Ini 7 Buah yang Tak Dianjurkan Untuk Dikonsumsi Saat Flu dan Batuk

Saat flu dan batuk menyerang, tubuh membutuhkan asupan makanan yang tepat agar proses pemulihan berjalan lebih cepat. Namun, tahukah anda bahwa tidak semua buah yang dikenal sehat cocok dikonsumsi saat kondisi tubuh sedang melemah. Beberapa jenis buah justru bisa memperparah gejala seperti batuk, tenggorokan perih, atau hidung tersumbat.

Oleh karena itu, penting memilih buah yang tepat saat sakit untuk dapat membantu tubuh pulih lebih optimal. Melansir dari Credi Health, simak deretan buah yang perlu dihindari saat flu dan batuk.

Buah Citrus (Jeruk, Lemon)

Buah citrus memang terkenal tinggi vitamin C, namun tingkat keasamannya bisa memicu rasa perih pada tenggorokan yang sedang meradang. Saat batuk atau flu, jaringan tenggorokan menjadi lebih sensitif sehingga asam sitrat dapat menimbulkan rasa terbakar dan tidak nyaman.

Selain itu, konsumsi berlebihan buah citrus dapat memperparah refluks asam dan mengganggu kerja obat flu tertentu. Pada sebagian orang, keasaman ini juga membuat batuk semakin sering muncul, terutama saat malam hari.

Pisang

Meski lembut dan mudah dikonsumsi, pisang dapat meningkatkan produksi lendir di saluran pernapasan. Kondisi ini membuat hidung terasa semakin tersumbat dan tenggorokan penuh dahak, terutama pada orang yang sensitif. Tak hanya itu, kandungan gula alami dalam pisang dapat menjadi bahan bakar bagi berkembangnya bakteri jahat. Hal ini bisa memperlambat proses pemulihan dan membuat rasa tidak nyaman bertahan lebih lama.

Nanas

Nanas mengandung enzim bromelain yang dikenal bermanfaat, tetapi saat tenggorokan sedang meradang, zat ini justru bisa menimbulkan rasa perih. Sensasi perih tersebut kerap memicu batuk yang semakin sering dan membuat tenggorokan terasa terbakar. Selain itu, kandungan gula alami dan sifat asamnya berpotensi memperparah iritasi saluran napas. Pada beberapa orang, nanas juga dapat memicu reaksi alergi ringan yang memperparah gejala flu. Efek diuretiknya turut bisa menyebabkan dehidrasi yang tidak baik saat sedang sakit. 

Mangga

Baca Juga:  Bosan Makan Nasi? Ini 8 Ide Menu Sahur Tanpa Nasi Yang Dapat Membuat Perut Kenyang Lebih Lama

Mangga dikenal sebagai buah manis dengan tekstur lembut, tetapi sifat panasnya dapat meningkatkan produksi lendir dalam tubuh. Kondisi ini bisa membuat hidung tersumbat dan tenggorokan terasa tidak nyaman saat flu. Tak sampai di situ, kandungan gula yang cukup tinggi pada mangga berpotensi memperlambat kerja sistem imun. Jika dikonsumsi berlebihan, tubuh justru membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih dari infeksi.

Buah Kering

Buah kering seperti kismis dan kurma memiliki tekstur lengket yang mudah menempel di tenggorokan, terutama saat kondisi sedang kering atau iritasi. Hal ini bisa memicu batuk berkepanjangan dan rasa tidak nyaman saat menelan.

Buah kering umumnya juga mengandung gula tinggi dan pengawet tertentu yang dapat memperparah peradangan. Kondisi ini akhirnya memperlambat proses penyembuhan tubuh.

Anggur

Anggur memiliki kandungan gula alami yang cukup tinggi, sehingga dapat mendukung pertumbuhan bakteri penyebab infeksi. Selain itu, kulit anggur yang licin berisiko tersangkut di tenggorokan saat batuk. Buah ini turut mengandung asam yang bisa memperparah rasa tidak nyaman di tenggorokan, terutama jika dikonsumsi dalam kondisi dingin. Bagi sebagian orang, anggur bahkan dapat memicu perut kembung saat sedang tidak fit. 

Buah Beku

Mengonsumsi buah beku yang sangat dingin saat flu dapat menyebabkan syok pada tenggorokan, sehingga rasa nyeri dan iritasi makin terasa. Suhu dingin juga dapat memperlambat aliran darah ke area tenggorokan yang kemudian memperlambat proses penyembuhan.

Selain itu, makanan dingin dapat mengurangi produksi air liur yang berfungsi melindungi tenggorokan. Akibatnya, tenggorokan menjadi lebih kering, sakit, dan rentan terhadap iritasi lanjutan.