Cara Mengobati Kesedihan Duka di Tengah Pandemi

59

Kehilangan orang yang dicintai sangatlah tidak mudah, segala hal yang terjadi rasanya masih diluar alam sadar kita. Ditengah pandemi yan sudah kita jalani selama kurang dari satu tahun ini membuat kita banyak kehilangan keluarga, kerabat maupun sahabat. Rasanya sangat menyedihkan disaat orang yang kita kasihi pergi begitu saja tanpa bisa kita lihat (melayat) dan tidak bisa kita kunjungi semasa hidupnya menanggung beban saat terpapar covid 19. Bantuan dan dukungan hanya bisa kita lakukan dari jarak jauh.

Lantas, bagaimanakah kita sebagai keluarga dan orang terdekat yang ditinggalkan dapat menghadapi kondisi dan suasana haru seperti ini alih-alih hidup harus berjalan terus ?

  • Hubungi keluarga dan teman setiap hari. Gunakan aplikasi perpesanan singkat maupun media sosial. Jalur komunikasi yang terjalin setiap hari dapat membantu mengingatkan bahwa ada orang-orang yang memperhatikan kita.
  • Lakukan pertemuan virtual. Anggota keluarga atau teman dapat membantu mengatur pertemuan virtual, misalnya melalui Google Hangouts atau Zoom, untuk berbagi kenangan dan cerita tentang almarhum/almarhumah.
  • Bergabunglah dalam kelompok yang memberikan dukungan bagi orang yang berduka. Berbagi cerita dengan kelompok yang senasib dapat membantu meringankan rasa sedih.
Baca Juga:  ALBUM "KOMPILASI SATU DEKADE MEDAN BLUES SOCIETY” IS OUT!!

  • Carilah pilihan virtual untuk menghormati kenangan dan keinginan terakhir almarhum/almarhumah. Pertimbangkan untuk menciptakan kenangan secara online sesuai dengan kebutuhan untuk dibagikan dengan teman dan keluarga, misalnya menyusun buku kenangan virtual. Opsi lain dengan mencari jasa yang dapat memandu pemakaman virtual sehingga anggota keluarga dan teman yang tidak tinggal bersama kita bisa ikut bergabung.
  • Cobalah untuk terus mengenang orang yang kita cintai dengan cara apapun. Contohnya, banyak orang yang merasakan manfaat dari membuat catatan harian atau menyiapkan meja kecil yang memajang kenang-kenangan almarhum/almarhumah sebagai bentuk penghormatan

Penulis : Annette Thresia Ginting

Sumber : Kawal covid19