Ini Kebiasaan Yang Membuat Pori-pori Wajah Lebih Besar, Jangan Lakukan!

Pori-pori besar sering kali menjadi masalah yang dapat membuat rasa percaya diri kita menjadi menurun. Bagiamana tidak? Saat kita bercermin, tentunya ada rasa tak puas di dalam diri seolah-olah berkata bahwa kita tak lah cantik atau tampan dan sempurna. Maka dari itu, banyak orang mencoba berbagai cara untuk mengecilkannya, mulai dari skincare hingga perawatan di klinik. Namun, tanpa disadari, justru kebiasaan sehari-hari yang tampak sepele bisa justru memperburuk kondisinya.

Mulai dari cara mencuci wajah yang salah, hingga rutinitas makeup yang berlebihan, semua itu bisa membuat pori-pori terlihat semakin besar dan kulit tampak kusam. Nah, merangkum dari Erufucare dan Primary Skin, yuk kenali kebiasaan yang bikin pori-pori wajah terlihat besar agar kamu bisa menghindarinya dari sekarang!

Terlalu Sering Memakai Produk Pengontrol Minyak

Banyak yang berpikir semakin kuat efek kontrol minyak, semakin baik hasilnya untuk kulit berminyak. Padahal, saat kulit kehilangan kelembapan, kelenjar minyak akan memproduksi lebih banyak sebum untuk mengimbanginya. Hasilnya? Wajah jadi lebih berminyak dan pori-pori tampak membesar. Oleh karena itu, gunakan produk pengontrol minyak secukupnya dan imbangi dengan pelembap ringan agar keseimbangan kulit tetap terjaga. Dengan begitu, kulit tetap lembap tanpa membuat pori-pori makin terlihat jelas.

Mencuci Wajah dengan Air Panas atau Dingin

Apakah sobat kover masih percaya jika mencuci wajah dengan air panas bisa membuka pori? atau air dingin bisa mengecilkannya? Faktanya, pori-pori tidak memiliki otot untuk membuka atau menutup. Air bersuhu ekstrem justru dapat mengiritasi kulit dan mengganggu keseimbangan minyak alami.

Oleh karena itu, disarankan memakai air hangat kuku untuk mencuci wajah. Suhu ini cukup lembut untuk membersihkan kotoran tanpa membuat kulit kering atau perih, sekaligus menjaga pori-pori tetap halus.

Sering Memencet Jerawat atau Komedo

Baca Juga:  Bahaya! Ini Alasan Masker Putih Telur Tidak Disarankan

Meskipun memuaskan, memencet jerawat atau komedo hanya memberikan efek sementara. Saat Beauties menekan kulit, dinding pori bisa rusak dan menyebabkan peradangan yang memperlebar pori-pori.

Alih-alih memencet, gunakan produk perawatan dengan bahan aktif seperti asam salisilat atau retinoid untuk membantu membersihkan pori dari dalam. Dengan cara ini, kulit tetap bersih tanpa risiko luka atau bekas membandel.

Memakai Produk Berbahan Komedogenik

Kandungan seperti minyak kelapa, cocoa butter, atau lanolin memang melembabkan, tapi juga berpotensi menimbulkan komedo. Bila digunakan terus-menerus, bahan ini dapat menumpuk di pori dan membuat tampilannya lebih besar. Sebaiknya pilih bahan non-komedogenik seperti minyak jojoba, almond, atau rosehip. Bahan-bahan tersebut lebih ringan di kulit dan tetap mampu menjaga kelembapan tanpa menyumbat pori.

Tidak Membersihkan Riasan dengan Benar

Membersihkan wajah hanya dengan sabun tidak cukup untuk menghapus makeup dan sunscreen secara menyeluruh. Sisa produk bisa menumpuk di pori dan menyebabkan komedo serta peradangan.

Maka dari itu, pastikan terapkan metode double cleansing, mulai dari cleansing oil atau micellar water, lalu lanjutkan dengan penggunaan facial wash lembut. Rutinitas ini membantu kulit bersih secara maksimal dari sisa produk kosmetik.

Sering Mengonsumsi Makanan Manis

Makanan tinggi gula menyebabkan lonjakan insulin, yang memicu hormon IGF-1 dan meningkatkan produksi sebum. Akibatnya, kulit tampak lebih berminyak dan pori-pori semakin jelas terlihat. Cobalah batasi konsumsi makanan manis dan ganti dengan sumber karbohidrat kompleks seperti buah atau oat. Selain menyehatkan kulit, pola makan ini juga membantu menjaga keseimbangan hormon.