
Kelenjar getah bening merupakan organ kecil berbentuk seperti kacang yang dapat muncul di beberapa bagian tubuh. Organ ini berfungsi penting untuk menyaring zat yang masuk dalam tubuh.
Ketika melawan infeksi dan penyakit, kelenjar getah bening akan bereaksi, sehingga dapat membengkak atau membesar. Namun, tak jarang pembengkakan kelenjar getah bening juga dipicu oleh faktor makanan tertentu.
Konsumsi jenis makanan tertentu dapat mempengaruhi kinerja kelenjar getah bening dan bahkan meningkatkan kemungkinan terjadinya pembengkakan. Pembengkakan ini sering kali menandakan adanya infeksi atau masalah kesehatan lainnya. Berikut adalah 7 jenis makanan yang harus dihindari penderita kelenjar getah bening:
Gula dan Makanan Manis Berlebihan
Tahukah kamu, konsumsi gula berlebih bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh? Makanan manis seperti permen, kue, minuman bersoda, dan dessert tinggi gula termasuk yang harus dihindari penderita kelenjar getah bening, karena kadar gula tinggi bisa memicu peradangan dalam tubuh.
Gula berlebih dapat memicu lonjakan insulin yang menyebabkan reaksi inflamasi lebih cepat. Selain itu, gula juga memberi “makanan” bagi bakteri jahat dalam tubuh, membuat infeksi sulit disembuhkan.
Coba ganti dengan sumber manis alami dari buah segar seperti jeruk, pepaya, atau apel. Selain manis, buah juga mengandung vitamin C dan antioksidan tinggi yang membantu sistem imun melawan virus dan mempercepat regenerasi sel.
Makanan yang Mengandung Gluten
Gluten merupakan jenis protein yang dapat dijumpai pada produk makanan gandum, seperti sereal, kue, sereal, dan roti. Makanan ini tidak disarankan bagi pengidap pembengkakan kelenjar getah bening karena dapat menyebabkan efek samping tertentu.
Mulai dari kram, kembung, dan menurunnya sistem kekebalan tubuh. Selain itu, makanan dengan kandungan gluten juga justru akan semakin memperbesar kelenjar getah bening.
Makanan Olahan dan Lemak Jenuh
Makanan olahan seperti fast food, makanan siap saji, serta yang mengandung lemak jenuh dapat menyebabkan peradangan dalam tubuh. Peradangan ini berpotensi mengganggu fungsi kelenjar getah bening. Selain itu, makanan ini sering mengandung bahan tambahan seperti garam dan gula yang dapat memicu reaksi inflamasi.
Makanan Setengah Matang
Mengonsumsi makanan yang tidak sepenuhnya matang atau mentah, seperti daging atau telur mentah, berisiko terkena bakteri dan virus. Infeksi ini dapat memengaruhi kelenjar getah bening dan menyebabkan pembengkakan sebagai respons terhadap infeksi tersebut.
Makanan dengan Kandungan Serat Rendah
Makanan dengan kandungan serat rendah, seperti nasi putih, ayam, dan telur, dapat menghambat pergerakan usus, yang pada gilirannya memengaruhi sistem limfatik. Serat penting untuk mendukung kesehatan pencernaan dan memperkuat fungsi sistem kekebalan tubuh.
Makanan yang Mengandung Sodium Tinggi
Makanan dengan kandungan sodium tinggi, seperti saus, acar, dan makanan kemasan, dapat membebani sistem limfatik dalam mengatur keseimbangan cairan tubuh. Asupan sodium yang berlebihan dapat memperburuk pembengkakan kelenjar getah bening.
Daging Merah
Pengidap kelenjar getah bening bengkak sebaiknya membatasi konsumsi daging merah, seperti daging sapi, domba, babi atau kambing. Pasalnya, daging merah berpotensi mengganggu mikrobioma dan berakibat pada menurunnya sistem kekebalan tubuh.


