Bikin Bangga! Putri Kusuma Wardani Persembahkan Perunggu di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2025

Di tengah paceklik gelar yang dialami Timnas Bulutangkis Indonesia, Putri Kusuma Wardani berhasil menyumbangkan satu medali perunggu untuk Indonesia dalam turnamen Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2025. Hasil ini Putri raih setelah disingkirkan unggulan juara dunia dua kali asal Jepang, Akane Yamaguchi.

Pada pertandingan semifinal yang digelar hari Sabtu (31/8), Putri tetap memberikan perlawanan ketat untuk Akane sampai rubber game dengan skor akhir 17-21, 21-14, dan 6-21. Meskipun tersingkir, Putri tetap berhasil menyumbangkan medali perunggu bagi Indonesia yang juga medali kejuaraan dunia pertama dalam karirnya.

Dilansir dari Humas dan Media PP PBSI, atlet yang baru berusia 23 tahun itu pun mengaku tetap puas dengan penampilannya di turnamen ini, terutama setelah mengalahkan pemain unggulan lain dari India, Pusarla Sindhu.

Sementara itu, Akane Yamaguchi yang saat ini berada di peringkat 5 dunia, berhasil menyabet medali emas untuk kali ketiga dalam turnamen ini. Dia meraih hasil ini setelah unggul dalam dua game dari peringkat 4 dunia asal China, Chen Yu Fei dengan skor akhir yang cukup telak 21-9 dan 21-13 pada pertandingan final yang digelar pada Minggu (31/8/2025) di Adidas Arena, Paris, Prancis.

Sebelumnya, Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025 diawali dengan laga final ganda campuran yang mempertemukan wakil Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei dengan wakip China, Zhen Bang/Wei Ya Xin berhasil dimenangkan oleh pasangan Chen/Toh dalam dua game sekaligus, dengan skor 21-15 dan 21-14.

Adapun, medali perunggu diberikan masing-masing untuk pasangan asal negara tuan rumah, Prancis Thom Gicquel/Delphine Delrue serta pasangan ganda campuran asal China lainnya, Guo Xin Wa/Chen Fang Hui.

Setelah laga tunggal putri, pertandingan final dilanjutkan dengan laga ganda putri antara wakil China Ling Sheng Shu/Tan Ning berhadapan wakil Malaysia Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. Laga ini juga menandakan duel, yang menunjukkan keunggulan peringkat 1 dunia Ling/Tan dengan skor 21-14, 20-22, dan 21-17. Hasil ini juga menjadi gelar juara dunia pertama bagi ganda putri yang pertama dipasangkan pada turnamen Malaysia International 2022 itu.

Pertandingan final kembali dilanjutkan dengan laga tunggal putra antara peringkat 1 dunia, Shin Yu Qi melawan Kunlavut Vitidsarn yang saat ini berada di peringkat 2 dunia. Laga ini berjalan cukup sengit di mana Kunlavut berhasil menekan Shin dan meraih poin dalam game pertama, tapi Shin tidak tinggal diam dan merebut kemenangan dalam game kedua dan rubber dengan skor akhir 19-21, 21-10, dan 21-18. Hasil ini membuat Shin Yu Qi menjadi tunggal putra China pertama yang menjuarai Kejuaraan Dunia Bulutangkis sejak 2015.

Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025 ditutup dengan laga duel antara ganda putra Korea, Kim Won Ho/Seo Seung Jae dengan Chen Bo Yang/Liu Yi asal China. Laga ini berhasil dimenangkan oleh ganda putra Kim/Seo dalam dua game dengan skor 21-17 dan 21-12. Dengan hal ini, ganda putra korea tersebut berhasil mengamankan gelar kejuaraan dunia untuk kedua kalinya dalam dua tahun berturut-turut. 

Dengan berakhirnya kejuaraan dunia 2025, BWF turut mengumumkan tuan rumah turnamen kejuaraan dunia pada 2026, yakni New Delhi, India.

Baca Juga:  Susah Haid? Coba Lakukan 10 Olahraga Ini Agar Haid Kembali Lancar