
Perusahaan teknologi asal Indonesia, yakni WIR Group tengah membangun platform e-commerce pertama yang dirancang khusus pasar Timor Leste bernama Ti-Oan Market. Platform ini akan terintergrasi secara end-to-end.
Stephen Ng, CEO WIR Group, mengatakan bahwa platform ini menghadirkan solusi yang tidak hanya sekadar fokus terhadap teknologi transaksi, tetapi juga pemberdayaan ekosistem. Fitur-fitur seperti integrasi logistik, dompet digital, dan sistem manajemen produk terpadu dirancang untuk memberikan pengalaman berbelanja yang efisien bagi konsumen.
“Sekaligus menyediakan alat bisnis yang mendorong UMKM naik kelas. Pendekatan ini diharapkan menjadi fondasi bagi tumbuhnya ekosistem e-commerce yang sehat, berdaya saing, dan berorientasi jangka panjang di Timor Leste,” ujarnya dalam siaran pers pada Kamis, 11 September 2025.
Dia menuturkan, Ti-Oan Market juga memiliki sistem manajemen produk, pembayaran digital yang aman melalui dompet digital, dan dukungan logistik terpadu. Kemudian, platform ini juga terhubung dengan penyedia jasa pihak ketiga dan memperhatikan tantangan last-mile delivery di Timor Leste.
Dengan begitu, pengguna dapat memilih untuk mengambil paket di titik tertentu melalui loker khusus dengan input PIN yang memastikan keamanan dan kenyamanan distribusi.
Platform ini juga akan dilengkapi dengan dukungan operasional dan edukasi digital, mulai dari pelatihan pelaku usaha lokal sampai pendampingan teknis pasca implementasi. Dengan begitu, transformasi digital ini tidak hanya menciptakan solusi, tetapi juga membangun kapasitas masyarakat untuk memanfaatkannya.
“Seiring meningkatnya penetrasi internet dan adopsi smartphone di Timor Leste, kebutuhan akan platform perdagangan digital akan terus bertumbuh. Melalui kehadiran Ti-Oan Market, WIR Group menargetkan dapat menjangkau ribuan pengguna pada tahap awal, sekaligus menjadi pionir yang membuka jalan bagi transformasi sektor ritel dan perdagangan di negara tersebut,” katanya.
Dia menambahkan, perusahaan berharap dapat memberdayakan pelaku usaha lokal, memperluas akses pasar, dan mempercepat pemerataan akses digital di Timor Leste dengan menghadirkan ekosistem digital yang komprehensif.
Stephen juga berharap kehadiran Ti-Oan Market diharapkan menjadi katalisator pertumbuhan sektor ekonomi digital di Timor Leste, sekaligus menjadi tonggak sejarah sebagai platform e-commerce pertama yang dibangun secara khusus.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur digital seperti platform Ti-Oan Market menjadi sangat relevan mengingat tingginya kebutuhan masyarakat Timor Leste terhadap akses produk dan layanan secara daring, tetapi terdapat keterbatasan alternatif platform e-commerce lokal yang tersedia.


