
Mendengar nama MonaLesa Diamond Brackett saat ini bukan tak asing bukan? Pasalnya namanya tengah naik daun usai tampil memukau di ajang Miss USA 2025. Di ajang bergengsi itu, ia berhasil menyuguhkan “aura” berbeda dari para finalis tersebut. Dengan penuh percaya diri, MonaLesa tampil dalam balutan hijab. Karena penampilan itu, Brackett kemudia disebut-sebut sebagai finalis berhijab pertama di ajang Miss USA 2025.
Pasalnya, tahun-tahun sebelumnya belum pernah ada kontestan yang mengenakan hijab di ajang itu. Hanya dia. Menariknya, meskipun di ajang Miss USA 2025 terdapat beberapa sesi, ia justru tak merasa ada kendala. Seperti misalnya saat sesi swimwear. Saat sesi itu tengah berlangsung, tanpa ragu MonaLesa memilih mengenakan burkini, yaitu pakaian renang yang memang didesain untuk perempuan berhijab.
Saat diwawancara dengan A. Haqq Islam dalam video berjudul “Will a Hijabi Woman Be the Next Miss USA: MonaLesa Brackett is Breaking Barriers, yang diunggah di The Oasis Podcast, dia mengaku tidak khawatir potensinya tertutup oleh hijab. Bahkan dengan busana yang dikenakannya, dia yakin bahwa semua orang bisa melihat seberapa besar potensi dan keunggulan dalam dirinya.
Berawal dari inilah, banyak orang yang kini mempertanyakan sosok MonaLesa Diamond Brackett. Mulai dari latar belakangnya hingga pencapainnya. Lantas siapakah sosok Finalis Hijab itu? Dalam artikel kali ini, tim kovermagz akan membahasnya untuk anda. Simak selengkapnya disini!
Latar Belakang
Melansir Pageant Update, MonaLesa Brackett berasal dari Brooklyn, New York. Setelah memenangkan ajang Miss New Hampshire 2025, dia mewakili negara bagiannya untuk berlaga di Miss USA 2025. Dalam laman Peoplaid, disebutkan bahwa dia lahir pada tahun 1989. Dengan demikian, dia berusia 36 tahun saat mengikuti ajang kecantikan tersebut.
Dalam siaran pers yang diunggah di Digital Journal, Brackett adalah seorang Black American Muslim, yang aktif dan berhasil mendefinisikan ulang standar kecantikan tradisional lewat busananya yang penuh kesederhanaan. Melansir Conan Daily, dia lulus dari Morgan State University di Baltimore, tepatnya jurusan Telekomunikasi. Setelahnya, dia juga menempuh gelar master di Long Island University, fokus pada writing/creative writing.
Ia dikenal sebagai finalis berhijab pertama sepanjang sejarah yang muncul di panggung Miss USA. Namun dia bukan pertama kalinya di dunia. Sebelumnya, Halima Aden sempat muncul sebagai finalis berhijab di Miss Minnesota USA 2016, sementara Maryam Deanna Jaafar muncul dengan hijab di Miss New York USA 2021.
Karier dan Aktivitas Sosial
Terlepas dari kiprahnya sebagai kontestan kontes kecantikan, MonaLesa ternyata memiliki karir yang tidak kaleng-kaleng. Melansir PR Log, dia juga dikenal sebagai agen real estate berlisensi. Brackett mendirikan The Real Estate Fairy, LLC, yaitu perusahaan yang fokus membantu tunawisma dan pemilik voucher perumahan untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak.
Melansir Conan Daily, dia juga dikenal sebagai pendidik (educator) di New York City. Selain itu, dia aktif dalam edukasi literasi keuangan bagi kaum muda serta restorasi taman di Brooklyn, yang mencerminkan komitmennya terhadap komunitas.
Perjalanan di Dunia Pageant
MonaLesa telah menorehkan jejak penting dalam dunia kontes kecantikan. Sebelum mengikuti ajang Miss USA 2025, dia sempat mengikuti ajang Miss New York USA 2025, dia menempati posisi second runner-up, sebagaimana dilaporkan PR Log.
Namun, sebelumnya, dia sudah terpilih sebagai Miss New Hampshire USA 2025 melalui open casting call, di mana saat itu beberapa negara bagian belum mengadakan pemilihan tradisional. Dengan demikian, dia pun otomatis menjadi wakil New Hampshire untuk berlaga di Miss USA 2025.
Sebagaimana yang kita ketahui, sosoknya pun menjadi perhatian karena menjadi finalis pertama Miss USA yang tampil dengan hijab dan burkini. Penampilannya berhasil mendobrak norma lama tentang arti “berpakaian elegan” di panggung kecantikan. Dengan berbagai potensi di dalam dirinya, Brackett berhasil menembus Top 16 semifinalis, dan mencetak sejarah di dunia pageant.
Beauty Peagant Sebagai Cara Mengenang Sang Ibu
Melansir PR Log, MonaLesa Brackett sebenarnya bukan “orang baru” di dunia pageant. Saat mengikuti kontes pada tahun 2025, pada dasarnya dia baru saja kembali ke dunia pageant setelah absen selama sepuluh tahun. Salah satu hal yang memotivasinya adalah dihapusnya batasan usia kompetisi di ajang Miss USA. Hal ini seolah menjadi jawaban dari rasa rindunya di dunia tersebut, serta menjadi sebuah kesempatan untuk mewujudkan cita-cita yang sempat tertunda.
Namun, motivasi terbesar diakuinya berasal dari sang ibu. Brackett menyebut momen kompetisi ini sebagai cara menghormati almarhumah ibunya, yang wafat karena kanker usus besar pada tahun 2018, saat usia Brackett masih 29 tahun.
Dalam unggahannya di Instagram @dontcallmemona, Brackett menulis bahwa salah satu keinginan terbesar mendiang ibunya adalah melakukan styling rambut anaknya di hari pernikahan. Namun, sang ibu kini telah berpulang dan tak pernah menggapai impian tersebut.
Sebagai Muslimah berusia di atas 30, dia juga jadi inspirasi bagi banyak orang yang merasa bahwa mimpinya sudah lewat. Tentu, jalur MonaLesa tidak mudah. Namun, dia adalah bukti bahwa perubahan nyata bisa terjadi ketika kita memilih untuk berdiri dengan integritas.


