Menyampaikan Karya Yang Menginspiratif Melalui Sebuah Tulisan

23

Medan, Kovermagz – Di zaman serba online ini membuat sebagian orang mungkin mulai meninggalkan buku sebagai bacaan mereka. Budaya membaca pun hampir terkikis. Kendati demikian, hal tersebut nyatanya tidak membuat para penulis berhenti untuk menuangkan ide dan karya mereka begitu saja, dan bahkan banyak penulis pendatang baru yang ingin terjun ke dunia sastra ini.

Seperti menulis di blog pribadi, website, atau hanya sekedar membuat status di media sosial. Lantas bagaimana sebenarnya cara agar tulisan dapat menarik pembaca baru? bagaimana anda dapat mengembalikan dan mempertahankan minat pembaca dengan tulisan anda? Beberapa tips berikut mungkin dapat membantu anda agar menjadi lebih dalam membuat karya tulis:

1. Tulis Aja..!

Ambil secarik kertas kosong atau buka layar kertas kerja di notebookmu. Tidak perlu kok untuk berfikir terlalu keras. Tulis saja apa yang ada di benakmu dengan spontan. Cobalah untuk konsentrasi dan hanya terpaku pada apa yang ingin anda tulis. Jangan dulu berharap kesempurnaan. Masih banyak waktu untuk memperbaikinya.

2. Banyak Membaca

Tentu saja menulis tidak akan terlepas dari kebiasaan membaca. Sesering mungkin kunjungilah toko buku dan memilih buku apa yang mengandung minat anda. Buku dari karya penulis ternama sangat disarankan bagi anda untuk mendapatkan sense of energy dari pengarang tersebut, sekaligus banyak mengajari anda mengenai beberapa mekanisme penulisan yang baik. Dari sana anda akan menemukan style anda sendiri dalam menulis.

3. Menonton Film & Mendengar Musik

Dunia seni juga akan sangat membantu anda dalam bereksperimen. Seni pertunjukkan, seni musik, bahkan hanya sekedar menonton film juga bisa anda jadikan bahan untuk menulis sebuah karya tulis yang inspiratif lho..

Baca Juga:  Resmi Tayang 4 Desember di Indonesia, Ini Sinopsis Singkat Film Disney: Mulan

4. Mencatat Ide

Setiap kali mendapatkan sebuah referensi agar tidak lupa anda harus mencatat poin poin pentingnya seperti, tempat, bait lagu, percakapan, waktu, puisi, suara atau apa saja. Nah, hal – hal tersebut nantinya bisa anda bentuk menjadi sebuah cerita, ide maupun karakter dalam tulisanmu.

5. Revisi

Untuk menjadi penulis yang baik jangan pernah malas untuk membaca ulang tulisanmu. Mungkin, hal ini akan sedikit memakan waktu. Namun gunanya agar tulisanmu dapat mudah dimengerti oleh calon pembaca. Baca ulang, perbaiki paramasastranya, koreksi setiap ejaan, dan perbaiki kalimat yang membingungakan atau mungkin yang mengandung makna ambigu. Usahakan untuk menggunakan kalimat kalimat yang mengena.

6. Tentukan Segmen

Sebelumnya anda pasti sudah menentukan tema dan topik apa yang ingin anda bahas dalam tulisan anda. Setelah sigap menentukan hal tersebut anda harus memikirkan orang orang yang seperti apa yang menjadi target pembaca anda. Apakah kaum remaja, kaum pekerja, pasangan, atau mungkin untuk umum.

Untuk menjadi seorang penulis tidaklah mudah. Butuh pengalaman dan waktu yang cukup bagi penulis agar bisa fokus dan konsentrasi demi terciptanya sebuah karya yang menginspirasi pembaca. Satu hal yang juga tidak kalah penting ialah sesudah menyelesaikan karyamu jangan malu dan takut untuk meminta dan menerima saran dan kritik dari orang sekitar demi terwujudnya karya yang baik untuk kedepannya. Selamat Berkarya..!

Penulis : Annette Thresia Ginting