Deretan Hadiah yang Pantang Diberikan Saat Imlek

Merayakan Imlek bersama keluarga atau pun rekan memang menyenangkan, apalagi dengan tradisi saling memberi hadiah. Namun, niat baik bisa berubah jadi salah paham kalau kita tidak tahu arti dibalik hadiah yang diberikan. 

Sebab dalam budaya Tionghoa, ada beberapa jenis hadiah yang dianggap kurang pantas karena punya makna yang tidak baik. Supaya tidak salah pilih dan tetap menjaga suasana Imlek tetap hangat dan positif, penting untuk tahu hadiah apa saja yang sebaiknya tidak diberikan saat Imlek. Melansir dari China Highlights, berikut daftar hadiah yang pantang diberikan saat Imlek. 

Jam Dinding atau Jam Tangan

Jam dinding atau jam tangan termasuk hadiah yang sebaiknya dihindari saat Imlek. Dalam bahasa Mandarin, ungkapan “memberi jam” terdengar sama seperti istilah yang berarti menghadiri upacara pemakaman. Kemiripan bunyi inilah yang dianggap membuat hadiah jam membawa kesialan.  Selain itu, jam juga sering dimaknai sebagai simbol waktu yang terus berjalan atau waktu yang hampir habis. Makna ini tentu terasa kurang nyaman, terutama jika diberikan kepada orang yang lebih tua. 

Hadiah Berjumlah 4

Angka empat juga termasuk hal yang sebaiknya dihindari saat memberi hadiah Imlek. Dalam bahasa Mandarin, pengucapan angka empat terdengar mirip dengan kata “kematian” sehingga dianggap membawa makna yang kurang baik. 

Oleh karena itu, memberi hadiah dalam jumlah empat atau kelipatan yang mengandung angka empat, seperti 4, 14, 24, atau 44 dipercaya bisa membawa kesialan. Kepercayaan ini cukup kuat, sampai-sampai di beberapa gedung atau hotel tidak ada lantai atau nomor kamar yang memakai angka empat.

Jadi, supaya aman dan tetap sopan secara budaya, pastikan jumlah hadiah yang kamu berikan tidak mengandung angka ini.

Buah Pir

Memberikan buah-buahan sebagai hadiah Tahun Baru Imlek merupakan hal yang wajar, namun ada beberapa jenis buah yang diberikan, salah satunya buah pir. Buah pir merupakan bentuk sindiran perpisahan terhadap keluarga atau teman, yang bisa membuat suasana tahun baru yang bahagia berubah sebaliknya. Oleh karena itu, sebaiknya hindari memberikan buah pir untuk orang tua atau pasangan.

Sepatu

Sepatu juga termasuk hadiah yang sebaiknya dihindari saat Imlek. Dalam bahasa Mandarin, kata “sepatu” terdengar sama dengan kata yang berarti “sial” atau “jahat,” sehingga dianggap membawa energi negatif. Selain itu, karena sepatu adalah benda yang diinjak-injak, memberi sepatu bisa dianggap kurang sopan atau menyinggung penerimanya. 

Cermin

Pada banyak budaya Asia, cermin dipercaya bisa menarik roh jahat atau energi negatif. Cermin juga mudah pecah dan memecahkan sesuatu dianggap pertanda buruk. Maka dari itu, memberikan cermin sebagai hadiah Imlek bisa membawa kesialan sehingga lebih baik pilih hadiah lain yang membawa keberuntungan.

Topi

Menurut tradisi dan kebudayaan Tionghoa, topi memiliki makna berduka cita. Terutama topi yang berwarna hijau, topi ini melambangkan perselingkuhan. Jika diberikan maka para pria etnis Tionghoa akan merasa tersinggung dan merasa sangat terhina. Oleh karena itu, hadiah imlek berupa topi sangat dilarang untuk diberikan ketika momen imlek. Pasalnya, topi dinilai membawa sial, masalah, dan kesedihan

Bunga Potong

Secara tradisi, bunga potong biasanya diberikan untuk acara pemakaman, bukan perayaan. Hal ini terutama berlaku untuk bunga krisan kuning atau bunga putih karena keduanya melambangkan kematian dalam budaya Tionghoa. Warna putih sendiri dianggap kurang beruntung karena identik dengan duka dan pemakaman. Jadi, untuk menjaga suasana Imlek tetap ceria dan penuh keberuntungan, hindari memberi bunga potong sebagai hadiah.

Lilin Aromatik

Daftar hadiah untuk merayakan imlek yang dilarang untuk diberikan salah satunya adalah lilin aromatik. Meskipun, lilin yang satu ini sangat menarik dan mampu memberikan aroma yang wangi namun dalam kebudayaan China dilarang keras. Pasalnya, pemberian lilin aromatik ini hanya diberikan untuk ke pemakaman dan mendoakan orang yang sudah meninggal. Jika diberikan pada saat perayaan imlek, maka akan menimbulkan perasaan tersinggung bagi penerimanya.

Sapu Tangan

Jangan pernah juga memberikan kado Imlek berupa saputangan. Sudah sejak lama, benda yang satu ini identik dengan perpisahan. Orang biasanya memberikan sapu tangan saat akhir sebuah pemakaman dengan tujuan mengucapkan selamat tinggal selamanya. Itulah kenapa jangan pernah memberikan hadiah berupa saputangan di hari perayaan apa pun itu.

Dompet 

Selain topi, memberikan hadiah imlek berupa dompet juga dilarang. Hal ini karena dompet dipercaya dapat menghilangkan keberuntungan khususnya uang. Memberikan dompet pada saat perayaan imlek berarti kamu akan memindahkan semua kekayaan yang dimiliki untuk penerimanya. Berbeda jika kamu memberikan dompet kepada pasangan, istri, dan keluarga sendiri sebagai hadiah imlek maka tidak masalah karena dimaknai sebagai berbagi rezeki.

Dasi, Kalung, dan Ikat Pinggang

Hadiah Imlek terakhir yang bisa membawa pada keburukan yaitu dasi, kalung, dan ikat pinggang. Ketiga hadiah ini tidak pantas untuk kamu berikan ketika hari raya imlek. Masyarakat China menganggap jika memberikan dasi, kalung, dan ikat pinggang ketika imlek ini berhubungan erat dengan hubungan intim. Selain itu, kesannya juga tidak sopan. Oleh karena itu, kado ini dilarang dan hanya boleh diberikan untuk kekasih dan istri.