Catat! 5 Makanan dan Minuman Ini Perlu Dihindari saat Konsumsi Obat

Kemajuan dalam obat-obatan telah memungkinkan dokter untuk menyembuhkan banyak penyakit dan menyelamatkan nyawa.Namun terlepas dari fungsinya itu, tahukah bahwa minum obat ternyata tidak boleh sembarangan.

Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah bahwa obat mengandung bahan-bahan kimia yang terkadang tak bisa menyatu secara aman dengan beberapa bahan makanan dan minuman.

Dimana ika dikonsumsi bersamaan atau dalam waktu berdekatan, bahan kimia dalam obat akan kontra dengan properti dari makanan dan minuman yang ada. Alhasil khasiat atau efektivits obat itu sendiri bisa berkurang atau bahkan hilang seketika.

Lantas, makanan dan minuman apa saja yang baiknya kita hindari saat akan minum obat? Simak selengkapnya di bawah ini

1. Jeruk Bali

Jeruk Bali memang dikenal dengan rasanya yang segar dan kaya akan kandungan vitamin C, tetapi buah ini bisa berdampak buruk saat dikonsumsi bersamaan dengan obat-obatan tertentu. Jeruk Bali diketahui dapat meningkatkan penyerapan obat ke dalam aliran darah, sehingga kadar obat dalam tubuh bisa menjadi terlalu tinggi.

Kondisi ini dapat memicu efek samping yang serius, seperti kerusakan hati atau otot. Jadi, jika kamu sedang mengonsumsi obat untuk kondisi seperti tekanan darah tinggi, kolesterol, penyakit tiroid, batuk, atau asam lambung, sebaiknya hindari jeruk bali demi menjaga keamanan pengobatanmu.

2. Produk Susu

Makanan yang perlu dihindari saat konsumsi obat yang berikutnya adalah produk susu seperti yoghurt dan keju. Terlepas dari kandungannya yang kaya kalsium dan baik untuk kesehatan tulang, produk susu rupanya tidak boleh dikonsumsi bersama antibiotik tertentu, seperti tetrasiklin dan kuinolon. Kandungan kalsium dalam produk susu dapat berikatan dengan zat aktif dalam obat, sehingga menghambat penyerapan obat ke dalam tubuh.

Akibatnya, efektivitas obat bisa menurun dan proses penyembuhan jadi tidak optimal. Hal serupa juga berlaku untuk suplemen zat besi. Untuk menghindari interaksi ini, disarankan memberi jeda beberapa jam antara waktu minum obat dan konsumsi produk susu agar manfaat pengobatan tetap maksimal.

Baca Juga:  7 Bahan Makanan yang Tidak Punya Tanggal Kedaluwarsa

3. Makanan Kaya Tiramin

Makanan yang mengandung tiramin, seperti keju matang, daging olahan, cokelat, serta produk fermentasi berbasis kedelai, perlu diwaspadai jika kamu sedang mengonsumsi obat tertentu. Misalnya, obat antidepresan jenis MAOI atau obat untuk Parkinson.

Pasalnya, obat-obatan ini dapat menghambat proses pemecahan tiramin dalam tubuh. Jika kadar tiramin terlalu tinggi, tekanan darah bisa melonjak drastis dan akhirnya membahayakan kesehatanmu.

4. Sayuran Berdaun Hijau

Sayuran hijau seperti bayam, kangkung, dan brokoli kaya akan vitamin K, yang termasuk nutrisi penting untuk mendukung pembekuan darah. Tapi, jika kamu sedang menjalani pengobatan dengan pengencer darah seperti warfarin, kadar vitamin K yang tinggi bisa mengganggu kinerja obat tersebut.

Kendati begitu, perlu diingat bahwa bukan berarti kamu harus menghindari sayuran hijau sepenuhnya ya, Beauties. Kamu tetap bisa mengonsumsinya tetapi dalam jumlah yang cukup setiap hari agar kerja obat tetap optimal dan tidak terganggu secara tiba-tiba.

5. Alkohol

Alkohol termasuk minuman yang perlu dihindari saat konsumsi obat. Sebab, minuman ini bisa memicu interaksi berbahaya dengan berbagai jenis obat, bahkan jika tidak dikonsumsi bersamaan. Dampaknya bisa sangat serius, mulai dari kantuk berlebihan, penurunan fungsi pernapasan, hingga risiko pendarahan internal.

Tak hanya itu, beberapa jenis obat juga membuat tubuh lebih sensitif terhadap efek negatif alkohol, yang bisa memperburuk kondisi kesehatanmu. Maka dari itu, selama menjalani pengobatan, sebisa mungkin hentikan konsumsi alkohol agar efek obat bisa bekerja secara maksimal.