Nasi Putih VS Nasi Merah, Mana yang Lebih Sehat

Nasi jadi pilihan makanan pokok di banyak negara, termasuk Indonesia. Sebagai karbohidrat, nasi memiliki kandungan yang baik bagi kesehatan. Ada beberapa jenis nasi, mulai dari nasi putih dan nasi merah.

Pernahkah Sobat Kovermagz bertanya tanya tentang mana yang lebih sehat, nasi putih atau nasi merah ?. Jawabannya akan kita bahas di bawah ini. Meskipun nasi merah dan nasi putih sama-sama memiliki jumlah nutrisi yang bagus untuk tubuh, namun keduanya memiliki perbedaan, terutama jumlah nutrisinya.

Berikut beberapa perbedaan utama antara nasi putih dan nasi merah. Langsung saja simak selengkapnya penjelasan di bawah ini Benarkah demikian? Yuk simak penjelasan selengkapnya.

Perbedaan Nasi Merah vs Nasi Putih

Serat

Beras merah memiliki serat yang lebih tinggi dibandingkan dengan beras putih, sehingga cocok sebagai pilihan untuk diet tinggi serat. Sebagai perbandingan, 100 gram nasi merah mengandung 1,6 gram serat, sedangkan dalam 100 gram nasi putih hanya mengandung 0,4 gram serat.

Tak hanya bagus untuk mengatasi sembelit, kandungan serat yang tinggi juga berguna untuk bermacam kesehatan seperti, menurunkan kadar kolesterol, mengontrol gula darah, mengurangi risiko penyakit jantung.

Nutrisi dan Mineral

Beras merah masih memiliki dedak dan bekatul yang padat nutrisi dan mineral, sehingga mengandung lebih banyak mineral dibandingkan beras putih. Beras merah mengandung 790% lebih banyak tiamin (vitamin B1), 540% lebih banyak niasin (vitamin B9), mangan, besi, selenium, dan zinc (seng) yang lebih tinggi. Meskipun nasi putih mengandung nutrisi penting bagi tubuh, namun jumlah keseluruhannya terbatas mengingat dedak dan bekatul sudah dipisahkan.

Anti-nutrisi

Meski beras merah mengandung lebih banyak vitamin dan mineral, namun keberadaan dedak dan bekatul pada beras merah dapat menimbulkan beberapa gangguan kesehatan. Hal ini dikarenakan dedak adalah lapisan pelindung biji-bijian, yang memiliki senyawa tanaman yang disebut fitat atau dikenal anti-nutrisi. Lapisan ini yang membantu melindungi biji-bijian sampai berkecambah.

Selain itu, anti nutrisi ini juga dapat mengurangi kemampuan tubuh untuk mencerna dan menyerap berbagai mineral dalam beras merah. Fitat sebenarnya berfungsi mengikat mineral seperti zinc, magnesium, dan kalsium, serta mencegah diserap oleh tubuh.

Kalori

Perbandingan berikutnya adalah jumlah kalori, dimana nasi putih dan nasi merah memiliki perbedaan. Satu cangkir beras merah mengandung 248 kalori sedangkan satu cangkir nasi putih mengandung 205 kalori. Perbedaan kalori sebagian besar karena fakta bahwa dedak mengandung beberapa lemak, yang merupakan sumber kalori, serta protein tambahan.

Karbohidrat

Satu cangkir nasi merah mengandung 52 gram karbohidrat, sedangkan nasi putih mengandung 45 gram karbohidrat per satu cangkir. Bisa dikatakan beras merah adalah gandum tubuh yang mengandung lebih banyak nutrisi keseluruhan daripada nasi putih. Mengonsumsi gandum bisa mengurangi kolesterol dan menurunkan risiko stroke, penyakit jantung, dan diabetes tipe 2.

Protein

Meskipun bukan sebagai sumber protein yang substansial, namun nasi merah mengandung kadar protein yang sedikit lebih tinggi daripada nasi putih. Satu porsi nasi merah mengandung 5,5 gram protein sedangkan satu porsi nasi putih mengandung 4,3 gram protein.

Nasi Merah vs Nasi Putih, Mana yang Lebih Sehat?

1. Nasi Putih

Nasi putih adalah varietas nasi yang telah diproses dan kulitnya dihilangkan, sehingga menghasilkan butiran nasi yang lebih halus dan warna putih.

Meskipun nasi putih sering dianggap sebagai sumber karbohidrat yang menghasilkan energi cepat, namun nutrisinya relatif minim karena sebagian besar serat, vitamin, dan mineralnya telah dihilangkan selama proses pengolahan.

Tak hanya itu, indeks glikemiks pada nasi putih pun cenderung tinggi sehingga dapat memicu lonjakan gula darah.

Meski begitu, nasi putih memberikan energi yang cepat karena mudah dicerna dan diserap tubuh. Rasanya pun cenderung netral sehingga cocok dijadikan sebagai pendamping berbagai hidangan.

2. Nasi Merah

Di sisi lain, nasi merah tidak mengalami pemrosesan sebanyak nasi putih. Kulit ari pada nasi merah tetap utuh, memberikan warna merah atau coklat pada butiran nasi. Keberadaan kulit ari ini menjadikan nasi merah kaya akan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan.

Manfaat dari nasi merah tentunya dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan memberikan rasa kenyang lebih lama, karena jenis nasi ini kaya akan serat.

Selain itu, nasi merah juga mengandung lebih banyak nutrisi esensial seperti vitamin B, zat besi, dan magnesium. Bahkan, nasi merah juga rendah indeks glikemik sehingga manfaat nasi merah yang bisa kamu dapatkan yaitu kenaikan gula darah yang cenderung lebih lambat dibandingkan dengan nasi putih.

Dari perbedaan antara nasi putih dan nasi merah, nasi merah memiliki keunggulan dari segi nutrisi dengan kandungan serat, vitamin, dan mineral yang lebih tinggi. Bagi kamu yang mengutamakan kesehatan, nasi merah dapat menjadi pilihan yang lebih baik.

Namun, penting untuk diingat bahwa konsumsi nasi putih dengan porsi yang seimbang juga dapat menjadi bagian dari pola makan sehat, terutama jika disertai dengan sumber protein dan sayuran.

Intinya, pilihan antara nasi putih dan nasi merah tergantung pada selera, kebutuhan nutrisi, dan kondisi kesehatan masing-masing orang.

Baca Juga:  Sederet Sumber Mikroplastik di Rumah yang Jarang Disadari