8 Bunga Yang Dapat Dimakan, Sudah Tahu!

Siapa bilang bila bunga hanya dijadikan sebagai tanaman hias? Nyatanya, bunga tidak hanya untuk memperindah taman atau dekorasi saja loh. Ada beberapa taman yang justru bisa dimakan bahkan mampu baik untuk kesehatan kulit. 

Selain itu, jenis bunga ini juga mampu membuat kulit menjadi awet muda. Oleh karena itu, jika anda adalah seorang penggemar makanan dan ingin mencoba sesuatu yang unik, anda bisa menambahkan aneka bunga yang bisa dimakan. Berikut tim kovermagz akan mengulas sederetan bunga yang dapat dimakan sekaligus baik untuk kulit. Simak disini! 

Bunga Mawar

Tak hanya cantik, beberapa jenis bunga mawar ternyata bisa dimakan lho! Jenis bunga mawar yang bisa dimakan antara lain Mawar Damascus, Mawar Gallica, dan Mawar Rugosa. Mawar Damascus memiliki aroma yang harum dan manis, sehingga biasanya digunakan sebagai bahan pembuatan minuman atau sirup. Mawar Gallica yang berwarna merah tua dengan aroma yang khas juga biasa digunakan sebagai bahan pembuatan minuman atau sebagai bahan tambahan dalam salad. Sementara Mawar Rugosa biasa digunakan sebagai bahan pembuatan teh atau campuran dalam minuman lainnya, Beauties.

Seperti yang diketahui, bunga mawar kaya akan antioksidan. Air dan minyak mawar juga mengandung banyak vitamin A dan C. Nutrisi tersebut bermanfaat untuk mengatasi penuaan kulit. Selain memudarkan kerutan, vitamin A dan C di dalamnya dapat membantu mengurangi tampilan bintik-bintik penuaan pada kulit, serta memproduksi kolagen.

Mengonsumsi bunga mawar secara langsung dapat membantu meningkatkan kadar antioksidan dan vitamin C dalam tubuh, sehingga memberikan manfaat bagi kesehatan kulit, seperti mengurangi kerutan dan garis halus, mencerahkan warna kulit dan meningkatkan elastisitas kulit.

Bunga Rosella

Bunga Rosella memiliki bentuk seperti cangkir dan tersedia dalam warna merah atau putih, dengan aroma yang menyegarkan. Bunga ini sangat populer di Asia Tenggara dan Australia sebagai bahan untuk membuat minuman dingin seperti teh atau jus. Rasa bunga rosella sangat asam dan segar, dengan sedikit campuran rasa manis. Selain digunakan dalam minuman, bunga Rosella juga dapat digunakan dalam saus atau acar untuk memberikan rasa yang asam dan segar secara alami.

Bunga Rosella juga kaya akan vitamin C, antioksidan dan anti-inflamasi yang baik untuk kesehatan kulit. Bunga ini dapat mengurangi peradangan jerawat sekaligus meningkatkan kecerahan kulit. Bahkan juga mengandung zat besi dan kalsium yang bermanfaat dalam meningkatkan kekebalan tubuh, mengatasi batuk dan pilek, serta mencegah kanker.

Bunga Chamomile

Bunga chamomile biasanya digunakan sebagai bahan dalam pembuatan teh herbal. Selain itu, bunga ini juga bisa dimakan secara langsung. Bunga chamomile biasanya dicampurkan dalam adonan roti, muffin, atau cookies untuk memberikan aroma yang lembut dan rasa yang manis. Bunga chamomile memiliki kandungan antioksidan dan anti-inflamasi yang tinggi sehingga bisa memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh.

Chamomile dapat digunakan secara topikal atau mengonsumsinya untuk mendapatkan efek yang maksimal. Dalam dunia kecantikan, bunga chamomile membantu meredakan kulit sensitif, menyegarkan wajah, dan mengurangi tanda-tanda penuaan dini.

Bunga Krisan

Bunga krisan yang sering dijadikan sebagai bunga hias, ternyata juga bisa disajikan dalam hidangan kuliner, Beauties. Tanaman ini memiliki bunga dengan berbagai warna, seperti merah, putih, ungu, kuning, dan oranye. Rasanya juga bervariasi, ada yang mirip dengan kembang kol, namun ada juga yang sedikit pahit. Bunga krisan juga sering digunakan dalam masakan oriental, seperti kentang tumis dan salad. Tak hanya bunga, daun dan batang muda krisan juga bisa dimakan dan biasa ditambahkan dalam masakan. Di Jepang, daun krisan dikenal dengan nama Chop Suey Greens atau Shingiku, dan sering ditambahkan pada makanan atau dicampurkan dengan cuka.

Salah satu manfaat bunga krisan ini adalah untuk menjaga kecantikan dan kesehatan kulit. Manfaat ini berasal dari beragam nutrisi dalam bunga krisan serta efek antiradang dan antioksidan yang cukup tinggi.

Bunga Matahari

Ketika masih berupa tunas, bunga matahari bisa dikonsumsi dan rasanya mirip dengan artichoke. Begitu bunga terbuka, kelopak bunga bisa dimakan seperti bunga krisan. Kuncup bunga yang belum terbuka juga bisa dikukus seperti artichoke. Selain itu, kini kecambah muda dari bunga matahari atau yang dikenal dengan istilah microgreens yang populer dijadikan sebagai makanan gurih nan lezat lho!

Bunga matahari mengandung karbohidrat, protein, lemak dan serat. Tak hanya itu, bunga berwarna kuning ini juga dilengkapi dengan beragam jenis vitamin dan mineral, bahkan juga bermanfaat sebagai sumber antioksidan yang baik karena mengandung berbagai senyawa bioaktif yang memiliki efek melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Sebab itu, bunga matahari dipercaya dapat menghalau penuaan dini.

Pansy

Selain sedap dipandang, bunga pansy juga tak kalah enak untuk disantap. Tanaman pansy memiliki bunga kecil, berdiameter sekitar 5 – 8 cm. Bunganya memiliki banyak warna, tetapi umumnya berwarna ungu, biru dan kuning. Bunga ini memiliki lima kelopak yang tumpang tindih dengan area gelap di tengahnya yang menyerupai noda tinta.

Bunga pansy memiliki rasa yang ringan, segar, dan manis. Lantaran memiliki banyak variasi warna, bunga ini sering menjadi aksesori untuk dekorasi kue tar, puding, dan kue kering. Jenis edible flower ini juga diketahui memiliki sifat antioksidan dan anti radang.

Bunga Labu

Jika Anda menanam labu kuning sendiri di kebun, Anda mungkin sering menemui bunganya yang berwarna cerah dan berkelopak lembut. Namun, Anda mungkin tidak tahu bahwa bunga ini bisa dimakan seperti labu itu sendiri. Bunga labu berwarna kuning cerah dengan bentuk lonceng yang panjang dan bulat. Bunga-bunga ini bisa dimakan mentah atau dicincang. Nah, Anda bisa mengolahnya sebagai pecel sayur rebus, urap sayur, atau bahkan menggorengnya sampai renyah. 

Namun, hanya bunga jantan yang aman untuk dimakan. Seperti apa ciri-ciri bunga labu jantan? Bunga jantan memiliki batang yang panjang dan tipis dan biasanya tumbuh di sekitar tepi luar tanaman.

Lavender 

Lavender adalah bunga yang berasal dari bagian utara Afrika dan Mediterania. Bunga ini berwarna violet, berukuran kecil, dan berjumlah banyak. Lavender dikenal karena aromanya yang khas dan diyakini memiliki efek menenangkan. Warna dan aromanya menjadikan lavender sebagai tambahan yang pas untuk berbagai makanan. Bunga ini bisa ditambahan ke dalam minuman manis, teh herbal, bumbu kering, dan rempah.

Nah, edible flower ini cocok juga dipadukan dengan makanan bercita rasa asam dan manis, seperti jeruk, beri, rosemary, sage, dan cokelat. Saat ingin menambahkan lavender pada masakan, sebaiknya masukan bungan ini sedikit demi sedikit, hingga memberikan rasa atau aroma yang diinginkan. Jika memasukannya sekaligus dan terlalu banyak, rasa dan aroma yang muncul bisa terlalu kuat.