
Sesekali merasa haus di tengah malam adalah pengalaman umum bagi semua orang. Namun, jika ini terjadi secara sering, bisa menimbulkan kekhawatiran tentang apa yang mungkin salah dengan tubuh kita. Ketika kita sering terbangun karena merasa haus, penyebabnya bisa bervariasi dari yang ringan hingga berisiko. Bahkan, masalah kesehatan bisa menjadi alasan kamu terus merasa haus di tengah malam.
Di samping penyebab yang umum seperti disebutkan di atas, rasa haus juga dapat timbul sebagai respon terhadap penyakit tertentu terutama apabila rasa haus atau ingin minum ini timbul terus – menerus. Kondisi ini dalam medis disebut sebagai polidipsi. Jika kondisi ini sering dialami atau sering berulang, bisa jadi ini merupakan gejala penyakit yang serius dan salah satunya adalah diabetes .
Melansir dari berbagai sumber, berikut beberapa penyebab umum mengapa kamu sering merasa haus di malam hari. Yuk, simak selengkapnya!
Dehidrasi
Dehidrasi terjadi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan dibandingkan jumlah yang kamu konsumsi. Kondisi ini bisa muncul akibat berbagai hal, seperti berolahraga di luar ruangan saat cuaca panas, berkeringat berlebihan, atau lupa memenuhi kebutuhan cairan harian.
Tanpa disadari, tubuh terus kehilangan cairan sepanjang hari melalui aktivitas-aktivitas sederhana yang kamu lakukan. Akibatnya, saat malam tiba dan tubuh mulai beristirahat, sinyal haus pun muncul sebagai tanda bahwa tubuh membutuhkan asupan cairan tambahan.
Mengkonsumsi Obat Tertentu
Beberapa jenis obat seperti inhibitor SGLT2, antipsikotik, antidepresan, antikonvulsan, dan antikolinergik dapat menyebabkan rasa haus. Konsultasikan dengan dokter jika kamu mengonsumsi salah satu dari obat-obatan ini. Tanyakan tentang alternatif agar kamu bisa tidak terus merasa haus di malam hari.
Mengonsumsi alkohol
Minum alkohol di malam hari dapat membuat Anda lebih sering buang air kecil karena alkohol bersifat diuretik. Ini membuat tubuh kehilangan cairan dan memicu rasa haus. Bahkan konsumsi alkohol ringan hingga sedang dapat menyebabkan mulut kering dan mengganggu kualitas tidur.
Perubahan Hormon
Hormon seperti estrogen dan progesteron berperan penting dalam mengatur cara tubuh mengelola cairan dan tekanan darah. Kedua hormon ini mengalami fluktuasi selama masa menstruasi maupun menopause, Beauties.
Perubahan hormon tersebut dapat memengaruhi sirkulasi darah dan keseimbangan cairan. Misalnya saat menstruasi, tubuh kehilangan darah dan berusaha menggantikan cairan yang hilang, sehingga rasa haus pun bisa meningkat.
Diabetes
Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan kadar gula yang berlebihan di dalam darah. Kadar gula darah yang tinggi (di atas 200mg/dL) ini membuat ginjal memproduksi urin yang lebih banyak untuk membantu mengeluarkannya dari tubuh, seseorang akan lebih sering buang air kecil (membuang cairan tubuh).
Akibat dari banyaknya cairan yang keluar, maka selanjutnya adalah mekanisme kompensasi, dimana tubuh berusaha mengembalikan cairan dengan cara menimbulkan rasa haus sehingga terdorong untuk minum.
Mekanisme itulah yang kemudian menimbulkan gejala diabetes yang berupa rasa haus yang terus menerus sebagai respon yang timbul untuk mengganti hilangnya cairan tubuh.


