
Metabolisme yang lambat menyebabkan tubuh lebih mudah menyimpan banyak lemak serta bekerja kurang efektif dalam membakar kalori, sehingga Anda akan cenderung kesulitan menurunkan berat badan.
Secara sederhana, metabolisme adalah proses kimia yang terjadi di dalam tubuh untuk mengubah makanan dan minuman yang kita konsumsi menjadi energi. Energi ini digunakan untuk berbagai fungsi vital tubuh, mulai dari bernapas, memperbaiki sel, menjaga suhu tubuh, memompa darah, hingga berpikir.
Untuk menjaga metabolisme tubuh tetap optimal, berikut adalah beberapa faktor yang dapat membuat metabolisme melambat yang perlu Anda perhatikan:
Kurang asupan protein
Makan cukup protein penting untuk menurunkan berat badan dengan sehat. Protein membuat tubuh kenyang lebih lama dan meningkatkan kecepatan pembakaran kalori. Saat kamu mencerna makanan, terjadi peningkatan metabolisme yang disebut thermic effect of food atau TEF. Jadi, efek termis protein jauh lebih tinggi daripada lemak atau karbohidrat.
Mengonsumsi protein dapat meningkatkan metabolisme sebesar 20-30 persen dibandingkan dengan mengonsumsi karbohidrat yang hanya meningkatkan metabolisme sebesar 5-10 persen.
Suka bergadang
Metabolisme melambat juga dikarenakan kurang tidur. Istirahat malam termasuk aktivitas yang membakar kalori. Semakin sedikit waktu tidurmu, semakin sedikit pula kalori yang dibakar. Pastikan kamu tidur selama enam sampai delapan jam agar tubuh tetap segar dan metabolisme lancar.
Kurang bergerak
Kurang banyak bergerak dapat menyebabkan penurunan pembakaran kalori pada tubuh. Selama pandemi, kebanyakan dari kita juga bekerja dari rumah dan duduk sepanjang hari. Hal ini juga memiliki efek negatif pada metabolisme dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Setiap aktivitas fisik seperti berdiri, bersih-bersih rumah, naik tangga, memasak, dan lainnya, semuanya bisa membantu tubuh membakar kalori.
Dehidrasi
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa air membantu tubuh membakar energi dan mendukung penurunan berat badan. Di suhu apa pun, air juga membantu merasa kenyang, sehingga makan lebih sedikit. Kekurangan air dapat menyebabkan metabolisme tidak lancar.
Diet ketat
Mengikuti diet ketat, terutama ketika kita juga berolahraga memaksa tubuh kita untuk menghemat energi untuk melakukan pekerjaan dasar sehari-hari. Ini bisa menjadi bumerang karena tubuh kita bergantung pada kalori harian dan membuatnya lebih sulit untuk menurunkan berat badan.
Itulah lima penyebab metabolisme menjadi lambat. Untuk menjaga metabolisme tetap optimal, perhatikan pola makan, istirahat cukup, dan aktif bergerak setiap hari. Semoga artikel ini bermanfaat ya, Sobat Kovermagz!


