
Taste Atlas menghadirkan review mengenai menu dessert terbaik di dunia, yang dapat diisi oleh audiens Taste Atlas yang terdiri atas para kritikus makanan hingga komunitas pecinta makanan di seluruh dunia.
Ada sejumlah makanan penutup yang masuk peringkat tertinggi berdasarkan ulasan global. Hasilnya cukup mengejutkan, lho! Kalau biasanya kita mengira pemenangnya pasti tiramisu dari Italia atau macaron dari Prancis, ternyata juara best dessert pada 2025 justru dipegang oleh dessert unik dari Turki.
Penasaran apa saja camilan manis yang masuk dalam jajaran 5 besar dunia? Yuk, intip daftarnya!
Antakya Künefesi (Turki)
Posisi pertama diraih oleh dessert tradisional asal kota Antakya, Turki, dengan skor fantastis 4.51 dari 5. Antakya Künefesi terbuat dari adonan phyllo (seperti mi kering super tipis) yang diiris, lalu diisi dengan keju khusus tanpa garam khas Hatay. Setelah itu, adonan ini dipanggang dan disiram sirup gula panas.
Kunci kelezatannya ada pada perpaduan tekstur phyllo yang renyah di luar, tapi lumer dengan keju gooey di dalamnya. Rasa manis sirup berpadu sempurna dengan gurihnya keju, bikin rasanya nggak bikin eneg.
Gaziantep Baklavası (Turki)
Turki kembali mendominasi dengan menempatkan Gaziantep Baklavası di peringkat kelima. Ini adalah “bangsawan”-nya baklava karena resepnya merupakan warisan dari dapur istana Ottoman abad ke-15.
Baklava ini terdiri dari lapisan adonan phyllo setipis kertas, yang diisi dengan kacang pistachio hijau cerah khas Gaziantep dan krim semolina, lalu disiram mentega cair dan sirup. Teksturnya super renyah di setiap gigitan. Saking istimewanya, pistachio dari kota Gaziantep ini sering disebut sebagai pistachio terbaik di dunia karena warnanya yang cantik dan rasanya yang intens.
Crepes (Prancis)
Crepes, panekuk super tipis asal wilayah Brittany, Prancis, menempati peringkat keempat. Terbuat dari adonan sederhana berbahan tepung, telur, dan susu, crepes bisa dinikmati dengan topping manis (seperti selai cokelat dan buah) maupun gurih (seperti keju dan daging).
Ada fakta unik, nih, Beauties. Di Prancis, ada tradisi membalik crepes dengan cara melemparnya ke udara. Konon, kalau kamu berhasil menangkapnya kembali dengan wajan, itu tandanya kamu dan keluarga akan mendapat kesejahteraan sepanjang tahun.
Clotted Cream Ice Cream (Inggris)
Di peringkat kedua, ada es krim super creamy asal Cornwall, Inggris. Berbeda dengan es krim biasa, dessert ini dibuat menggunakan custard (campuran susu dan kuning telur) yang dimasak perlahan, lalu dicampur dengan clotted cream khas Cornwall.
Apa itu clotted cream? Ini adalah krim susu dengan kandungan lemak tinggi yang teksturnya sangat lembut. Hasilnya, es krim ini punya rasa susu yang sangat kaya (rich) dan tekstur yang langsung meleleh di mulut. Meski terdengar sederhana, kualitas bahan premiumnya bikin rasanya susah dilupakan.
Gelato al Pistacchio (Italia)
Italia muncul di peringkat ketiga. Tapi bukan sembarang es krim, melainkan Gelato al Pistacchio. Gelato ini terkenal karena teksturnya yang jauh lebih padat dan halus dibandingkan es krim biasa karena proses pengadukannya yang perlahan.
Gelato pistachio terbaik biasanya menggunakan kacang pistachio asli dari Bronte, Sisilia, tanpa tambahan pewarna buatan. Jadi, warna hijaunya terlihat alami dan aroma kacangnya sangat kuat. Kalau kamu mampir ke Florence atau Roma, wajib banget cobain varian ini di kedai gelato lokal di sana.


