
Tak bisa dipungkiri bila jeans adalah salah salah satu fashion item yang paling diminati oleh berbagai kalangan termasuk perempuan. Sangking diminatinya mungkin anda punya banyak celana jeans di lemarimu bukan? Pasalnya, celana jeans yang dimiliki tentu disesuaikan dengan kebutuhan seperti dipakai saat hangout malam hari, ke kantor, atau ngopi santai bareng teman-teman.
Meski terkesan simpel, perlu diketahui bahwa celana jeans pun punya banyak jenis yang memiliki potongan dan karakter yang berbeda. Setiap perbedaan inilah yang akan memberikan efek yang berbeda untuk tampilan tubuh dan gaya personalmu. Nah kali ini tim kovermagz akan mengajak anda untuk mengenali jenis-jenis celana jeans. Dengan begitu, kamu akan bisa mendapatkan celana jeans yang sesuai dengan tubuhmu, nyaman dipakai, sehingga membuatmu semakin percaya diri mengenakannya untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
Skinny Jeans
Skinny jeans merupakan celana jeans yang potongannya ketat dari paha sampai mata kaki. Pada umumnya, skinny jeans dibuat dari kain denim yang elastis sehingga walau ketat tetap nyaman dikenakan dan mudah untuk dilepas. Selain itu, skinny jeans juga memiliki ciri khas seperti modelnya yang sangat pas di badan bahkan mirip dengan legging. Skinny jeans cocok buat kamu yang ingin menonjolkan bentuk tubuh yang ramping.
Skinny jeans juga cocok kamu padukan bersama atasan yang lebih longgar seperti blazer, oversized sweater, atau blus yang flowy agar terlihat lebih seimbang. Kemudian, kamu bisa menggabungkan fashion item tersebut dengan sepasang boots, sneakers, atau bahkan flat shoes.
Straight-Leg Jeans
Celana jeans model ini memiliki potongan yang lurus dari pinggang sampai pergelangan kaki. Straight-leg jeans tampilannya terkesan longgar seperti boyfriend jeans, tapi juga lebih ramping seperti slim-fit jeans.
Buat kamu yang hanya ingin memiliki beberapa celana saja dalam lemari, celana jeans jenis ini sangat cocok untukmu karena gayanya timeless sehingga akan membuat tampilanmu terlihat stylish sampai kapanpun. Straight-leg jeans juga mudah untuk dipadukan dengan atasan seperti kaus untuk terlihat santai atau bahkan blus dan kemeja untuk pergi ke kantor.
Low-Rise Jeans
Celana low-rise jeans sempat populer saat tahun 2000-an dan kini kembali tren dengan sentuhan modern. Low-rise jeans ini bagian atasnya ada di sekitar beberapa inci di bawah pusar dan ketika dipakai akan jatuh di area pinggul.
Jeans jenis ini jika kamu pakai akan memberikan kesan yang santai dan kasual, sehingga cocok untuk dipadukan bersama atasan yang pendek seperti tank top atau crop tee. Selain itu, jeans jenis ini juga cocok dipakai bersama atasan yang dimasukkan ke dalam celana agar tampilan jadi lebih kontras.
High-Rise Jeans atau High-Waist Jeans
Celana jeans jenis ini bagian pinggang celana tetap akan di pinggangmu dan biasanya sejajar dengan pusar. High-waist jeans sempat populer saat tahun 80-90-an dan pada masa tersebut dikenal dengan nama ‘mom jeans’. Sekarang high-waist jeans kembali jadi jeans favorit banyak orang karena modelnya membuat kaki terlihat lebih panjang dan membentuk siluet tubuh. Kamu bisa memadukan high-waist jeans dengan kaus atau oversized sweater yang membuat tampilan jadi chic dan stylish, tapi tetap nyaman dikenakan untuk aktivitas sehari-hari.
Cargo Jeans
Model celana kargo memang lagi tren akhir-akhir ini, termasuk cargo jeans. Cargo jeans sangat mudah dikenali karena potongannya longgar dan kantungnya yang banyak dan besar di sisi luar celana.
Cargo jeans seolah menjadi jawaban buat kamu yang ingin memakai celana jeans yang stylish dan fungsional. Cargo jeans cocok buat kamu yang suka tampil kasual, sporty, dan bergaya street wear. Kamu juga bisa memadukan cargo jeans dengan kaus polos, kemeja santai, atau tank top untuk tampil effortless tapi tetap stylish.
Bell-bottoms Jeans
Minat masyarakat terhadap fashion era 60-70-an memang sedang tinggi, termasuk fashion item bell-bottom jeans ini. Seperti yang dilansir dari Real Simple, celana bell-bottom jeans memang identik dengan gaya bebas dan ikon fashion seperti Cher yang sering memadukannya dengan platform heels super tinggi.
Bell-bottom jeans memang sering dikira sama dengan flare jeans, namun sebenarnya keduanya merupakan jeans dengan jenis berbeda. Bell-bottom jeans memiliki potongan yang melebar lebih dramatis dari lutut ke bawah sehingga bentuknya mirip seperti lonceng atau dalam bahasa Inggrisnya adalah bell.
Sementara flare jeans melebar secara bertahap dari bawah lutut. Potongannya bisa dibuat pas di paha atau sedikit lebih longgar. Sedangkan bell-bottom jeans umumnya lebih ketat di bagian paha.
Kamu bisa memadukan bell-bottom jeans ini dengan platform shoes atau boots berhak tinggi yang dapat membantu memberi tampilan kaki yang lebih jenjang. Selain itu, kamu bisa menggunakan gaya layering, dengan memilih outer seperti jaket kulit yang fitted atau cardigan yang tipis agar hasil outfit-mu nanti terkesan seimbang.
Flare Jeans
Celana flare jeans yang dulu sempat tren di era 1970-an ini semakin dilirik oleh banyak anak muda karena dianggap lebih menarik dibandingkan celana skinny jeans. Flare jeans mirip seperti bootcut jeans tapi dengan potongan lebih dramatis, yaitu melebar mulai dari bagian lutut ke bawah sehingga tampilan jadi lebih bold.
Buat kamu yang suka bergaya retro atau ingin mencoba celana yang memberikan ilusi kaki yang lebih panjang dan bentuk tubuh yang lebih seimbang, cocok banget mengenakan jeans satu ini. Untuk lebih menonjolkan detail flare jeans, kamu bisa memadukannya dengan atasan pas badan atau atasan tersebut dimasukkan ke dalam celana. Cara ini akan membuat bentuk pinggangmu terlihat lebih tegas dan siluet kaki jadi lebih standout.
Wide-Leg Jeans
Celana jeans model ini memiliki potongan yang lebar sejak bagian paha sampai ke ujung celana. Bedanya dengan jenis celana bell-bottom jeans, celana wide-leg jeans tidak ketat di bagian paha dan lutut. Wide-leg jeans memiliki siluet yang mirip bentuk segitiga, sedangkan bell-bottom jeans justru cenderung seperti jam pasir.
Celana jeans ini sangat cocok bagi kamu yang menyukai tampilan yang stylish tapi tetap nyaman dan santai. Potongannya juga lebih longgar sehingga memudahkan kamu untuk bebas bergerak. Nggak heran kalau celana jeans satu ini cocok buat siapa saja yang suka bergaya effortless dan punya segudang aktivitas. Buat kamu yang ingin mengenakannya, kamu bisa memadukan celana jeans ini dengan crop top atau atasan favoritmu lalu dimasukkan ke dalam celana agar bagian pinggang jadi lebih menonjol dan hasil outfit jadi lebih balance.
Boyfriend Jeans
Beberapa waktu lalu, celana jeans jenis ini cukup tren dikenakan oleh banyak orang. Tidak mengherankan jika celana jeans ini jadi favorit, karena boyfriend jeans memiliki model yang santai sehingga lebih nyaman untuk dikenakan. Potongannya lebih longgar, baggy, dan ujung celananya bisa dilipat. Celana jeans ini sangat cocok bagi kamu yang suka bergaya effortless tapi tetap ingin tampil stylish dan kasual.
Kamu bisa memadukan boyfriend jeans ini dengan atasan yang pas badan agar tampa seimbang, contohnya dengan memadukannya bersama kaus yang dimasukkan ke dalam celana atau menggunakan sweater yang fit agar pinggang lebih menonjol dan tampilanmu lebih rapi.
Raw Hem Jeans
Buat kamu yang ingin stylish tanpa terlihat too much, celana jeans satu ini bisa kamu coba. Raw hem jeans memiliki ciri khas tersendiri yaitu ujung celananya atau bagian hem tidak dijahit rapi atau benang-benangnya dibiarkan sedikit terurai.
Detail benang-benang di bagian ujung celana ini memberikan kesan yang santai, edgy, dan modern, cocok buat kamu yang ingin tampil kasual tapi tetap stylish. Kamu bisa mengenakan celana jeans ini saat jalan-jalan santai dengan memadukannya bersama alas kaki seperti sneakers atau ankle boots.


