Efek Terlalu Lama Berada di Ruangan Ber-AC

123

Duduk atau diam terlalu lama di ruangan ber-AC sebenarnya tidak disarankan, karena ada beberapa penyakit yang mengintai, salah satunya ialah yang berhubungan dengan saluran pernafasan. AC bisa ditemukan di berbagai tempat, mulai dari di tempat yang ramai dan bersifat umum, seperti rumah sakit, gedung perkantoran, dan sekolah. AC juga tidak lagi menjadi barang asing di rumah-rumah pribadi, bahkan pada transportasi umum yang sering digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Bagi pegawai kantoran, duduk seharian di dalam ruangan AC dengan suhu tinggi sudah menjadi makanan sehari-hari. Tapi, pernahkah terpikirkan atau merasa khawatir tentang dampak kesehatan dari penggunaan AC?

1. Infeksi saluran pernapasan

Menurut dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter, AC diketahui dapat menimbulkan berbagai macam penyakit, terutama infeksi saluran pernapasan. Penyakit ini juga disebut dapat menimbulkan beberapa komplikasi seperti demam dan radang pada paru-paru.

“Jika sering menghabiskan sebagian besar waktu dengan berada di ruangan ber-AC, bukan tidak mungkin Anda jadi sering sesak napas dan paru-paru terasa sakit. Sebab, sirkulasi udara yang masuk ke dalam paru-paru bukan udara alami, melainkan udara buatan yang jika terlalu lama dihirup bisa menimbulkan masalah pada pernapasan,” jelas dr. Theresia.

2. Membuat Mata Menjadi Kering

Udara dingin dari AC dapat menyebabkan mata menjadi kering. Lama kelamaan dapat berkembang menjadi masalah lain yang lebih serius seperti konjungtivitis atau peradangan pada selaput mata dan blepharitis atai peradangan pada kelopak mata.

3. Kulit kering

Lalu, dampak lain yang juga mungkin bisa Anda alami adalah kulit kering. Sebab, hembusan udara dingin yang dikeluarkan AC bisa mengikis bagian luar kulit, yang pada akhirnya membuat kulit jadi tampak lebih kering, mengelupas, bersisik, dan pecah-pecah. Selain itu, kulit juga jadi lebih rentan memiliki lipatan kerutan, terutama pada bagian wajah.

Untuk menjaga kulit tetap terhidrasi, minum air putih yang banyak agar kelembapan kulit tetap terjaga. Anda juga bisa menggunakan pelembap dengan lebih sering, karena pelembap akan melapisi kulit, sehingga AC jadi tidak semudah itu “menarik” air dari tubuh.

Setiap kali kulit terasa kering atau gatal, Anda dapat mengaplikasikan pelembap. Semakin sering digunakan, pelembap akan membuat kulit menjadi semakin sehat, keluhan gatal berkurang, dan Anda akan bisa beraktivitas lebih baik, walaupun di ruangan berpendingin sekalipun.

4. Legionnaires

Baca Juga:  MENGEJAR KESEMPURNAAN KECANTIKAN, SEJAUH APA?

Meski langka, salah satu penyakit yang bisa terjadi karena penggunaan AC adalah Legionnaires. Penyakit yang satu ini tergolong dalam infeksi paru (pneumonia) yang disebabkan oleh kuman Legionella. Kuman penyebab penyakit ini disebut bisa berada pada filter atau bagian AC.

Filter AC dan sistem pendingin yang tidak pernah dibersihkan dapat menyebabkan udara yang beredar di dalam ruangan menjadi kotor, penuh iritan, dan alergen. Itu yang kemudian menyebabkan penggunaan pendingin ruangan bisa menjadi pemicu penyakit menyerang.

5. Tortikolois

Merupakan kondisi yang menyerang otot leher manusia. Gangguan ini menyebabkan posisi kepala pengidapnya menjadi miring. Pada pengidap tortikolis, kepala bagian atas biasanya akan terlihat miring ke salah satu sisi sementara dagu miring ke sisi lainnya. Dalam beberapa kondisi, gangguan ini bisa menimbulkan rasa nyeri yang menyiksa dan membuat pengidapnya kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Serangan udara dingin terus-menerus yang berasal dari AC, disebut menjadi salah satu pemicu penyakit ini. Pasalnya, hawa dingin diyakini bisa terus-menerus menyerang saraf, sehingga terjadi pembengkakan.

Meminimalisasi efek buruknya dengan cara ini

Untuk meminimalisasi efek buruk terlalu lama di ruangan ber-AC terhadap tubuh, Anda bisa menjalankan pola makan sehat sebagai pencegahan utamanya. Pastikan konsumsi makanan yang sehat, seperti memperbanyak buah dan sayur.

Kandungan vitamin, mineral, dan nutrisi lain di dalam buah dan sayur akan membuat kulit Anda lebih sehat. Jus dapat menjadi pilihan yang baik dan praktis untuk bisa mendapatkan manfaat positif dari buah atau sayuran.

Lalu, perhatikan juga ventilasi ruangan. Walaupun Anda berada di ruangan yang tertutup dan dingin, biasakan untuk membuka jendela untuk beberapa kali dalam sehari.

Hal tersebut berguna untuk mengganti udara AC dengan udara alami yang ada di luar ruangan. Namun, jika kantor atau ruangan Anda tidak memiliki jendela yang bisa dibuka, Anda bisa jalan-jalan ke area lobi atau pergi ke luar ruangan saat makan siang atau coffee break untuk mencari udara segar.

Nah, itulah beberapa penyakit yang mengintai serta cara mengatasinya jika Anda sering terlalu lama berada di ruangan ber-AC Jika merasakan gejala penyakit di atas, segera minum vitamin atau minum obat untuk mengatasinya. Lakukan juga pencegahan yang telah disebutkan di atas supaya Anda tak mudah sakit.

Penulis : Annette Thresia Ginting

Sumber : Berbagai Sumber