5 Tips Menjaga Aroma Tubuh Tetap Wangi Saat Masa Menstruasi

Masalah bau badan memang jadi masalah yang paling bikin nggak percaya diri. Wajah cantik dan baju bagus nggak akan sempurna kalau tubuhmu bau. Penyebab bau badan ini sendiri pun beragam, mulai dari karena salah mengonsumsi makanan, kurang menjaga kebersihan, dan termasuk karena sedang haid.

Belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan bau badan wanita lebih tajam ketika haid tiba. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Charles University, Praha menunjukkan bahwa beberapa pria yang mencium ketiak wanita yang sedang datang bulan mengaku bahwa aroma tubuh sang wanita tidak seharum hari-hari biasa.

Hal berbeda terjadi setelah menstruasi selesai atau lebih tepatnya pada masa subur, aroma alami tubuh wanita jadi lebih wangi tanpa harus memakai parfum. Karena itu, sebaiknya kamu perlu lebih waspada di masa haid.

Tapi hal ini tentunya bikin kamu nggak percaya diri kan? Makanya kamu harus mencari tahu gimana cara mengatasi bau badan saat menstruasi. Yuk simak ulasannya! 

Gunakan Deodoran Setelah Mandi

Penggunaan deodoran saat menstruasi adalah langkah penting untuk menjaga kebersihan dan kesegaran tubuh. Namun, hindari penggunaan produk deodoran  yang aromanya terlalu kuat, karena bisa bertentangan dengan aroma alami tubuh sehingga menimbulkan bau badan juga menyebabkan iritasi.

Waktu penggunaan yang tepat adalah dengan oleskan deodoran setelah mandi, saat kulit kering untuk hasil yang maksimal. Ini membantu produk menyerap dengan baik dan memberikan perlindungan sepanjang hari serta menghindari bau badan yang berlebih selama masa menstruasi.

Perhatikan makanan 

Apa yang kamu makan saat menstruasi tuh sangat berpengaruh pada aroma tubuh, lho. Makan terlalu banyak bawang-bawangan, daging merah, dan telur dapat meningkatkan bau nggak sedap di badan.

Hindari juga makanan kalengan dan makanan instan selama menstruasi, ya. Perbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran, serta minum air putih untuk mengurangi bau badan.

Ganti Pembalut Secara Teratur

Selama menstruasi, waktu terbaik untuk mengganti pembalut yang digunakan adalah setiap 4 – 6 jam sekali, bahkan disarankan untuk lebih sering apabila aliran darah menstruasi lebih banyak. Penggantian yang tepat mencegah bau tidak sedap yang dapat terserap oleh tubuh karena darah menstruasi yang lama terendap udara.

Selain itu, menggunakan pembalut yang bersih dan menggantinya secara rutin sangat penting untuk mengurangi risiko infeksi jamur atau bakteri, seperti infeksi jamur atau vaginosis bakterial, yang dapat dipicu oleh kelembapan dan kebersihan yang buruk.

Pakaian 

Gunakan pakaian longgar berbahan katun. Pakaian longgar akan terasa nyaman dan membuat tubuh bernapas lebih baik.

Sedangkan pakaian ketat bakal bikin kamu berkeringat, sehingga bisa menimbulkan bau badan. Bahan seperti polyester, chiffon, dan denim juga membuat kulitmu susah bernapas.

Kurangi Kafein dan Hindari Minuman Beralkohol

Kafein dan alkohol bisa meningkatkan produksi keringat dan menyebabkan bau badan lebih menyengat, karena kafein dapat mempengaruhi kadar hormon, yang berperan dalam perubahan bau tubuh terlebih lagi selama masa menstruasi pada perempuan, Beauties.

Selama menstruasi, tubuh mengalami perubahan hormonal yang bisa memperkuat efek-efek ini, sehingga mengonsumsi kafein dan alkohol dapat membuat bau badan lebih mencolok. Mengurangi atau menghindari kedua zat ini selama menstruasi dapat membantu menjaga tubuh tetap segar.

Selain tips-tips di atas, penting juga untuk minum cukup air putih, ya Ladies. Dan jangan enggan untuk mengganti pembalut yang kamu pakai secara berkala. Semoga bermanfaat ya Sobat Kovermagz!

Baca Juga:  Glass Skin Masih Jadi Tren, Begini Cara Mendapatkannya Tanpa Perawatan Mahal