Daftar Lengkap Penerima Penghargaan Sci-Tech Academy 2024

139
(Front Row: Left to Right) Audrey Wong, Sébastien Deguy, Chair Barbara Ford Grant, Host Simu Liu, Academy President Janet Yang, and Iain Neil. (Middle Row) John Frazier, Christophe Soum, Nicolas Wirrmann, Danny Cangemi, Ben Wilcox, Bernie Butler-Smith, Larry Barton. (Back Row) Sylvain Paris, Fernando de Goes,Theodore Kim, David Eberle, Mark Hills, Jim Vanns, Matt Chambers, Ryan Laney and Howard Preston. At the 2022 Scientific and Technical Awards at the Academy Museum of Motion Pictures on Friday, February 24, 2023.

Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS) akan memberikan penghargaan kepada 16 pencapaian ilmiah dan teknis dalam ajang Scientific and Technical Awards pada Jumat, 23 Februari 2024 di Academy Museum of Motion Pictures.

CEO Academy of Motion Picture Arts and Sciences Bill Kramer mengatakan bahwa AMPAS mengakui dan merayakan seluruh aspek industri film dan beragam orang berbakat yang membuat film. Dia menuturkan bahwa penghargaan Scientific and Technical Awards menghormati individu dan perusahaan yang penemuan dan inovasinya telah memberikan kontribusi signifikan dan bertahan lama bagi industri film.

Berikut daftar lengkap penerima penghargaan Sci-Tech Academy 2024. Simak selengkapnya di bawah ini!

Penerima Technical Achievement Awards (Academy Certificates)

  1. Bill Beck

Bill Beck mendapatkan penghargaan atas pionirnya dalam pemanfaatan laser semikonduktor untuk sistem proyeksi laser teater. Advokasi dan pendidikan Bill Beck terhadap industri sinema selama di Laser Light Engines berkontribusi terhadap transisi ke proyeksi laser dalam pameran teater.

  1. Gregory T. Niven

Gregory T. Niven menerima penghargaan atas karya perintisnya dalam menggunakan dioda laser untuk sistem proyeksi laser teater. Di Novalux dan Necsel, Gregory T. Niven mendemonstrasikan dan menyempurnakan spesifikasi sumber cahaya laser untuk pameran teater, memimpin transisi industri ke teknologi proyeksi bioskop laser.

  1. Yoshitaka Nakatsu , Yoji Nagao , Tsuyoshi Hirao, Tomonori Morizumi, dan Kazuma Kozuru

Kelima orang ini meraih penghargaan atas pengembangan dioda laser untuk sistem proyeksi laser teatrikal. Yoshitaka Nakatsu, Yoji Nagao, Tsuyoshi Hirao, Tomonori Morizumi, dan Kazuma Kozuru berkolaborasi erat dengan para profesional dan produsen bioskop saat berada di Divisi Dioda Laser Nichia Corporation. Adapun, perusahaan ini mengerjakan pengembangan dan adopsi modul laser biru dan hijau di seluruh industri yang menghasilkan panjang gelombang dan tingkat daya yang sesuai kebutuhan spesifik pasar bioskop.

  1. Arnold Peterson, Elia P. Popov, dan John Frazier.

The Academy juga memberikan penghargaan kepada Arnold Peterson dan Elia P. Popov atas desain dan rekayasa berkelanjutan yang dibuat serta kepada John Frazier atas konsep awal Blind Driver Roof Pod.

Blind Driver Roof Pod meningkatkan keselamatan, kecepatan, dan jangkauan aksi berkendara, memperluas pilihan penempatan kamera sekaligus memperoleh rekaman gambar mobil dengan talenta di dalam kendaraan, yang mengarah pada adopsi yang cepat di seluruh industri.

Baca Juga:  Ada 2 Aktor Berdarah Indonesia Berlaga di Avatar: The Last Airbender

 

  1. Jon G. Belyeu

Jon G. Belyeu meraih penghargaan atas desain dan rekayasa perangkat Pemotong Kabel Movie Works. Desain yang unik dan tangguh dari rangkaian pemotong kabel piroteknik ini menjadikannya metode pilihan untuk pelepasan kabel suspensi yang aman, tepat, dan andal selama lebih dari tiga dekade dalam produksi film.

 

  1. James Eggleton dan Delwyn

James Eggleton dan Delwyn Holroyd mendapatkan penghargaan atas desain, implementasi, dan integrasi algoritma kompresi lossless High-Density Encoding (HDE) dalam perangkat perekaman Codex. Codex HDE memungkinkan produksi memanfaatkan alur kerja yang lebih familiar dan membuktikan alur kerja camera raw lebih efisien dengan mengurangi penyimpanan dan bandwidth yang diperlukan untuk peningkatan jumlah data dari kamera dengan jumlah fotosite tinggi.

 

  1. Jeff Lait, Dan Bailey, dan Nick Avramoussis 

Ketiga orang ini meraih penghargaan atas kelanjutan evolusi dan perluasan rangkaian fitur OpenVDB. Perkembangan rekayasa inti yang disumbangkan oleh komunitas sumber terbuka OpenVDB telah menghasilkan kesuksesan berkelanjutan sebagai platform yang memungkinkan untuk merepresentasikan dan memanipulasi data volumetrik untuk fenomena alam. Penambahan ini telah membantu memperkuat OpenVDB sebagai standar industri yang mendorong inovasi berkelanjutan dalam efek visual.

 

  1. Oliver Castle, Marcus Schoo, dan Keith Lackey

Oliver Castle dan Marcus Schoo meraih penghargaan atas desain dan rekayasa Atlas. Sementara itu, Keith Lackey memperolehnya atas pembuatan prototipe dan pengembangan awal Atlas. Deskripsi adegan dan kerangka evaluasi Atlas memungkinkan integrasi beberapa alat pembuatan konten digital ke dalam jalur produksi yang koheren. Arsitektur plug-in dan mesin evaluasi yang efisien memberikan representasi yang konsisten mulai dari produksi virtual hingga pencahayaan.

 

  1. Lucas Miller, Christopher Jon Horvath , Steve LaVietes dan Joe Ardent

Lucas Miller, Christopher Jon Horvath, Steve LaVietes dan Joe Ardent akan memperoleh penghargaan atas penciptaan sistem Alembic Caching dan Interchange.

Algoritme Alembic berfungsi untuk menyimpan dan mengambil data dan diberi sampel waktu memungkinkan penyimpanan cache dengan efisiensi tinggi di seluruh jalur produksi digital dan berbagi adegan antar fasilitas. Sebagai perpustakaan pertukaran sumber terbuka, Alembic telah diadopsi secara luas oleh vendor perangkat lunak besar dan studio produksi.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/kovermag/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353