Sederet Museum di Indonesia yang Wajib Kamu Kunjungi

Wisata edukasi yang menyenangkan adalah mengunjungi museum. Museum bahkan cocok dikunjungi siapa saja dari semua kalangan umur. Kalau kamu mengaku sebagai penggemar sejarah.

Manfaat berkunjung ke museum adalah bisa mengenal dan mengetahui sejarah yang ditinggalkan oleh nenek moyang dan para pendahulu. Museum juga bermanfaat sebagai fasilitas edukasi yang inovatif.

Indonesia memiliki banyak museum yang jika dikunjungi satu per satu tidak akan ada habisnya. Lalu museum bersejarah apa saja yang wajib kamu kunjungi? Simak selengkapnya di bawah ini

Museum Seni Agung Rai (ARMA) – Ubud, Bali

ARMA adalah bintang utama dalam daftar museum terbaik di Indonesia. Lokasinya ada di Ubud, Bali. Museum ini bukan cuma tempat pajang lukisan, tapi juga pusat seni dan budaya.

Koleksinya lengkap banget! Mulai dari seni klasik Bali, lukisan era kolonial, sampai karya seni modern. Nama-nama besar seperti Willem Hofker, Rudolf Bonnet, dan Walter Spies bisa kamu temui di sini.

Yang bikin spesial, ARMA juga sering mengadakan kelas tari, musik gamelan, hingga pertunjukan budaya. Jadi kamu nggak cuma melihat, tapi bisa ikut merasakan. Cocok banget buat kamu yang ingin liburan sambil belajar budaya Bali.

Jam buka: Setiap hari, pukul 09.00 – 18.00 WITA.

Tiket masuk: Rp150 ribu (sudah termasuk welcome drink dan akses ke taman).

Museum Affandi – Yogyakarta

Bagi pecinta seni lukis, Museum Affandi adalah surga. Terletak di Jalan Yogyakarta-Solo, museum ini menyimpan karya sang maestro lukis Indonesia, Affandi.

Museum terbaik di Indonesia ini menyajikan lukisan dari awal karir Affandi hingga akhir hayatnya. Total ada ratusan karya yang bisa kamu nikmati.

Museum ini terbagi menjadi tiga galeri utama dan sebuah rumah tinggal yang juga bisa dikunjungi. Ada juga mobil antik yang pernah digunakan Affandi, lho! Nuansanya sangat artistik dan penuh emosi.

Jam buka: Setiap hari, pukul 09.00 – 16.00 WIB.

Tiket masuk: Rp50 ribu (sudah termasuk minuman dan suvenir).

House of Sampoerna – Surabaya

Kalau kamu lagi di Surabaya, sempatkan mampir ke House of Sampoerna. Ini bukan sekadar museum rokok, tapi juga museum sejarah keluarga dan industri kreatif.

Baca Juga:  5 Pakaian yang Sebaiknya Dihindari saat Naik Pesawat

Bangunan bergaya kolonial Belanda ini begitu klasik dan estetik. Di dalamnya, kamu akan menemukan alat produksi rokok kuno, foto-foto keluarga pendiri, dan sejarah kretek di Indonesia.

Museum ini juga punya pabrik rokok yang bisa kamu lihat langsung dari balik kaca. Bahkan, di waktu tertentu, kamu bisa menyaksikan para pekerja menggulung rokok secara manual. Seru banget, kan?

Jam buka: Setiap hari, 24 jam.

Tiket masuk: Gratis.

Museum Don Antonio Blanco – Ubud, Bali

Museum ini didedikasikan untuk Don Antonio Blanco, seniman asal Spanyol yang jatuh cinta pada Bali. Letaknya di Ubud, dan jadi salah satu museum paling bagus untuk melihat seni bergaya romantik dan eksotis.

Blanco banyak melukis wanita Bali, terutama istrinya yang seorang penari. Karyanya menggambarkan keindahan tubuh dan ekspresi perempuan dengan sangat lembut.

Bangunan museumnya sendiri sangat ikonik. Arsitekturnya khas Bali, lengkap dengan taman yang rimbun. Setiap sudutnya Instagramable! Jadi, selain belajar seni, kamu juga bisa hunting foto keren.

Jam buka: Setiap hari, pukul 09.00 – 17.00 WITA.

Tiket masuk: Rp30 ribu untuk wisatawan domestik dan Rp100 ribu untuk wisatawan mancanegara.

Museum Batik Danar Hadi – Solo, Jawa Tengah

Masuk ke daftar museum terbaik di Indonesia, Danar Hadi menyajikan kekayaan batik nusantara. Terletak di Solo, museum ini cocok untuk kamu yang ingin tahu sejarah batik dari zaman ke zaman.

Koleksinya mencapai lebih dari 10 ribu lembar kain batik. Mulai dari batik klasik keraton hingga batik pesisir yang penuh warna. Semua tertata rapi dan diberi penjelasan lengkap.

Kamu juga bisa melihat proses membatik langsung di area workshop. Bahkan, bisa ikutan belajar membatik, lho! Sebuah pengalaman yang pasti tak terlupakan.

Jam buka: Setiap hari, pukul 09.00 – 17.00 WIB.

Tiket masuk: Rp35 ribu untuk pelajar, Rp45 ribu untuk umum.