
Bukan rahasia lagi bila Indonesia kaya akan sumber daya alam dan budaya yang beraneka ragam. Berbagai destinasi wisata yang indah dan menakjubkan juga dapat anda temukan disini. Bahkan tak hanya itu, Indonesia juga memiliki beberapa kota dengan tingkat biaya hidup yang rendah namun mampu menyajikan keindahan yang luar biasa. Ya, jika kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Denpasar identik dengan kebutuhan hidup yang tinggi, maka ada sejumlah kota lain yang menawarkan biaya hidup jauh lebih terjangkau mulai dari harga makanan, transportasi, hingga hunian.
Kota-kota ini kerap menjadi pilihan menarik bagi mahasiswa, pekerja lepas, maupun keluarga muda yang ingin hidup lebih hemat tanpa kehilangan kualitas hidup. Nah, kali ini, tim kovermagz akan mengajak anda untuk mengelilingi sederetan kota indah di Indonesia dengan memiliki biaya hidup yang rendah. Simak disini!
Yogyakarta
Yogyakarta sudah lama dikenal sebagai kota pelajar sekaligus salah satu kota dengan biaya hidup paling bersahabat di Indonesia. Rata-rata pengeluaran bulanan mahasiswa di kota ini bisa di bawah Rp3 juta dan itu sudah termasuk tempat tinggal, makan, dan transportasi harian. Harga makanan di warung lokal tergolong murah, kira-kira seporsi nasi dan lauk sederhana bisa didapat mulai dari Rp10.000 saja. Selain itu, banyak pilihan kos dan rumah kontrakan dengan harga sewa rendah.
Solo
Solo memiliki atmosfer yang mirip dengan Yogyakarta. Hanya, tingkat kepadatan dan biaya hidupnya yang sedikit lebih rendah. Kota ini dikenal memiliki harga bahan pokok, sewa rumah, dan transportasi yang relatif murah. Makanan tradisional seperti tengkleng atau nasi liwet dapat dinikmati dengan harga di bawah Rp20.000 per porsi. Ongkos transportasi umum juga sangat terjangkau, bahkan banyak masyarakat memilih bersepeda motor untuk efisiensi.
Magelang
Kota dengan biaya hidup murah di Indonesia selanjutnya adalah Magelang. Biaya hidup di Magelang memang terbilang relatif murah. Rata-rata biaya kos per bulannya sekitar Rp350 ribu hingga Rp450 ribu tergantung lokasi. Selain itu, masih banyak tempat makan dengan harga ramah di kantong.
Selain biaya hidup yang murah, memilih tinggal di Magelang tentu sangat menyenangkan dengan banyaknya tempat wisata tekenal. Misalnya Candi Borobudur, Gunung Merbabu, dan masih banyak lagi. Bagaimana tertarik untuk tinggal di Magelang?
Probolinggo
Merupakan salah satu kota di Jawa Timur yang memiliki biaya hidup murah dibanding kota lainnya. Kota ini memiliki sewa tempat tinggal cukup murah, hanya sekitar Rp375 ribu saja per bulan. Selain itu, biaya makannya mulai dari Rp 7000 rupiah saja.
Di kota ini juga terdapat banyak tempat wisata alam serta kuliner yang bikin kamu betah tinggal di kota ini. Kalau kamu ingin ke kota besar, kamu bisa ke Surabaya yang ditempuh sekitar 2 jam perjalanan.
Purwokerto
Sebagai ibu kota Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Purwokerto mungkin tidak sepopuler kota besar. Namun, hal ini justru menjafi daya tariknya. Biaya hidup di Purwokerto termasuk yang paling rendah di Pulau Jawa. Harga sewa rumah kecil atau kamar kos bisa dimulai dari Rp500.000 per bulan. Harga makanan di warung lokal pun terjangkau dengan porsi besar dan cita rasa khas daerah. Selain itu, meski bukan kota metropolitan, Purwokerto memiliki fasilitas pendidikan, kesehatan, dan hiburan yang cukup memadai.
Kediri
Kediri sering disebut sebagai kota industri yang tetap mempertahankan keseimbangan antara kemajuan dan keterjangkauan hidup. Kehadiran pabrik besar seperti Gudang Garam memang memberi perputaran ekonomi yang tinggi, tetapi biaya hidup warga tetap relatif rendah.
Harga bahan makanan, sewa tempat tinggal, dan biaya transportasi di Kediri masih jauh di bawah rata-rata kota besar di Jawa Timur. Selain itu, kota ini punya infrastruktur yang cukup lengkap mulai dari mall, taman kota, hingga akses transportasi antar daerah yang mudah dijangkau.
Palu
Ibu kota Sulawesi Tengah ini menjadi salah satu kota di luar Jawa dengan biaya hidup yang mengejutkan murahnya. Meski sedang berkembang pesat pasca rekonstruksi infrastruktur beberapa tahun terakhir, harga kebutuhan pokok di Palu terbilang masih stabil dan terjangkau.
Biaya makan di rumah makan lokal sangat ramah di kantong. Seporsi ikan bakar atau nasi kuning khas Palu saja bisa dinikmati dengan harga sekitar Rp15.000 saja. Sewa hunian pun tergolong rendah terutama di area pinggiran kota. Sebagai nilai tambah, Palu juga memiliki pemandangan alam yang indah dan suasana yang cukup tenang.
Malang
Banyak yang bilang tinggal di Kota Malang relatif lebih murah. Hal itu dikarenakan biaya sewa tempat tinggalnya hanya mulai dari Rp400 ribu saja. Serta ada banyak makanan yang dijual dengan harga terjangkau. Rendahnya biaya hidup di kota ini sangat cocok juga untuk perantau pelajar atau mahasiswa yang ingin berkuliah di Universitas Brawijaya. Nah, keuntungan lain tinggal di kota ini adalah dekat wisata alam populer, seperti Bromo, Kota Batu, dan lainnya.
Klaten
Klaten terkenal dengan wisata candi-candi yang megah dan terkenal, mulai dari Candi Lumbung, Candi Plaosan, dan lainnya. Selain terkenal karena wisata candinya, kota Klaten juga dikenal dengan biaya hidupnya yang sangat terjangkau. Bahkan, di Klaten terdapat soto dengan harga Rp1000 saja.
Oleh karena biaya hidup yang murah, ditambah adanya wisata alam serta lingkungan yang masih asri membuat kota ini sering dijadikan pilihan tempat tinggal masa pensiun dan hidup slow living. Tak seperti di Kota Jakarta yang serba macet, jalanan di Klaten jauh lebih lenggang dan tidak macet.


