
Indonesia terkenal dengan kekayaan alamnya yang berlimpah ruah. Hal ini terlihat dari berbagai tumbuhan yang hidup dan berkembang karena dukungan faktor tanah yang subur. Sejumlah tanaman yang tumbuh di sekitar kita juga memiliki berbagai manfaat yang membantu kehidupan manusia.
Beberapa tumbuhan juga dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan pengobatan tradisional, atau menjadi obat herbal yang diyakini memiliki berbagai manfaat. Lantas apa saja jenis tumbuhan yang digunakan oleh masyarakat sebagai pengobatan herbal?. Melansir dari beberapa sumber berikut beberapa jenis tumbuhan yang sering digunakan untuk pengobatan herbal.
Jahe
Jahe merupakan tumbuhan rempah yang sering kita temukan di dapur. Biasanya jahe digunakan oleh masyarakat sebagai penambah cita rasa dalam menu masakan. Namun, selain sebagai rempah, jahe juga biasa digunakan oleh para peramu jamu untuk dijadikan sebagai obat.
Kandungan yang terdapat dalam jenis rempah yang satu ini, adalah vitamin C, magnesium dan zat antioksidan tubuh. Dengan berbagai kandungan yang dimiliki, jahe berfungsi dalam meningkatkan sistem imun tubuh dan sebagai antioksidan. Jadi tidak heran jika kalian melihat para penjual jamu yang menjajakan jamu jahe yang dikombinasikan bersama rempah lainnya.
Kunyit
Tumbuhan kunyit biasanya digunakan masyarakat untuk mengolah berbagai menu kuliner. Selain sebagai bumbu, kunyit juga digunakan masyarakat sebagai pengobatan herbal dalam menyembuhkan berbagai penyakit, seperti meredakan peradangan, mengurangi nyeri haid, mengatasi masalah kulit. Hal ini dikarenakan dalam tumbuhan kunyit mengandung glukosa, kalium, kalsium, dan zinc.
Kencur
Kencur merupakan tumbuhan yang memiliki akar di bawah tanah. Tumbuhan yang dikenal juga sebagai cikur ini terkenal sebagai bumbu dapur untuk menambah cita rasa pada masakan. Kendati demikian, kencur atau cikur ini juga digunakan oleh masyarakat sebagai obat tradisional yang ampuh menangani beberapa penyakit.
Kandungan dalam kencur, adalah serat, fosfor, zinc, vitamin C dan K, serta folat. Sebagai salah satu rempah yang mengandung zat yang baik, dalam pengobatan kencur digunakan untuk pengobatan diare, membantu menghentikan pendarahan, serta menghilangkan gejala perut kembung.
Temulawak
Bagi pecinta jamu tentu sudah tidak asing lagi dengan temulawak. Penggunaan temulawak dalam jamu berfungsi sebagai pelancar sistem pencernaan, antikanker, meningkatkan imun tubuh, anti peradangan dan penyembuhan luka. Hal ini dikarenakan temulawak mengandung protein, mineral, kurkuminoid, terpenoid, dan xanthorrhizol.
Lidah buaya
Tumbuhan yang satu ini tentu sudah tidak asing lagi dalam dunia kesehatan. Hal ini karena berbagai manfaat yang dapat kita temukan di dalamnya. Kandungan baik dalam lidah buaya di antaranya vitamin A, B1, B2, B3, B12, C, E, kolin, dan lainnya.
Dengan demikian lidah buaya biasa digunakan oleh masyarakat sebagai pelindung tubuh dari radikal bebas karena mengandung antibiotik, salep tradisional dalam menangani luka bakar, mengatasi masalah wasir, mengatasi masalah pada rambut dan juga sebagai pelembab kulit.
Kumis kucing
Kumis kucing merupakan jenis tumbuhan liar yang juga dibudidayakan oleh masyarakat sebagai tanaman pengobatan herbal. Hal ini dikarenakan kandungan flavonoid, triterpenoid, antiradang, antioksidan, fenolik, glikosida, sinensetin, dan saponin yang bermanfaat bagi kesehatan.
Kandungan-kandungan dalam tumbuhan kumis kucing digunakan sebagai obat tekanan darah tinggi, membantu masalah pernafasan, mengobati penyakit ginjal, mengatur gula darah, sehingga menurunkan berat badan.
Peppermint
Peppermint atau menta atau mint berwarna hijau terang dengan bau khas yang menyegarkan. Di dalamnya bersifat antibakteri, antiinflamasi, dan antijamur. Beberapa manfaatnya, antara lain:
- Menyehatkan pencernaan. Tanaman ini bersifat menyejukkan dan dapat membantu masalah pencernaan, seperti kram perut dan penumpukan gas.
- Pilek dan batuk. Peppermint memiliki sifat ekspektoran, antitussive, dan dekongestan yang dapat membantu meredakan batuk dan pilek.
- Sakit kepala. Ini memberikan efek yang menenangkan pada sakit kepala, terutama sakit kepala tegang atau sakit kepala migrain.
- Napas segar. Kandungan minyak atsiri dalam peppermint memberikan rasa segar yang menyegarkan mulut dan menghilangkan bau napas.
- Kesehatan kulit. Di dalamnya bersifat antipruritik dan antiinflamasi yang dapat membantu meredakan gatal-gatal, iritasi, dan peradangan pada kulit.
Jeruk nipis
Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) adalah buah kecil berkulit hijau yang memiliki rasa yang asam dan aroma yang segar. Jenis buah ini banyak tumbuh di daerah tropis, seperti Indonesia. Jeruk nipis memiliki banyak manfaat dan kegunaan, antara lain:
- Sumber vitamin C. Jenis vitamin ini berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh yang sehat. Selain itu, nutrisi juga memproduksi kolagen, penyerapan zat besi, dan perbaikan jaringan tubuh.
- Pencernaan yang sehat. Kandungan asamnya dapat membantu merangsang produksi enzim pencernaan dan meningkatkan pergerakan usus. Ini dapat mencegah sembelit dan masalah pencernaan lainnya.
- Detoksifikasi tubuh. Jeruk nipis bersifat detoksifikasi yang dapat membantu membersihkan tubuh dari racun dan limbah.
- Penurun berat badan. Buah ini mengandung tinggi serat dan rendah kalori yang dapat membantu meningkatkan rasa kenyang serta mengontrol nafsu makan.
- Meningkatkan penyerapan zat besi. Khasiat ini terjadi berkat kandungan vitamin C di dalam buah.
Daun kemangi
Daun kemangi (Ocimum basilicum) adalah sejenis tanaman herbal memiliki aroma yang khas dan rasa sedikit manis. Tanaman ini kaya akan senyawa aktif, termasuk minyak esensial, antioksidan, vitamin, dan mineral.
Beberapa manfaatnya, yaitu:
- Menyehatkan saluran pencernaan. Daun kemangi bersifat karminatif dan digestif, yang dapat membantu meredakan masalah pencernaan. Misalnya, perut kembung dan mual.
- Menjaga kesehatan jantung. Khasiat ini terjadi karena senyawa seperti beta-karoten dan magnesium.
- Menenangkan pikiran dan mengurangi stres. Aroma daun bersifat menenangkan dan dapat membantu mengurangi stres serta meningkatkan suasana hati.
- Menyegarkan napas. Di dalamnya bersifat antibakteri yang dapat membantu mengurangi bau mulut dan menyegarkan napas.
- Sumber antioksidan. Kemangi mengandung senyawa antioksidan, seperti eugenol dan linalool. Zat ini membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Serai
Serai atau lemongrass memiliki aroma yang segar. Daun serta batangnya digunakan dalam berbagai hidangan untuk memberikan rasa khas. Beberapa manfaatnya, antara lain:
- Sifat antimikroba. Senyawa citronellol dan geraniol bersifat antimikroba. Khasiatnya melawan pertumbuhan bakteri, virus, dan jamur yang memicu infeksi dalam tubuh.
- Pemeliharaan sistem pencernaan. Serai memiliki sifat karminatif, yang membantu meredakan kembung, perut kembung, dan masalah pencernaan lainnya.
- Sifat antipiretik. Sifat antipiretik di dalamnya dapat membantu menurunkan demam dan meningkatkan kenyamanan selama sakit.
- Menjaga kesehatan kulit. Ekstrak serai sering digunakan dalam produk perawatan kulit karena sifatnya yang dapat membersihkan, mengencangkan, dan menghidrasi kulit.
- Mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur. Aroma serai memiliki efek menenangkan yang dapat membantu mengurangi stres, kecemasan, dan meningkatkan kualitas tidur.


