
Buah ini sarat akan antioksidan, serat, dan vitamin, sehingga sangat bermanfaat jika dikonsumsi dalam jumlah yang seimbang. Namun seperti halnya makanan sehat lainnya, konsumsi berlebihan justru bisa berdampak negatif.
Dilansir Livestrong, pepaya dapat memiliki efek samping jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Pepaya kaya akan serat di dalamnya. Ia mampu memenuhi 10 persen kebutuhan kalori harian, dan ini merupakan hal yang positif karena bisa mencegah sembelit. Tapi apabila dimakan terlalu banyak, bisa-bisa pencernaan Anda akan mengalami masalah.
Berikut lima alasan jangan makan pepaya terlalu banyak, simak di bawah ini!
Menurunkan Kadar Gula Darah Secara Signifikan
Pepaya, terutama yang telah difermentasi, memiliki efek dalam menurunkan kadar gula darah. Meski hal ini terdengar positif, efek tersebut justru bisa berbahaya bagi penderita diabetes jika tidak dikontrol dengan baik. Penurunan gula darah yang terlalu cepat atau drastis dapat memicu kondisi hipoglikemia, yang ditandai dengan pusing, lemas, gemetar, hingga kehilangan kesadaran.
Interaksi antara senyawa aktif dalam pepaya dan obat penurun gula darah dapat memperkuat efek obat tersebut. Olehnya itu, bagi penderita diabetes yang sedang menjalani pengobatan, konsumsi pepaya sebaiknya dilakukan dengan sangat hati-hati.
Reaksi alergi
Beberapa orang sensitif terhadap papai dan dapat mengalami reaksi alergi jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.Penelitian menyebut bahwa serbuk sari pepaya sebenarnya dapat menyebabkan masalah pernapasan.
Gejalanya mungkin termasuk gatal, ruam, bengkak, atau kesulitan bernapas.Orang dengan alergi lateks juga harus berhati-hati karena pepaya mengandung senyawa yang dapat memicu reaksi silang dengan lateks.
Masalah Pencernaan
Pepaya memang terkenal baik untuk pencernaan karena mengandung enzim papain dan kimopapain. Namun, jika dikonsumsi berlebihan, enzim ini justru bisa memicu gangguan pada saluran cerna, seperti kram perut, diare, atau rasa tidak nyaman di perut.
Selain itu, kandungan serat yang tinggi dalam pepaya juga bisa menjadi bumerang bila asupannya berlebihan. Alih-alih melancarkan pencernaan, konsumsi serat berlebih dapat menyebabkan perut kembung dan dehidrasi, terutama pada orang dengan sistem pencernaan sensitif.
Dampak bagi ibu hamil
Pepaya yang masih mentah atau setengah matang mengandung lateks, yang bisa merangsang kontraksi rahim dan memicu komplikasi kehamilan, seperti kontraksi dini hingga keguguran dalam kasus yang parah. Menurut studi yang dipublikasikan oleh National Library of Medicine, hal ini telah terbukti secara ilmiah.
Meskipun pepaya matang umumnya aman dikonsumsi dalam jumlah wajar, tetap perlu berhati-hati terutama dalam kehamilan yang sensitif.
Memicu perdarahan
Selain menyebabkan alergi, asupan enzim papain dalam jumlah berlebih juga berpotensi memicu perdarahan, dikutip dari Healthline.
Oleh sebab itu, hindari makan pepaya dalam jumlah berlebih jika Anda sedang mengonsumsi obat pengencer darah atau memiliki gangguan pembekuan darah. Selain itu, jangan mengonsumsi pepaya dua minggu sebelum operasi.


