
Saat ini, gadget bukan hanya sebagai alat komunikasi namun juga alat untuk melakukan pekerjaan. Hampir seluruh pekerjaan bergantung pada gadget dan internet. Salah satunya pada Aplikasi pesan singkat, WhatsApp.
WhatsApp, kabarnya akan merilis sejumlah fitur baru pada tahun 2025. Hampir setiap tahun WhatsApp selalu meluncurkan fitur dan update terbaru untuk memenuhi kebutuhan penggunanya. Hal ini juga berkaitan dengan semakin pesatnya persaingan di platform media sosial.
WhatsApp kembali menghadirkan pembaruan penting untuk para pelaku usaha . Deretan fitur baru hadir dibuat aplikasi besutan Meta yang banyak dimanfaatkan sebagai saluran untuk promosi hingga operasional para pelaku usaha di Indonesia.
Apa saja fitur baru WhatsApp untuk para pelaku usaha di Indonesia? Cek yuk.
1. Fitur panggilan dan suara
WhatsApp Business Platform kini dapat menerima panggilan atau menghubungi konsumen setelah mendapatkan izin terlebih dahulu. Fitur ini memberikan alternatif komunikasi yang lebih efisien dan lancar ketimbang saluran layanan pelanggan biasa.
Ke depannya, pelaku usaha juga akan dapat mengirim dan menerima pesan suara, serta melakukan panggilan video dengan bisnis melalui WhatsApp Business Platform.
2. Pengelola iklan
Pelaku bisnis kini bisa merancang dan mengelola strategi pemasaran mereka di WhatsApp, Facebook, dan Instagram (aplikasi Meta) secara terintegrasi melalui Pengelola Iklan. Fitur ni memungkinkan penggunaan materi kreatif, alur penyiapan, dan anggaran dalam satu platform terpusat.
Selain itu, pelaku usaha juga bisa mengunggah daftar pelanggan, lalu menentukan penempatan pesan pemasaran secara manual, atau memanfaatkan Advantage+ yang berbasis AI untuk mengatur anggaran secara otomatis di seluruh penempatan untuk hasil yang lebih optimal.
3. Fitur baru di tab pembaruan
Tab Pembaruan (Update) kedatangan sejumlah fitur baru yang bisa dimanfaatkan pelaku usaha untuk pertumbuhan bisnisnya. Fitur anyar itu antara lain Iklan di Status (Ads on Status), Saluran yang Dipromosikan (Promote Channel), dan Langganan Saluran (Channel Subscription).
Fitur-fitur tersebut segera diluncurkan secara bertahap dalam beberapa bulan mendatang untuk seluruh pengguna, dan sepenuhnya terpisah dari percakapan pribadi pengguna di WhatsApp.
4. Penggunaan secara bersamaan
Aplikasi WhatsApp Business gratis telah banyak digunakan oleh para pelaku bisnis di dalam negeri. Seiring pertumbuhan bisnis dan meningkatnya volume interaksi pelanggan, mereka juga bisa memanfaatkan aplikasi itu bersamaan dengan WhatsApp Business Platform tanpa perlu mengganti nomor telepon.
Hal ini akan memudahkan proses operasional, dan bisa diintegrasikan dengan iklan yang dapat diklik untuk tujuan promosi serta layanan pelanggan.
5. Fitur berbasis AI
Pieter mengatakan bahwa Meta berkomitmen membangun masa depan interaksi manusia yang didukung kecerdasan buatan. Salah satunya dengan fitur Business AI yang kini tengah diuji coba di sejumlah negara, dan akan segera diumumkan di Indonesia.
Teknologi AI tersebut diharapkan bisa membantu bisnis dalam menangani percakapan skala besar, memberikan rekomendasi produk yang lebih personal, mendukung penjualan di situs bisnis, hingga menjawab pertanyaan para pelanggan dengan cepat dan tepat.


