AMERIKA SERIKAT KEMBALIKAN 3 ARTEFAK INDONESIA YANG DISELUNDUPKAN

24

Dari 2011 hingga 2020, kantor kejaksaan dan HSI menemukan lebih dari 2.500 barang yang diperdagangkan oleh Kapoor dan jaringannya. Nilai total benda-benda yang ditemukan melebihi USD143 juta (sekitar Rp2 triliun). Kantor kejaksaan pertama kali mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Kapoor pada 2012. Pada Juli 2019, pengaduan dan serangkaian surat perintah penangkapan untuk Kapoor dan tujuh terdakwa lainnya diajukan dan surat dakwaan diajukan pada Oktober 2019.

Pada Juli 2020, Kantor Kejaksaan Agung mengajukan dokumen ekstradisi untuk Kapoor, yang saat ini berada di penjara di India sambil menunggu penyelesaian persidangannya yang sedang berlangsung di Tamil Nadu.

Sejak Agustus 2020, Kantor Kejaksaan New York telah mengembalikan 393 barang antik ke 11 negara termasuk dalam beberapa bulan terakhir yaitu 12 harta ke Tiongkok, 13 artefak ke Thailand, dan 33 relik ke Afghanistan.

 

Baca Juga:  Berpenghasilan Tertinggi, 6 Selebriti ini Sukses Menjadi YouTuber

PENJELASAN KEMENDIKBUD TERHADAP PENYELUNDUPAN ARTEFAK INDONESIA

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengumumkan bahwa ada 3 artefak (arca) milik Indonesia yang telah kembali setelah sempat dicuri dan diselundupkan ke AS. 

Adapun informasi itu disebutkan dalam akun resmi Twitter Direktorat Pelindungan Kebudayaan (Ditjen Kebudayaan Kemdikbud RI), @LindungiBudaya, Rabu (28/7/2021). 

“Hai Sahabat Budaya! Kalian sudah tau belum bahwa pada tanggal 21 Juli 2021 kemarin kita mendapatkan kabar gembira! Artefak milik Indonesia yang sempat dicuri dan diselundupkan ke Amerika sudah dikembalikan kepada pemerintah Indonesia loh!” tulis @LindungiBudaya dalam cuitannya di Twitter.