Pada tahun 1987, CT mulai mendirikan PT Para Inti Holdindo atau Para Group. Ia mulai mengembangkan bisnis di bidang pembuatan sepatu ekspor serta pembuatan genteng untuk kebutuhan industri perumahan dalam negeri. Seiring dengan perkembangan bisnisnya, ia mulai membuka sektor bisnis yang ia kelola yaitu keuangan, properti, multimedia dan pendidikan.
Berikut bisnis Chairul Tanjung :
1. Keuangan
Bisnis keuangan yang dikelola oleh CT yakni mengambil alih kepemilikan Bank Karman di tahun 1996, disaat kondisi bank tersebut tidak sehat. Ia mulai melakukan perbaikan dan perombakan manajemen sehingga pada tahun 1997 Bank Karman melakukan perubahan nama menjadi Bank Mega yang kita kenal saat ini.
Setelah mendalami bisnis tersebut, ia mulai melebarkan sayap bisnisnya di bidang keuangan lainnya. Seperti Asuransi Umum Mega dan Asuransi Jiwa Mega Life di keuangan asuransi.
2. Properti
Tak hanya dibidang keuangan, CT juga memulai bisnis di bidang investasi dan properti, seperti Batam Indah Investindo, Mega Indah Propertindo, Para Bali Propertindo dan Para Bandung Propertindo.
3. Multimedia
Peran penting Trans Corp yang ia bangun membuat dirinya membangun media televisi swasta dengan nama PT. Televisi Transformasi Indonesia yakni Trans TV. Ia juga mengakuisisi TV pemilik kompas dan mengubah nama menjadi Trans 7. Setelah sukses didalam bisnis multimedia, ia mendirikan Trans Media sebagai induk bisnis di bidang media. Trans Media sebagai induk bisnis tersebut terhubung dengan beberapa jaringan media seperti Trans TV, Trans 7, Transvision, Detik Network, CNN Indonesia, CNBC Indonesia, dan Cartoon Network.
4. Pendidikan
Di bidang pendidikan, Chairul tanjung beserta istri Anita Ratnasari Tanjung mendirikan CT Arsa Foundation yang memiliki SMA Unggulan CT Foundation. Kabarnya, alumni dari CT Foundation sudah diterima di berbagai perguruan tinggi nasional bahkan perguruan tinggi internasional. SMA Unggul ini hanya menerima siswa yang kurang mampu dan akan diseleksi dengan syarat-syarat tertentu. Rata-rata siswa yang diterima adalah siswa pilihan yang menempati ranking tiga besar di sekolah menengah pertama.


