Medan Creative Project Rangkul Kreatif Medan Sampaikan Keresahan Dalam Kemerdekaan

134

Penulis & Fotografer: Vicky Siregar

Dirgahayu Hari Ulang Tahun Indonesia ke 74 pada 17 Agustus 2019 kemarin mambawa semangat arus muda-mudi anak Medan membara disetiap sudut kotanya. Salah satunya Medan Creative Project yang merupakan wadah bagi anak-anak Medan dalam menyampaikan aspirasi dan keresahnnya melalui kreatifitas yang dimiliki  masing-masing pelakunya.

Bertemakan #YokBikinCantikMedan, sejumlah pelaku kreatifitas Medan tumpah ruah sehari setelah perayaan HUT Kemerdekaan RI 74 di pusat kota Medan, Jl Pulau Pinang, Minggu (18/8). Menghadirkan nama-nama beken seperti Elisa Nauli, Rani Jambak, Vintage Glasses, Selat Malaka, Liberty Gong, Mural Medan, Kelas Jauh, Legacy Skate Park, The Wild Brain Workshop, Psychotic Villager, Not Xmprewell, Shadow Play, Lily Ayu, RACIK Boys, dan lainnya.

Adapun, dalam event kali ini, merupakan bentuk aspirasi sekaligus penyampian keresahan teman-teman terhadap kondisi kota Medan saat ini. Akan tetapi acara ini dikemas benar-benar sangat kreatif dan tertib. Sehingga Acara yang berlangsung sejak siang pukul 15.00 WIB sampai 22.00 WIB berjalan denga enjoy.

Rizki Ramadhan selaku pengunjung mengungkapkan sangat menikmati sekali. “Wah saya menikmati dan senang sekali melihat teman-teman yang pamerkan kekreatifitasan mereka dibidangnya masing-masing. Seperti Elisa Nauli, dia bermain musik sekaligus meluapkan keresahannya melalu bait lagunya lalu ada Rani Jambak dengan musik elektriknya, Mural Mudan dengan karya gambar seninya, pokoknya ini event keren pastinya menurut saya”, ujar Pemuda 21 tahun,

Sementara, jauh sebelumnya Gustinavira selaku Project Manager mengaku event ini sudah masuk planning sejak tahun lalu dan sudah dipersentasikan dihadapan Ketua Komsi C DPRD kota Medan, Boydo Panjaitan dan Dinas-Dinas kota Medan terkait lainnya. “Ini sudah masuk agenda kita dari tahun lalu dan kita juga sudah diskusikan dengan pihak DPRD di komisi C dan pihak pemerintahan dengan skala besar, namun karena ada kendala jadi kita buatnya skala kecil dulu untuk embrio perdana ini”,pungkasnya

“Namun kita tetap bangga, dengan skala kecil event Bikin-Bikin Fest ini ternayata disambut baik oleh masyarakat Medan dengan hangat berbondong-bondong hadir di event ini. Dan pastinya harapan kedepan kita bakal buat lebih wow lagi agar masyarakat Medan bisa lebih menikmatinya dengan senang hati”, tutup Gustinavira.

Baca Juga:  ALBUM "KOMPILASI SATU DEKADE MEDAN BLUES SOCIETY” IS OUT!!