5 Tradisi Pernikahan Unik di Berbagai Negara

Pernikahan bukan hanya menjadi ajang menyatukan sepasang kekasih dalam ikatan resmi. Lebih dari itu, ada banyak tradisi pernikahan unik yang masih dilakukan di berbagai belahan dunia. Dari tata cara adat yang khusyuk hingga perayaan pesta meriah, setiap ritual pernikahan merupakan cerminan dari identitas budaya yang unik dan beragam di seluruh dunia.

Dari sekian banyaknya tradisi pernikahan yang ada, terdapat beberapa yang unik dan berbeda dari yang lain. Apa saja? Berikut adalah lima tradisi pernikahan yang unik dari berbagai negara di dunia. Yuk simak!

 

1. Polterabend (Jerman) 

Dilansir dari Vogue, polterabend merupakan salah satu tradisi pernikahan unik di Jerman. Sebelum pernikahan, pasangan dapat mengadakan acara polterabend dengan para tamu memecahkan porselen sebagai simbol keberuntungan untuk pernikahan mereka.

Setelah acara tersebut, pasangan akan membersihkan pecahan porselen untuk mengusir roh jahat. Kemudian mereka melangkah di atas jejak ranting cemara, melambangkan masa depan yang beruntung dan subur.

Melalui simbol-simbol seperti pembersihan pecahan porselen dan pemotongan kayu bersama-sama, tradisi ini mengajarkan bahwa pasangan harus bersatu dan bekerja sama untuk mengatasi masalah, serta membangun masa depan yang bahagia dan sukses bersama.

 

2. Larangan ke kamar mandi (Indonesia) 

Rupanya di Indonesia ada salah satu tradisi pernikahan unik, tepatnya di suku Tidung, Kalimantan. Tradisi ini melibatkan pasangan pengantin yang dikurung di rumah mereka selama tiga malam, sedangkan keluarga dan teman-teman mereka mengoleskan campuran beras, tepung, dan abu sebagai simbol transisi dari kehidupan lajang ke kehidupan pernikahan.

Baca Juga:  Deretan Pemenang Blue Dragon Film Awards 2024, 12.12: The Day dan Exhuma Sukses Raih Piala Terbanyak!

Selama masa tersebut, mereka tidak diizinkan menggunakan kamar mandi. Setelah hari ketiga, pasangan tersebut kemudian diperbolehkan membersihkan diri dan berganti pakaian.

 

3. Memukul kaki pengantin pria (Korea Selatan) 

Menurut laman Khush Wedding, di beberapa wilayah Korea Selatan, pengantin pria tidak diizinkan meninggalkan tempat pernikahan dengan istri mereka sebelum kakinya dipukul.

Setelah upacara pernikahan, anggota keluarga atau saudara laki-laki pengantin melepas sepatunya dan mengikat kakinya dengan tali sebelum bergantian memukulnya dengan tongkat atau bahkan ikan kering. Namun, tradisi ini hanya sebagai momen seru-seruan yang menguji kekuatan dan karakter pengantin pria dan tidak berlangsung lama.

 

4. Penghancuran piring (Yunani) 

Selanjutnya, ada salah satu tradisi pernikahan unik di Yunani, yakni para tamu pernikahan akan memecahkan piring selama resepsi untuk mengusir roh jahat dan membawa keberuntungan bagi pasangan pengantin baru.

Kemudian pasangan tersebut akan membersihkan pecahan piring secara bersama. Hal itu melambangkan kemampuan mereka untuk mengatasi tantangan dalam kehidupan. Tradisi ini merupakan hal yang umum terjadi di Yunani.

 

5. San-san-kudo (Jepang) 

Dalam tradisi pernikahan Shinto, Jepang ada ritual yang dikenal sebagai san-san-kudo, yang artinya ‘tiga-tiga-sembilan’. Selama ritual ini, pengantin laki-laki dan perempuan minum tiga teguk sake dari tiga cangkir yang berbeda ukuran.

Hal tersebut melambangkan persatuan keluarga, hubungan pasangan, dan kehidupan mereka. Angka sembilan dipandang sebagai angka yang membawa keberuntungan dalam budaya Jepang. Oleh sebab itu, tradisi ini sangat penting dalam perayaan pernikahan mereka.