Komunal Primitif Percussion, Lestarikan Musik Tradisional dengan Gaya Nyentrik

Keunikan Komunal lainnya ialah aksi panggungnya selalu penuh kejutan bagi siapa saja yang mendengarkan. Itulah sebabnya Komunal acap kali dijadikan sebagai opening dalam setiap event-event yang mereka hadiri. Pukulan instrumen yang khas dengan jumlah personel yang jamak menjadikan setiap mata tertuju pada aksi memukau mereka.

Salah satu bukti Komunal banyak menuai respon positif dengan karyanya ditandai dengan banyaknya kemenangan yang diraih Komunal saat mengikuti kontes-kontes musik bergengsi. Seperti saat mendapat posisi Runner up pada Festival Musik Nusantara mewakili Kota Medan yang diadakan langsung oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia tahun 2014 di Jakarta. Pada ajang Festival Musik Tradisional Sumatera Utara di tahun 2016, Komunal juga menyabet posisi Runner up.

Diundang untuk tampil di acara-acara akbar yang mengusung tema kebudayaan juga sering dilakoni Komunal Primitif Percussion, seperti saat tampil di Festival Tabuik Pariaman tahun 2015 di Kota Pariaman, Sumatera Barat, Pesta Rakyat Guro-Guro Aron tahun 2016 di Patumbak, Deli Tua, Batak Fiesta tahun 2017 di Tuktuk Siadong Samosir, Jong Batak Art Festival 2017 di Taman Budaya Sumatera Utara, Ramoti Tao Toba 2018 di Pagoda, Parapat dan terakhir Medan Most Inspiring Award (MMIA) dan Medan Kover Face (MKV) IV yang diadakan Kover Magazine tahun 2019 di Merdeka Walk Medan.