gmail, seperti langganan ke Google One, publikasi berita atau aplikasi, Google menganggap akun ini aktif dan tidak akan terpengaruh kebijakan baru. Untuk saat ini, Google juga tidak berencana menghapus akun Google dengan video YouTube terunggah.

Jika kamu menyimpan foto-foto dan video di Google Photos, maka kamu sama-sama perlu melakukan sign in setiap dua tahun sekali agar tidak kehilangan data-data tersebut. Namun demikian, seperti kebijakan penghapusan akun Gmail, Google akan mengirim pemberitahuan selama beberapa bulan sebelum menghapus konten-konten di Google Photos.

Google menjelaskan, aktivitas ditunjukkan berdasarkan akun Google dan bukan perangkat. Oleh karena itu, pengguna bebas melakukan berbagai aktivitas menggunakan akun Google di perangkat manapun. Sebagai catatan, kebijakan ini juga hanya menyasar akun Google pribadi, bukan akun untuk kantor, sekolah, atau akun organisasi lainnya.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/kovermag/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353