Catat! 5 Kebiasaan yang Mampu Melawan Penuaan Dini

Penuaan dini adalah fenomena ketika usia biologis seseorang lebih tua dibanding usia kronologis, usia berdasarkan tanggal lahir.  Fenomena ini sering dikaitkan dengan risiko kesehatan, seperti masalah kardiovaskular, yang mempercepat penuaan tubuh secara keseluruhan.

Pilihan gaya hidup dapat memengaruhi penuaan biologis. Dengan menjalani kebiasaan sehat, seseorang dapat memperlambat laju penuaan biologis dan meningkatkan kualitas hidup. Berikut lima kebiasaan yang terbukti secara ilmiah membantu melawan penuaan dini. Keep scrolling!

Puasa intermiten

Puasa intermiten, dengan mengurangi asupan kalori 20–50%, terbukti membantu memperlambat penuaan biologis. Teori ini didasarkan pada kemampuan puasa untuk mengurangi peradangan akibat paparan radikal bebas dari makanan.  

Puasa juga meningkatkan aktivitas enzim sirtuin, yang bertugas memperbaiki DNA rusak dan memulihkan vitalitas sel.  Penelitian menunjukkan, penurunan kalori sebesar 12% dapat menurunkan risiko penyakit terkait usia seperti diabetes dan penyakit jantung.  

Tidur lebih awal

Tubuh membutuhkan 7-8 jam tidur nyenyak secara teratur untuk memperbaiki diri. Salah satu manfaat dari cukup tidur bukan hanya membuat tubuh menjadi bugar tetapi juga untuk menghindari kerutan dini. Jika Anda baru tidur selepas tengah malam maka lambat laun Anda akan melihat keriput dini dan garis-garis wajah jauh sebelum waktunya. Cara Anda tidur juga menentukan terjadinya penuaan dini atau tidak. Tidur telentang lebih dianjurkan daripada miring pada satu sisi saja, karena wajah Anda akan bergesekan dan tertekan dengan bantal.

Berhenti Merokok

Merokok dapat mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan, seperti kerutan dan perubahan warna kulit yang prematur, karena bahan kimia dalam asap rokok merusak kolagen dan elastin, yang penting untuk menjaga kekenyalan kulit. Dengan berhenti merokok, risiko penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung dan strok, juga berkurang secara signifikan karena dapat tekanan darah dan denyut jantung dapat kembali normal, di mana kedua faktor itu berperan penting dalam proses penuaan yang sehat.

Menurut American Heart Association, berhenti merokok dapat mulai memberikan manfaat kesehatan dalam beberapa hari hingga minggu setelah penghentian. Proses pemulihan ini tidak hanya memperbaiki kesehatan fisik, tetapi juga membantu memperlambat penuaan secara keseluruhan, dengan memberikan tubuh kesempatan untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi selama bertahun-tahun merokok.

Mengelola stres: Menjaga keseimbangan emosi

Stres berkepanjangan mempercepat penuaan biologis melalui pemendekan telomer, penanda biologis yang menunjukkan usia sel. Penelitian menemukan, meditasi dan teknik relaksasi lainnya dapat membantu memperpanjang telomer dan memperlambat penuaan.  

Dengan mengelola stres, orang tidak hanya menjaga kesehatan mental tetapi juga memperpanjang masa biologis.  

Menjaga Level Kolesterol

Kolesterol tinggi dapat memicu perkembangan penyakit kardiovaskular yang berpotensi menyebabkan penuaan dini. Penyakit-penyakit kardiovaskular ini, seperti penyakit jantung koroner, terjadi ketika kolesterol menumpuk di pembuluh darah, menghalangi aliran darah, dan meningkatkan risiko serangan jantung atau strok.

Untuk menjaga kadar kolesterol tetap sehat, penting untuk mengadopsi pola makan yang rendah lemak jenuh dan kolesterol. Konsumsi makanan seperti sayuran, buah-buahan, serta biji-bijian dapat membantu menurunkan kolesterol buruk (LDL) dalam tubuh.

Baca Juga:  Catat! Ini 7 Sayuran Lebih Sehat Dimakan Mentah