2. Hanya Membantu dalam Eksekusi Transaksi
Robot trading saham pada umumnya bersifat otomatis dalam melakukan transaksi dan pelaporan. Artinya, keputusan masih tetap ada di tangan investor. Robot trading nantinya hanya membantu menjalankan eksekusi transaksi agar investor tidak kehilangan momentum.
Pada akhirnya investor harus tetap memilih sendiri saham yang akan dijual atau dibeli, lalu pada target harga dan berapa jumlahnya sesuai dengan yang telah ditentukan sebelumnya.
3. Memiliki Jenis yang Beragam
Robot trading ternyata memiliki beragam jenisnya tergantung dengan masing-masing strategi algoritma teknikal yang digunakan. Mulai dari robot trading berbasis martingale, money management, locking, hedging, one shoot dan sebagainya.
Menurutnya, secara keuntungan, robot trading menawarkan kemudahan dan dapat bekerja secara 24 jam sehingga investor tidak akan kehilangan momentum. Selain itu, robot trading juga tidak akan melibatkan emosi sehingga bisa membuat psikologis investor lebih terjaga.



