5 Makanan yang Memicu Jantung Berdebar

Pernahkah Sobat Kovermagz  merasa jantung berdebar kencang hingga dada sesak? Jika pernah, jangan dulu khawatir, penyebab jantung berdebar kencang itu bermacam-macam. Mulai dari stres, sakit, dehidrasi, olahraga, hingga makanan atau minuman yang dikonsumsi.

Makanan juga bisa sebabkan jantungmu berdebar hebat, lho. Nama lain dari penyakit ini adalah heart palpitation. Agar tak kumat, kamu bisa kok menghindari beberapa makanan yang membuat jantung berdebar. Apa saja? Berikut ulasannya, simak, yuk!

Makanan Tinggi Tiramin

Tiramin merupakan senyawa kimia alami dari asam amino bernama tirosin yang dapat memengaruhi tekanan darah dan detak jantung. Senyawa ini banyak ditemukan dalam makanan fermentasi, keju tua, serta beberapa produk olahan.

Bagi orang yang sensitif, tiramin bisa memicu peningkatan detak jantung atau palpitasi. Maka dari itu, penting untuk memperhatikan reaksi tubuh setelah mengonsumsi makanan jenis ini.

Makanan Pedas

Makanan pedas memang menggugah selera, tetapi bagi sebagian orang, konsumsi berlebihan dapat memicu jantung berdebar. Hal ini karena kandungan capsaicin di dalamnya memicu pelepasan panas dan meningkatkan metabolisme yang bisa mempercepat denyut jantung secara sementara.

Tak hanya itu, makanan pedas juga dapat mengakibatkan gangguan pencernaan seperti refluks asam. Kondisi ini bisa menimbulkan sensasi tidak nyaman di dada yang sering disalahartikan sebagai palpitasi atau jantung berdebar

Makanan Tinggi Gula
Makanan tinggi gula seperti permen, minuman manis, hingga dessert kekinian bisa memicu lonjakan kadar gula darah secara drastis. Setelah lonjakan tersebut, kadar gula bisa turun dengan cepat, menyebabkan fluktuasi yang ekstrem dalam tubuh.

Baca Juga:  Sederet Aroma Wewangian yang Efektif Mengurangi Stres, Bikin Rileks!

Kondisi ini dapat memicu reaksi seperti gelisah, pusing, hingga detak jantung yang meningkat. Pada sebagian orang, perubahan ini bisa langsung terasa sebagai jantung berdebar. Jika terjadi berulang, efeknya bisa makin sering dirasakan.

Makanan Tinggi Lemak
Gorengan, daging berlemak, hingga makanan cepat saji memang menggoda. Namun, konsumsi berlebihan makanan tinggi lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.

Ketika kolesterol meningkat, pembuluh darah bisa mengalami gangguan sehingga jantung harus bekerja lebih keras. Dalam kondisi tertentu, hal ini dapat memicu sensasi jantung berdebar, terutama pada orang dengan riwayat penyakit jantung.

Makanan Ringan Olahan
Camilan kemasan seperti keripik, mie instan, dan snack olahan lainnya sering mengandung kombinasi tinggi gula, lemak, dan garam (sodium).

Kandungan sodium yang tinggi dapat menyebabkan retensi cairan dalam tubuh, sehingga volume darah meningkat. Akibatnya, jantung harus memompa lebih keras dan cepat. Inilah yang bisa memicu sensasi berdebar setelah mengonsumsi makanan jenis ini.

Itu dia sejumlah makanan yang memicu jantung berdebar selain kopi. Jadi, jika lain kali dobat kover merasakan jantung berdebar setelah makan, coba perhatikan kembali apa yang baru saja kamu konsumsi. Semoga artikel ini bermanfaat ya !