
Setiap makanan, pastinya memiliki expired date atau tanggal kedaluwarsa. Tanggal tersebut kerap menjadi patokan utama saat memilih produk makanan sebagai penanda suatu produk apakah masih layak dikonsumsi atau tidak.
Biasanya, setelah melewati tanggal kedaluwarsa, kualitas makanan akan menurun dan tidak lagi aman untuk tubuh. Namun, tahukah kamu kalau tidak semua makanan memiliki tanggal kedaluwarsa? Beberapa jenis makanan ada yang bisa bertahan sangat lama, bahkan nyaris tidak pernah kedaluwarsa selama disimpan di tempat yang benar. Berikut daftar lengkapnya!
Beras Putih
Beras menjadi salah satu makanan yang dapat bertahan lama, terutama beras putih. Makanan pokok masyarakat Indonesia ini bisa bertahan tanpa batas waktu selama disimpan dalam wadah kedap udara dan tidak lembap. Berbeda dengan beras merah yang memiliki masa simpan lebih pendek, hanya sekitar enam bulan. Itu karena kandungan minyak alaminya membuatnya lebih mudah tengik.
Madu
Madu murni dikenal sebagai salah satu makanan dengan masa simpan paling panjang. Kandungan antibakteri dan antivirus alaminya membuat makanan bercita rasa manis ini tidak mudah rusak. Meskipun teksturnya bisa mengeras atau sedikit berubah warna, madu murni tetap aman dikonsumsi. Jika mengkristal, cukup rendam botol madu dalam air hangat untuk mengembalikan teksturnya.
Chia Seed
Selain kaya akan nutrisi, chia seed juga awet disimpan dalam jangka waktu lama. Biji-bijian kecil ini dapat bertahan hingga 4-5 tahun tanpa dimasukkan ke dalam kulkas, asalkan disimpan dalam wadah tertutup rapat dan tempat yang kering. Meskipun sangat awet, chia seed tetap bisa rusak. Salah satu tandanya adalah aroma yang berubah menjadi tengik atau apek.
Mustard
Mustard juga termasuk dalam daftar makanan yang tidak memiliki batas kedaluwarsa. Kandungan asamnya yang tinggi mampu mencegah pertumbuhan bakteri. Mustard yang belum dibuka dapat bertahan 2-3 tahun setelah waktu ‘best consume before’ (baik digunakan sebelum), bahkan dapat bertahan lebih lama jika disimpan lebih lama.
Meski bertahan lama, kualitas rasa dan warnanya mungkin sedikit menurun seiring waktu, namun tetap aman untuk dikonsumsi.
Sirup Maple
Berbeda dari versi olahan, sirup maple murni dapat disimpan selamanya jika belum dibuka dan disimpan di tempat sejuk. Kandungan gula yang sangat tinggi dan tingkat keasaman tertentu, menciptakan kombinasi hipertonik yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri, jamur, dan mikroorganisme lainnya. Sebaliknya, jika sirup maple murni sudah terbuka segelnya, sebaiknya simpan dalam lemari pendingin untuk menjaga kualitas rasa dan teksturnya.
Kecap Asin
Kecap berwarna hitam kecokelatan dengan tekstur cair ini populer digunakan sebagai ‘penyedap’ dalam resep masakan China dan Jepang. Selain menambah cita rasa pada masakan, kecap asin atau soy sauce juga awet disimpan bertahun-tahun.
Kandungan natrium yang sangat tinggi dan proses fermentasi, membuatnya tidak mudah bertumbuh bakteri. Meski begitu, disarankan untuk menyimpannya di tempat yang sejuk dan kering seperti kulkas, untuk menjaga kualitas rasa dan aromanya.
Buah Zaitun
Buah zaitun, terutama yang dikemas dalam larutan garam (brine) atau minyak, dikenal memiliki daya simpan sangat lama. Kandungan antioksidan yang tinggi dan lemak tak jenuh tunggal yang stabil membantu mencegah kerusakan, sementara proses fermentasi mampu menghambat pertumbuhan bakteri. Selain tahan lama, buah zaitun yang kaya lemak jenuh tak tunggal juga bermanfaat untuk kesehatan jantung dan pencernaan.
Buah Kering
Buah kering juga termasuk salah satu makanan yang nyaris tidak pernah kedaluwarsa. Kandungan airnya yang sangat rendah dan kadar gula yang cukup tinggi membuat mikroorganisme sulit tumbuh.
Beberapa jenis buah-buahan yang terkenal cukup awet disimpan, seperti kismis, kurma, aprikot kering, plum kering, dan buah ara kering. Meskipun memiliki tanggal kedaluwarsa, sejatinya buah kering dapat bertahan sangat lama, asalkan disimpan di tempat yang sejuk dan kering, serta dalam wadah kedap udara.
Gula dan Garam
Dua bahan makanan yang sering ditemukan di dapur, yaitu gula dan garam, juga dikenal memiliki masa simpan yang tidak terbatas. Sebagai mineral murni, garam cenderung stabil dan tidak mengandung air. Kondisi ini membuat bakteri, jamur, dan mikroba pembusukan tidak dapat tumbuh atau berkembang biak, sehingga garam tidak mudah rusak atau basi.
Sementara pada gula, sifat kimia gula murni membuat bakteri tidak dapat tumbuh. Meskipun gula dapat menyerap air, membuatnya jadi keras atau padat, tetapi kualitas dan keamanannya untuk dikonsumsi tidak akan hilang.
Tuna Kaleng
Banyak orang menyimpan tuna kaleng sebagai makanan darurat karena memiliki masa simpan yang cukup panjang. Tuna kaleng yang masih tersegel dapat bertahan sekitar 2 hingga 5 tahun, bahkan ada yang mengklaim bisa bertahan lebih lama.
Proses sterilisasi suhu tinggi saat pengemasan membuatnya aman dikonsumsi dalam jangka waktu lama. Namun jika sudah dibuka, tuna sebaiknya segera dihabiskan atau disimpan dalam kulkas dengan batas konsumsi maksimal 1-2 hari untuk mencegah kualitasnya menurun.


