
Kencing batu dan batu ginjal adalah penyakit yang sering dianggap sama. Keduanya memang sama-sama terbentuk dari mineral yang mengeras di dalam tubuh. Namun, tahukah kamu bahwa keduanya sebenarnya berbeda?
Dikutip dari detikHealth, dalam dunia medis, kencing batu terbentuk di kandung kemih, sedangkan batu ginjal terbentuk dalam ginjal dan dapat pada bagian di sekitarnya, termasuk saluran kemih. Meskipun berbeda lokasi, keduanya bisa menimbulkan rasa sakit dan komplikasi jika tidak segera ditangani.
Nah, agar lebih paham beda antara keduanya, berikut ini perbedaan yang wajib kamu ketahui antara kencing batu dan batu ginjal.
Gejala Kencing Batu
Kencing batu sering kali tidak menimbulkan gejala jika ukurannya kecil. Namun, jika sudah membesar, gejala yang bisa muncul antara lain:
- Nyeri di perut bagian bawah
- Sering ingin buang air kecil
- Rasa sakit saat buang air kecil
- Urine berwarna merah karena mengandung darah
- Sulit mengeluarkan urine dalam jumlah banyak
- Infeksi saluran kemih yang berulang
Gejala Batu Ginjal
Berbeda dengan kencing batu, batu ginjal cenderung menunjukkan gejala yang lebih jelas, seperti:
- Nyeri hebat di punggung, perut bawah, atau selangkangan
- Darah dalam urine
- Buang air kecil terasa sakit dan frekuensinya meningkat
- Urine tampak keruh atau berbau tidak sedap
- Mual dan muntah
- Demam dan menggigil jika terjadi infeksi
Penyebab Penyakit Batu Ginjal
Terdapat sejumlah penyebab penyakit batu ginjal. Salah satunya faktor keturunan. Orang yang Orang tuanya / saudaranya punya penyakit batu ginjal rentan mengalami penyakit serupa. Penyebab lainnya:
Volume Urine Rendah
Penyebab utamanya yaitu volume urine yang rendah mungkin disebabkan oleh dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh, antara lain lantaran asupan minuman yang tidak mencukupi. Ketika volumenya rendah, urine terkonsentrasi dan berwarna gelap. Akibatnya, garam lebih sulit larut dan berpotensi mengendap.
Pola makan
Mineral berupa kalsium yang terlalu tinggi dalam tubuh bisa memicu pembentukan batu ginjal. Kalsium masuk ke tubuh melalui asupan makanan atau minuman, seperti susu dan sayuran. Namun kalsium dibutuhkan untuk penguatan tulang. Jenis kalsium yang menjadi faktor penyebab penyakit batu ginjal adalah oksalat, yang antara lain berasal dari produk kedelai, teh, bayam, cokelat, serta suplemen kalsium.
Masalah Usus
Masalah usus tertentu yang menyebabkan diare, seperti penyakit Crohn’s atau kolitis ulseratif dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal kalsium oksalat. Diare membuat sejumlah besar cairan hilang dari tubuh sehingga volume urine turun.
Obesitas
Obesitas dapat memicu perubahan kadar asam dalam urine hingga menyebabkan pembentukan batu ginjal.
Kondisi medis
Beberapa kondisi medis meningkatkan risiko batu ginjal. Misalnya pertumbuhan abnormal satu atau lebih kelenjar paratiroid, yang mengontrol metabolisme kalsium. Ini dapat menyebabkan batu ginjal.
Penyebab Kencing Batu
Kondisi paling umum yang menyebabkan kondisi ini meliputi:
1. Pembesaran Kelenjar Prostat
Pembesaran prostat (benign prostatic hyperplasia atau BPH) dapat menyebabkan bladder calculi pada pria. Prostat yang membesar dapat menghalangi aliran urin, mencegah kandung kemih mengosongkan sepenuhnya.
2. Saraf yang Rusak
Biasanya, saraf membawa pesan dari otak ke otot kandung kemih, mengarahkan otot kandung kemih untuk mengencang atau mengendur.
Jika Jika saraf ini rusak, baik akibat stroke, cedera tulang belakang, atau masalah kesehatan lainnya, kandung kemih mungkin tidak kosong sepenuhnya. Istilah lain untuk kondisi tersebut adalah kandung kemih neurogenik.
3. Peradangan kandung kemih
Kondisi ini terkadang terjadi akibat infeksi saluran kemih atau terapi radiasi pada panggul, dapat menyebabkan bladder calculi.
4. Penggunaan alat kesehatan
Penggunaan kateter kandung kemih melalui uretra untuk membantu urine mengalir dari kandung kemih dapat menyebabkan terbentuknya batu. Begitu juga benda-benda yang secara tidak sengaja bermigrasi ke kandung kemih.
Contohnya seperti alat kontrasepsi atau stent urin. Kristal mineral, yang kemudian menjadi batu, cenderung terbentuk pada permukaan perangkat tersebut.
5. Mengidap batu ginjal
Batu yang terbentuk pada ginjal tidak sama dengan batu kandung kemih. Tapi batu ginjal kecil bisa berjalan ke ureter ke kandung kemih dan tumbuh menjadi batu.


